Menjelajahi Taman Nasional Sebangau yang Punya Jalur Hewan Langka

Siap-siap kapal segera berangkat. Satu per satu naik ke kapal. Jangan melebihi muatan ya. Kapal maksimal hanya muat enam orang saja. Mesin motor kapal dinyalakan. Misi menjelajahi jalur hewan langka di Taman Nasional Sebangau dimulai!

Menjelajahi Taman Nasional Sebangau yang Punya Jalur Hewan Langka

Hutan belantara Kalimantan bisa dibilang 'rumahnya' reptil dan hewan langka. Ular, buaya, hingga orangutan bisa lo mudah banget untuk ditemukan. Salah satunya di Taman Nasional (TN) Sebangau, Kalimantan Tengah.

TN Sebangau memiliki luas 568.700 hektar di mana ekosistem rawa gambutnya sudah terbentuk jutaan tahun lalu. Nah kalau secara administratif, TN Sebangau masuk ke dalam tiga wilayah, antara lain Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau.

Di TN Sebangau ini lo bakal menyusuri menggunakan kapal sampan. Lo bisa membelah sungai dengan sisi kanan kirinya hutan belantara yang masih natural.

Sejauh ini TN Sebangau aman dikunjungi wisatawan. Selama menyusuri TN Sebangau lo bakal dikasih pendampingan. Hati-hati waktu perjalanan 'membelah' sungai. Ada ranting-ranting kayu menjuntai ke area sungai TN Sebangau. Baling-baling kapal juga bisa tersangkut rawa. 

TN Sebangau ini jadi habitat yang perfect banget buat para hewan, khususnya reptil. Tercatat, ada puluhan spesies ular yang ditemukan di taman nasional ini.

Jalur Reptil

Menjelajahi Taman Nasional Sebangau yang Punya Jalur Hewan Langka

Image source: https://www.idntimes.com/

TN Sebangau ini, lo bisa jajal ke area Sungai Koran. Titik itu merupakan lokasi terdekat untuk dikunjungi wisatawan. Cuma 15 menit perjalanan dari Kota Palangkaraya. Letaknya di Desa Kereng Bangkirai. Dari desa itu, ada speedboat milik taman nasional yang bisa disewa.

Jangan bayangin airnya jernih ya. Keunikan Sungai Koran ada di warna airnya yang hitam pekat. Warna air yang hitam karena sungai memiliki kandungan tanin tinggi akibat rawa gambut di bagian dasarnya. 

Speedboat yang lo tumpangin bakal melewati rasau, sejenis tumbuhan pandan dengan duri tajam di bagian daun dan batang. Tetapi tumbuhan 'Liar' itu berkurang ketika masuk ke belakang Pos Jaga Sungai Koran.

Suasana dingin bakal terasa. Jalurnya sempit. Jarak pepohonan dengan sungai terlalu dekat. Di sini area inilah lo bakal menjumlai reptil-reptil langka mulai dari ular sanca, ular hijau, sampai ular viper.

Bak film anaconda, ular-ular iu biasa bertengger di pepohonan. Untuk benar-benar melihatnya, mata lo harus super jeli. Sembari mengagumi ular-ular itu, lo juga perlu waspada. Ingat ya bro, kalau lo fobia ular, mending selimutan aja di kamar penginapan ya. Nyali harus besar bro!

Ada Ribuan Orangutan

Menjelajahi Taman Nasional Sebangau yang Punya Jalur Hewan Langka

Image source: instagram.com/beborneotour/

Selain reptil-reptil tadi, tercatat juga ada 6.000 orangutan liar di Taman Nasional Sebangau. Nggak gampang untuk berpapasan dengan hewan langka ini. Maklum, TN Sebangau itu habitat asli ribuan orangutan tersebut. Beda dengan penangkaran, yang udah pasti gampang banget ditemuin. Beruntung kalau lo lagi melancong ke sini, terus bisa melihat orangutan.

Aksesnya gampang nggak sih? Kalau lo dari Kota Palangkaraya dengan mobil, diperkirakan butuh waktu 4 jam untuk sampai di Pelabuhan Kereng Pakahi. Dari pelabuhan itu, dimulailah perjalanan menyusuri Sungai Kantingan. Lalu perjalanan dilanjutkan ke Sungai Punggualas.

Selain itu ada juga hewan-hewan lainnya, dari laman resmi Taman Nasional Sebangau, dalam kawasan itu ada 35 jenis mamalia, 13 jenis diantaranya masuk kategori mendekati punah.

Ke-13 spesies terancam punah itu di antaranya owa, orangutan, beruk, kelasi, beruang madu, macan dahan, kucing hutan, binturong, musang pohon, dan bajing. Ada pula beragam jenis burung, seperti elang hitam, cangak merah, dan salah satu yang paling langka adalah baliang.

Wilderness Beginner Extreme solo traveling

7 COMMENTS

SHARE
SRI YAYA ASTUTI
Taman Nasional Sebangau yang Punya Jalur Hewan Langka
Fandi c
Awas ada anaconda bro
SURIANTO
Perlu hati hati nich
Agus Sungkawa
Suasana alam yg masih asri dan exotik
Firgiawan
Sangat Exsotik Banget
Ricko Pratama Putra
Amazing..
Cecep Jajang
Hati" banyak ular gede