Uji Nyali Bareng Komunitas Pushing Panda, Aksi Seberangi Tebing dengan Seutas Tali

Tali sepanjang 200 meter dibentangkan di ketinggian Gunung Hawu atau 'Tebing 125', Jawa Barat. Pria bernama Dadeng lalu pelan-pelan meniti tali itu. Angin kencang pegunungan tak menciutkan nyali Dadeng. Kuda tangannya dibentangkan demi menjaga keseimbangan. Mulus dia meniti tali dari ujung ke ujung.

Uji Nyali Bareng Komunitas Pushing Panda, Aksi Seberangi Tebing dengan Seutas Tali

Ekstrem sport yang dilakoni Dadeng itu memecahkan rekor highline terpanjang di Indonesia. Desember 2019, komunitas Pushing Panda mencatat sejarah di ketinggian 30 meter Gunung Hawu.

Buat yang belum tahu, Pushing Panda adalah komunitas ekstrem sport yang di dalamnya memiliki kegiatan slackline, rope jump, bouldering, dan spacenet. Terbentuk sejak tahun 2011, komunitas yang berbasis di Bandung ini sudah memiliki banyak anggota. So, kenapa nama komunitasnya Pushing Panda? Nama yang unyu buat olahraga yang butuh nyali besar.

"Pushing yang artinya dorong. Jadi setiap anggota komunitas Pushing Panda harus mendorong semaksimal mungkin apapun kegiatannya dari tidak bisa menjadi bisa atau sangat bisa tentunya dengan sesuai SOP di setiap kegiatannya. Setelah bisa dan menjadi ahli baru akan lucu seperti panda," kata Dadeng menerangkan filosofi komunitas yang dibentuknya itu.

Nggak mudah untuk menjadi rider slackline yang pro. Kuncinya tadi, harus mau berlatih. Seperti apa sih sejarah slackline di Indonesia?

Sudah Ada Sejak 1982

Uji Nyali Bareng Komunitas Pushing Panda, Aksi Seberangi Tebing dengan Seutas Tali

Image source: instagram.com/pushingpanda/

Pushing Panda disebut-sebut sebagai komunitas pertama yang memperkenalkan slackline di Indonesia. Namun dari penuturan Dadeng, sejarah slackline masuk ke Indonesia pertama kali itu dibawa oleh pegiat panjat tebing Skygers pada tahun 1982. Dulu, slackline ini dilakukan di beberapa tempat dengan menggunakan lintasan kabel baja yang dibentangkan.

Pelakunya dulu ada Harry Suliztiarto, Mamay Salim, dan anggota Skygers. Oh iya, buat yang belum kenal, Harry merupakan salah satu pendiri Skygers. Dia pernah memanjat atap Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. sebagai upaya mempublikasikan olahraga panjat tebing di Indonesia pada Tahun 1979. Kalau Mamay Salim, merupakan legenda Rock Climbing dari Bandung. 

Setelah generasi itu, barulah slackline modern pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 2008 oleh Arka Setiawan. Dia membawa alat slackline setelah sepulang dari Jerman. Baru kemudian, secara organisasi, lewat Pushing Panda inilah komunitas slackline baru terbentuk tahun 2011. "Sekarang banyak terbentuk komunitas komunitas slackline di Indonesia," kata Dadeng

Ragam Slackline

Uji Nyali Bareng Komunitas Pushing Panda, Aksi Seberangi Tebing dengan Seutas Tali

Image source: instagram.com/pushingpanda/

Bagi Dadeng, slackline punya kenikmatan sendiri meski harus susah payah dulu untuk sampai ke titik tertinggi menikmati ekstrem sport itu. Berdiri di atas tali webbing, lalu menitinya sampai ke ujung seperti kepuasan yang tak tertandingi. 

Slackline memiliki tingkat kerumitan yang beragam tergantung jenisnya. Trik pertama yakni basic line. Ini untuk pemula dengan ketinggian tidak lebih dari 50 cm dengan panjang 6 meter. Kedua yakni trick line, di mana pada umumnya trik ini dilakukan di ketinggian 110 cm dengan panjang lintasan minimal 15 meter.

