Siapa Bilang Wall Climbing Selalu Outdoor? Coba Bikin Arenanya di Rumah, Bro!

Nggak ada pakem yang bilang kalau olahraga wall climbing itu harus di luar rumah alias outdoor. Faktanya, ekstrem sport yang satu ini juga bisa dilakukan di rumah kok, asalkan lo tahu gimana cara membuat arenanya.

Siapa Bilang Wall Climbing Selalu Outdoor? Coba Bikin Arenanya di Rumah, Bro!

Buat pemula atau justru yang ingin meningkatkan skill climbing, justru arena di rumah cara berlatih yang paling efektif. Lo bisa mensimulasikan dinding di rumah menjadi arena yang seru buat dipanjat.

Jadi, lo bisa membangun arenanya menggunakan kayu. Biar nggak ganggu ruang gerak atau mobilitas keluarga, lo bisa manfaatin tembok di garasi untuk disulap jadi arena berlatih wall climbing yang seru. 

Tahapannya, lo bisa mulai merakit rangka panjat dinding dengan kayu, kemudian bikin permukaan yang aman menggunakan matras. Terus apa lagi? Yuk, simak cara buat arena climbing di rumah.

Merancang Desain Dinding Sendiri

Siapa Bilang Wall Climbing Selalu Outdoor? Coba Bikin Arenanya di Rumah, Bro!

Image source: instagram.com/ascendsupply/

Kalau lo belum punya banyak pengalaman di olahraga ini dan masih pemula, ada baiknya lo mengunjungi climbing gym dulu, lu perhatikan baik-baik arenanya, untuk inspirasi spot climbing di rumah. Di sana lo bisa 'merekam' beberapa ukuran area panjat dinding untuk latihan basic. Dengan begitu, mengasah skill akan lebih gampang tanpa harus repot keluar rumah.

Sesuaikan Kondisi dan Luas Ruangan

Sebelum menyulap isi rumah menjadi arena climbing, lo juga harus perhatikan bentuk ruangan. Terpenting, lo nggak perlu memaksakan membangun arena panjat dinding seperti yang ada di outdoor.

Kalau memang dinding garasi yang mau disulap, lo bisa mendesain dan memposisikan sudut dinding agar pas dengan mobil yang diparkir. Tetapi kalau lo mau memanfaatkan ruangan di dalam rumah, lo harus menjaga akses ke titik perlistrikan. Pastikan juga mempertimbangkan pencahayaan dan ventilasi. 

Jika wall climbing diperuntukkan bagi anak-anak, lo bisa membuatnya dengan bentuk horizontal, meski tingginya terbatas namun luas area panjat dinding lebih luas.

Ingat ya bro, pondasi struktur yang menopang dinding harus cukup kuat. Kalau memang perlu, lo bisa konsultasikan dengan seorang arsitek buat meyakinkan struktur atau desain area climbing di rumah mendukung beban saat dipanjat.

Visualisasi Dinding

Nah, ini waktunya lo mulai memvisualisasikan bentuk dasar yang lo mau buat. Buat beberapa sketsa kasar dari berbagai ide untuk pilih arena seperti apa yang cocok menyesuaikan ruangan di rumah.

Setelah lo menentukan bentuk, lokasi, dan orientasi dinding panjat, buat model skala dengan karton atau papan busa. Untuk arena panjatnya sendiri, lo bisa menggunakan papan setebal 3/4 atau 1 inci. Ini cocok digunakan untuk anak-anak. Papan ini umum diterapkan oleh gym pendakian. Permukaan papan juga harus diperhatikan. Disarankan agar memilih papan tipe Baltic Birch.

Nah, untuk mengikat kayu lo bia pakai T-nuts, partikel atau komposit yang dipasang pada bagian belakang papan. Pasanglah T-nuts secara teratur dan berjarak 6-8 inci. Hal ini supaya memudahkan untuk mengubah atau memindahkan pegangan.

Kalau papan sudah terpasang, maka yang harus diperhatikan lagi yakni kualitas pegangan harus disesuaikan dengan volume papan panjat tebing. Disarankan lo menggunakan genggaman yang berkualitas baik. Selamat mencoba ya bro!

Trending Beginner Extreme solo traveling

13 COMMENTS

SHARE
Dalu Kusma
Asik juga nih. Jadi nggak perlu keluar rumah dulu.
Agung Sutrisno
Kita bisa manfaatin tembok di garasi untuk disulap jadi arena berlatih wall climbing
DANANG EKO SAPUTRO
Kreatif kreatif kerennnn????????????
Dwi wiradhika ariesgo
Mantapp, dapat refrensi baru
Yuniarto ( Tato )
Yang penting harus hati2...takut pada patah ...
Firgiawan
Cocok Untuk Saat Ini
Hengky  kik
rindu akan travelling , semoga pandemik covid 19 segera sirna #dirumah saja
Oki aria adinata
Jangan sampai perabot hancur wkwkw
agung
tq info ya
Ldr_Lstyd
Keren juga