Mengenal Istilah Rail Tourism: Tren Traveling yang Dianggap Lebih 'Hijau'

Rail Tourism  jadi salah satu tren traveling yang diprediksi akan terus berkembang dengan baik di waktu yang mendatang nih bro. Kira-kira kenapa ya? Sila simak bahasan kali ini untuk selengkapnya!

Mengenal Istilah Rail Tourism: Tren Traveling yang Dianggap Lebih 'Hijau'

 

Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya, kalau tren traveling sekarang dan seterusnya – secara garis besar (sementara ini) variabel yang mempengaruhinya adalah perubahan iklim dan kemajuan teknologi. Yang cukup menarik adalah di bagian kemajuan teknologi.

 

Bicara soal kemajuan serta perkembangan teknologi yang begitu pesat, sampai ada ide serta konsep brilian terkait transportasi. Dari kereta api, kereta listrik, sampai nanti ada hyperloop. Namun, apakah sudah pasti terjadi? Mari perhatikan sama-sama.

 

Lalu dengan segala kemajuan yang ada nanti – apakah kereta api akan tergeser dengan hyperloop? Belum tentu, bro. Dari berbagai hal atau variabel yang mempengaruhi tren traveling, khususnya untuk 2020 ini – ada tren traveling yang terkait dengan kereta api.

 

Tren traveling tersebut dinamakan dengan istilah Rail Tourism. Secara tidak langsung, terkait dengan berbagai hal yang ada – walau kemajuan teknologi akan membantu traveler lebih cepat untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya, tapi slow travel tidak akan tergerus zaman.

 

 

Hal ini terkait dengan Rail Tourism tersebut bro. Sebenarnya, Rail Tourism ini adalah tren traveling yang kompleks. Kompleksitas yang ada di dalamnya terkait dengan berbagai hal-hal yang biasa dilakukan oleh traveler pada umumnya (mungkin, sebelum kemajuan teknologi tersebut ada).

 

Jadi penasaran kan sebenarnya apa sih Rail Tourism itu? Atau – secara tidak sadar, buat lo yang suka traveling naik kereta, sudah menjalankan dan melakukan Rail Tourism itu sendiri? Daripada bingung, sila simak bahasan ini sampai habis ya bro!

 

Mengenal Istilah Rail Tourism

Mengenal Istilah Rail Tourism: Tren Traveling yang Dianggap Lebih 'Hijau'

Mengenal Istilah Rail Tourism: Tren Traveling yang Dianggap Lebih 'Hijau' - credit: taiwantoday.tw

Rail Tourism adalah salah satu tren traveling yang tidak tergerus oleh zaman, walau kemajuan teknologi memprediksi akan hadirnya hyperloop untuk memudahkan traveler dan siapapun untuk berpindah satu titik ke titik lainnya.

 

Tren traveling ini – secara umum adalah orang-orang atau kalangan traveler yang suka melakukan perjalanan dengan kereta. Nah secara spesifiknya – Rail Tourism ini dibagi menjadi dua kategori, bro. Pertama adalah interrailing dan kedua adalah Rail Experience.

 

Kategori yang kedua, yaitu Rail Experience – adalah kategori yang mungkin bisa dilakukan semua kalangan dari berbagai belahan dunia. Mereka adalah traveler atau orang-orang yang memang suka berkeliling dari satu titik ke titik lain dengan kereta.

 

Namun umumnya – hanya satu sampai dua perjalanan atau satu sampai dua destinasi saja. Jadi, secara singkat – Rail Experience adalah tren traveling konvensional yang sampai sekarang masih dilakukan oleh banyak kalangan, dan mengejutkannya, traveler millennials juga suka, bro.

 

Nah, yang menarik adalah kategori pertama, yaitu Interrailing. Interrailing sendiri adalah sebuah cara dari para traveler yang ingin berkeliling Eropa dengan kereta. Jadi, buat lo yang ingin mengunjungi berbagai destinasi menarik di Eropa, InterRail Pass adalah tiket kereta yang mesti lo beli.

 

Interrailing ini jadi salah satu tren traveling di dalam Rail Tourism yang cukup viral dan hype bro. Dinilai, Interrailing adalah salah satu tren traveling yang paling ramah lingkungan. Well, hal ini sudah pernah dibahas di ulasan yang satu ini bro.