Bisa dibilang ini slackline dengan gaya freestyle, dimana si rider bisa menampilkan trik-trik seperti buttbounce, chestbounce, hingga frontflip. Untuk segi keamanannya, harus ada matras di bawah. Untuk dua jenis slackline tadi yakni basic dan trick biasa menggunakan tali webbing dengan lebar 2 inchi atau 5 cm.

Kemudian ada Rodeline. Jenis slackline ini terbilang susah karena bentangan tali tidak memerlukan tarikan tali yang tegang. Karena semakin kendur tali biasanya untuk pemula akan sulit dikendalikan.

Keempat ada Waterline. Nah kegiatan slackline ini kerap kali dilakukan di ats permukaan air, sungai, muara, kolam, atau danau. Dadeng mengatakan, untuk waterline ini memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena seorang rider dituntut untuk konsentrasi penuh. "Karena setiap langkah di waterline fokus akan diganggu sama gelombang gelimbang air," kata Dadeng.

Terakhir ada highline. Jenis ini yang bikin Pushing Panda memecahkan rekor lintasan slackline terpanjang di Indonesia yakni 200 meter tadi. Pada umumnya, highline biasa dilakukan di ketinggian 12 meter sampa tidak terbatas. Catatan rekor highline yang pernah ada yakni meniti seutas tali dengan panjang lintasan 2.000 meter atau 2 kilometer.

Khusus untuk jenis highline harus menggunakan alat standar untuk kegiatan highline. Rider juga harus benar-benar menguasai karena menyangkut keselamatan dan risiko tinggi.  "Jadi untuk pemula sarankan untuk berlatih bertahap terlebih dahulu sebelum melakuan langsung di ketinggian," pesan Dadeng.

Target Rekor Pushing Panda Waterline 500 Meter

Uji Nyali Bareng Komunitas Pushing Panda, Aksi Seberangi Tebing dengan Seutas Tali

Image source: instagram.com/pushingpanda/

Tahun 2020 ini, Pushing Panda punya misi untuk membuat rekor baru yakni melakukan waterline dengan lintasan 500 meter. Namun untuk lokasinya detailnya Dadeng belum bisa mengungkap. 

Selama menjadi rider slackline, tantangan yang paling sering dihadapi yakni beratnya medan menuju lokasi, kemudian pembuatan tambatan tali, angin, hujan, serta petir. Yang tak bisa dihindari juga rasa takut berlebih. Perasaan itu yang kadang menggagalkan niat untuk menuntaskan lintasan sampai ke ujung.

Dari sekian banyak spot yang pernah diuji coba, Dadeng mengingat setidaknya ada tujuh tempat yang dirasa paling menantang antara lain Nusa Penida bali, Puncak Tebing Parang, Pantai Gigi Hiu Kelumbayan, Areguling Lombok, Gedung Sentra Timur, Tebing 90 Citatah, dan Pantai Madasari.

Dadeng menyampaikan, untuk para pemula slackline disarankan untuk tidak memasang tali terlalu tinggi dulu. Maksimal 60 cm dengan panjang lintasan 6 meter. Jauhkan juga benda-bendar tajam dari lintasan slackline. Kemudian langsung berlatih untuk jalan dulu di atas seutas tali. Ada baiknya berdiri dulu sampai merasa nyaman bari perlahan-lahan melangkah. 

Step itu harus diulang sampai bisa mengendalikan bentangan tali. Pada tahap ini risiko cedera bukan tidak mungkin terjadi. Untuk itu perlu pendamping. 

"Biasanya untuk pemula kalau latihannya nggak benar risikonya keseleo engkel kaki, kepala terbentur, dan lecet-lecet terkena gesekan tali," ucap Dadeng.

Nah buat lo yang tertarik gabung dengan komunitas Pushing Panda, lo bisa langsung datang ke tempat latihan mereka. Mereka satu minggu sekali biasa latihan di Perkebunan Teh Sukawana Lembang. Bisa juga kontak akun media sosial juga kok di @pushingpanda. Kalau lo mau langsung datang silakan, gratis bro!

Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

5 COMMENTS

SHARE
agung
tq info ya
Yuniarto ( Tato )
Bener bener ekstreem
Rio Fernandez Tamba
Bener* olahraga extreeme banget, gila dah
Resatya Oktafitullah SAV
Wihh mantaps
Yumna Aditya Prakoso
melatih skill n mental