Terlepas Jadi Tempat Observasi Corona, Pulau Sebaru Ternyata Punya Potensi Wisata Seru Lho!

Pemerintah RI memilih Pulau Sebaru Kecil sebagai lokasi observasi karantina Warga Negara Indonesia (WNI) Anak Buah Kapal (ABK) di dua kapal pesiar di Hong Kong dan Jepang. Sebanyak 188 WNI ABK World Dream Hong Kong dan 68 WNI ABK Diamond Princess Jepang.

Terlepas Jadi Tempat Observasi Corona, Pulau Sebaru Ternyata Punya Potensi Wisata Seru Lho!

Penyebaran virus corona di berbagai negara membuat ABK dan penumpang di dua kapal pesiar itu diobservasi di dalam kapal. Selama belasan hari WNI ABK menjalani karantina.

Untuk melindungi para WNI, pemerintah pusat memutuskan mejemput ratusan warga Indonesia pulang ke Tanah Air. Pulau Sebaru yang berlokasi di Kepulauan Seribu jadi tempat yang dipilih untuk observasi WNI dari virus corona atau COVID-19.

Pulau Sebaru ditunjuk lantaran karena jauh dari pemukiman warga dan memiliki perlengkapan yang lengkap dibanding Natuna. Selama 14 hari ke depan, WNI ABK World Dream akan diobservasi. 188 WNI itu masih dalam perjalanan diangkut menggunakan KRI Soeharso.

Nah, terlepas dari lokasi observasi WNI dari Corona, Pulau Sebaru ternyata memiliki potensi wisata yang seru banget. Lo bakal lihat panorama birunya air lau kepulauan seribu sampai 'berburu' biota laut.

Pulau Sebaru Pulau Privat

Terlepas Jadi Tempat Observasi Corona, Pulau Sebaru Ternyata Punya Potensi Wisata Seru Lho!

Image source: antarafoto.com

Pulau Sebaru ini merupakan salah satu kumpulan pulau di Kepulauan Seribu. Jangan diremehin, dibandingin pulau-pulau beken di 'Thousand Island', Pulau Sebaru punya keindahan bawah laut yang masih terjaga. Pengunjung biasanya bakal menyambangi pulau privat buat nikmatin biota lautnya. Seru kan?

Jika dibandingkan dengan Pulau Pramuka atau Pulau Tidung, Pulau Sebaru yang paling jarang dikunjungi. Maklum, letaknya juga memang lebih jauh dari Jakarta. Penggiat laut masih berfokus untuk penanaman terumbu karang. Tujuannya agar meregenerasi keindahan laut Indonesia.

Di Pulau Sebaru, baru saja diadakan penanam terumbu karang. Kerusakan terumbu karang menjadi konsentrasi para penggiat laut. Mereka berusaha untuk meregenerasi kembali keindahan laut Indonesia.

Para penggiat laut akan menyelam melakukan penanaman terumbu karang Acropora di Lulau Sebaru dengan media semen. Umumnya, terumbu karang akan tumbuh dalam durasi waktu tiga bulan.

Sekadar informasi, Arcopora merupakan genus kecil karang polip berbatu di filum Cnidaria. Kalau lo biasa lihat terumbu karang yang bentuknya menyerupai meja, itu adalah jenis terumbu karang Arcopora.

Pulau Sebaru Jernih dan Banyak Biota Laut

Pepohonan di rindang bikin suasana tenang ketika menginjakkan kaki di Pulau Sebaru. Cocok banget buat lo yang mau melepas penat lihat pohon beton di tengah Jakarta. Air di Pulau Sebaru jernih banget. Makanya nggak heran kalau Pulau Sebaru menjadi tujuan pengunjung untuk menyelam.

Gimana soal biota lautnya? Tenang, bisa dibilang, Pulau Sebaru nggak kalah sama Raja Ampat. Lo bisa melihat keindahan biota bawah laut Pink Anemone kalau menyelaman di Dermaga Sebaru, Gosong Sebaru dan Sebaru Konservasi.

Fyi ya bro-sist, Anemone biasanya menjadi tempat tinggal para ikan anemonefish alias Clownfish atau dikenal baik dengan sebut si 'Nemo' (film Finding Nemo). Jadi jangan heran kalau lo bakal gampang banget nemuin Ikan Nemo di Pulau Sebaru. Nah, kalau beruntung, lo juga bisa melihat lobster dan penyu. Cocok banget buat liburan.

Munculnya ikan Nemo di Pulau Sebaru juga menandakan kalau ekosistem di Pulau Sebaru tuh bagus banget. Artinya, kondisi perairan juha sehat untuk biota lautnya. Bahkan kalau ada waktu menginap, atraksi ikan terbang juga nampak dari dermaga.

Jadi Lokasi Observasi Corona-Rehabilitasi Narkoba

Pulau ini memiliki luas 16,6 hektar. Secara administratif, pulau ini masuk Kelurahan Pulau Kelapa. Pulau Sebaru terbagi dua, ada Sebaru Besar dan Sebaru Kecil.

Pada tahun 2008, pulau ini dibangun menjadi tempat rehabilitasi narkoba milik BNN. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan sendiri klinik rehabilitasi ini. Tempat ini bisa menampung sampai 200 orang dalam sekali perawatan.

Ada beberapa bangunan yang disediakan oleh pemerintah. Di salah satu gedungnya ada fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) dibuat dua lantai bersamaan dengan ruang isolasi dan ruang perawatan.

Sekarang, Pulau Sebaru Kecil kembali jadi tempat 'medis' untuk observasi WNI ABK kapal pesiar. Semoga observasi cepat selesai. Pariwisata RI naik lagi, Pulau Sebaru cantik dan nyaman untuk dikunjungi.

Wilderness Beginner Extreme solo traveling

8 COMMENTS

SHARE
Kristian Mustafa
Pulau serbaguna nan indah.
agung
tq info ya
Hari Tristiyanto
Nice movement
Hilman rusdiyanto
Mantabbbb
Cecep Jajang
Indah banget asli
Firgiawan
Corona Memcengkram Dunia
Agung Sutrisno
Biar tidak stress dalam menghadapi corona mereka bisa menikmati keindahan tempat Pulau Subaru
AMBO SOLLE
Gila,keren semua