 

Apa yang Menarik dari Rail Tourism?

Mengenal Istilah Rail Tourism: Tren Traveling yang Dianggap Lebih 'Hijau'

Mengenal Istilah Rail Tourism: Tren Traveling yang Dianggap Lebih 'Hijau' - credit: newzealand.com

Satu hal yang jelas: Rail Tourism sangat berkesempatan besar untuk mengantarkan lo mengunjungi banyak lokasi dalam satu waktu traveling. Hal ini cukup jadi solusi buat para traveler yang haus akan pengalaman traveling.

 

Apa lagi buat mereka yang memang mengidam-idamkan slow tourism. Artinya Rail Tourism ini adalah tren traveling yang tepat buat para traveler yang tidak terpaut dengan waktu kembali ke rutinitas. Mereka benar-benar menikmati perjalanan dengan kereta.

 

Nah, dengan adanya fakta seperti itu – hal ini tentu jadi peluang besar untuk para pengelola perusahaan kereta api. Mereka tidak segan merombak unit gerbong kereta api menjadi kamar hotel berbintang lima. Tentu tujuannya adalah untuk membuat para traveler semakin nyaman traveling dengan kereta.

 

Sekilas – jika seperti ini, Rail Tourism mirip dengan tren traveling dengan kapal pesiar. Jelas perbedaanya kalau kapal pesiar itu di laut dan juga bisa mengantarkan lo ke destinasi-destinasi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

 

Mengapa Tren Traveling Rail Tourism Ini Hype?

Mengenal Istilah Rail Tourism: Tren Traveling yang Dianggap Lebih 'Hijau'

Mengenal Istilah Rail Tourism: Tren Traveling yang Dianggap Lebih 'Hijau' - credit: matadornetwork.com

Sebenarnya – secara teori, Rail Tourism ini sempat ‘tersingkirkan’ oleh tren traveling dengan menggunakan pesawat terbang dengan ongkos yang murah. Para pengelola maskapai penerbangan, sempat jor-joran untuk membuat promo atau diskon dengan hasil tiket pesawat murah.

 

Namun, hal ini sedikit demi sedikit terkikis lantaran isu lingkungan. Beberapa waktu lalu, ada hitungan yang presisi soal hasil CO2 yang diproduksi ketika lo traveling naik pesawat terbang. Niatnya ingin menikmati alam bebas, namun dengan hitungan tersebut – ada stigma baru: traveling malah membuat keadaan alam makin buruk jika menggunakan pesawat terbang.

 

Alhasil – sampai ada pergerakan untuk malu naik pesawat terbang bro! Ini viral, sih. Makanya tidak heran jika moda transportasi lainnya akhirnya mendapatkan hype ini juga – salah satunya adalah Rail Tourism. Dinilai lebih efektif dan lebih ‘hijau dan ramah’ – traveling naik kereta jadi tren diberbagai kalangan, terutama anak muda.

 

Itu sebabnya Rail Tourism jadi salah satu cara atau tren traveling yang dinilai ‘aman’ untuk keadaan alam.

 

 

Wah bagaimana menurut lo bro? Dengan kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan – apakah lo setuju dengan cara atau tren traveling Rail Tourism ini? Atau tetap menggunakan berbagai moda transporasi untuk memadai perjalanan lo? Sila ungkap pendapat lo di kolom komentar di bawah ini ya!

 

Feature Image – asianfusion-mag.com

In Depth Beginner solo traveling solo backpacker

9 COMMENTS

SHARE
dephy
perjalanan dengan kereta memang sangat efektif dan efisien karena bisa dipastikan smapai tujuan dengan tepat waktu dengan biaya tiket yang lumayan jauh lebih murah dibanding dengan pesawat
Yuniarto ( Tato )
Dengan Kereta Kita Bisa Lebih Menikmati Pemandangan Yg indah.
Kristian Mustafa
Nice info.
Agus Sungkawa
Moda transportasi kereta api sekarang lebih nyaman dan sangat menyenangkan,jadi berbergian menggunakan moda ini salah satu pilihan yg tepat
arief
Nice info. terimakasih
AMBO SOLLE
Mantap destinasinya
Ricko Pratama Putra
okey Info
Agus Sungkawa
Berwisata dengan kereta api,menyuguhkan sensasi yg berbeda
Hilman rusdiyanto
Bagusssss