Mengulik Fakta Unik Museum Louvre Prancis, Ikonik Bro!

Kalau liburan ke Prancis, nggak akan lengkap kalau belum mengunjungi beberapa ikon wisata yang terkenal di sana. Salah satunya adalah Museum Louvre. Eits, museum terkenal ini ternyata punya beberapa fakta menarik, bro!

Mengulik Fakta Unik Museum Louvre Prancis, Ikonik Bro!

Selama pandemi yang tengah berlangsung ini, berbagai tempat wisata dunia harus ditutup demi mencegah penyebaran virus COVID-19. Sebagian orang yang sudah punya rencana traveling pun terpaksa harus dibatalkan. Tapi, rencana tersebut masih bisa direalisasikan kok, setelah pandemi usai pastinya ya, bro.

Nah, mungkin ada yang punya rencana untuk berlibur ke Paris, Prancis? Selain Menara Eiffel, destinasi yang wajib dikunjungi kalau sedang ke Paris adalah Museum Louvre. Museum ikonik berbentuk piramida ini memang menjadi museum yang paling banyak dikunjungi di seluruh dunia.

Bahkan tahun 2018 lalu saja, di antara 9,6 juta pengunjung yang datang ke Museum Louvre, lebih dari setengahnya adalah wisatawan. Museum Louvre sendiri menyajikan 38 ribu karya dan memiliki 422 ribu penyimpanan tambahan. Seakan-akan Museum ini memang punya kekuatan magis yang bikin wisatawan datang ke sini ya, bro!

Sebelum bepergian ke Museum Louvre, ada baiknya lo mengetahui dulu nih fakta-fakta unik yang dimiliki museum ikonik tersebut!

Awalnya Dibangun Sebagai Istana

Mengulik Fakta Unik Museum Louvre Prancis, Ikonik Bro!

Ternyata Museum Louvre awalnya dibangun sebagai istana atas perintah Francois I, salah seorang raja Prancis yang menjabat pada masa Renaissance. Pembangunan museum ini mulai dikerjakan pada pertengahan tahun 1500-an.

Setelah itu, Francois I bahkan meruntuhkan benteng pada abad ke-12 di sisi kanan untuk memberikan akses menuju Museum Louvre. Sayangnya, ketika Francois I menjabat, pembangunan tersebut baru selesai setengahnya saja. Pembangunan pun kembali dilanjutkan oleh raja-raja Prancis setelahnya. Oleh karena itu, lo akan bisa melihat beberapa gaya arsitektur yang berbeda.

Menjadi Museum 200 Tahun setelah Revolusi Prancis

Louis XIV adalah raja terakhir yang menjadikan Louvre sebagai kediaman kerajaan. Pada 1682, ia kemudian memindahkan istananya dari Louvre ke Versailles.

Selama Revolusi Prancis, tepatnya pada 1793, hanya kawasan Grande Galerie di Museum Louvre yang dibuka untuk umum. Lukisan Napoleon Bonaparte dan Napoleon III juga turut dipamerkan di sini. Akhirnya pada tahun 1993, seluruh kawasan bangunan Museum Louvre pun dibuka dan digunakan sebagai museum.

Piramida Kaca Museum Louvre Memicu Kontroversi

Setiap melihat piramida kaca yang sering dijadikan background berfoto orang-orang, pasti sudah bisa menebak bahwa lokasi tersebut adalah Museum Louvre ya, bro. Walaupun hal ini terlihat unik, ternyata ketika pertama kali diusulkan oleh arsitek asal Amerika I.M. Pei pada 1989, desain ini dianggap sebagai usulan yang sembrono oleh para kritikus.

Apalagi karena dianggap mengutak-atik arsitektur istana bersejarah. Maka hal ini menjadi kontroversi pada masanya.

Museum Louvre telah dirancang memiliki kapasitas 4,5 juta pengunjung per tahun. Namun, jumlah pengunjung yang datang selalu melonjak dua kali lipat setiap tahunnya. Kalau museumnya keren seperti ini sih sudah pasti ramai pengunjung ya, bro!

Lukisan Terbesar Berada di Ruangan Mona Lisa

Siapa sih yang nggak tahu lukisan Mona Lisa buatan Leonardo Da Vinci ini? Saking terkenalnya, ternyata orang-orang nggak menyadari bahwa lukisan terbesar dalam museum sebenarnya berada di ruangan yang sama, bro.

Lukisan tersebut bertajuk Pesta Pernikahan di Kana. Lukisan karya Venetian Veronese itu sering kali disalahartikan sebagai Perjamuan Terakhir. Padahal sebenarnya, lukisan itu menggambarkan mukjizat pertama Yesus ketika mengubah air menjadi anggur. Nggak kalah ikoniknya lukisan ini, bro.

Banyak Karya Seni yang Merupakan Hasil Rampasan Perang

Nggak hanya hasil karya seni dari tangan-tangan ahli seniman Prancis, tapi ternyata beberapa karya seni di Museum Louvre juga ada yang merupakan hasil rampasan perang, bro.

Raja-raja Prancis memang telah lama dikenal sebagai kolektor seni yang hebat. Bahkan, demi nama seni, mereka sering menugaskan arsitek-arsitek berbakat untuk membangun bangunannya. Nggak terkecuali Museum Louvre, atas nama seni, banyak karya yang dipamerkan dalam museum yang merupakan hasil rampasan perang ketika Napoleon menyambangi berbagai Negara. Italia dan Mesir adalah dua di antaranya.

Museum Louvre di Paris, Prancis ini memang nggak bisa ketinggalan untuk dikunjungi ya, bro. Setelah mengetahui beberapa fakta unik tersebut, lo bisa segera rencanakan traveling yang akan direalisasikan setelah pandemi usai. Biar bisa melepas rindu akan traveling nih, bro!

 

Source: kumparan.com
Urban Places Beginner Extreme solo traveling

10 COMMENTS

SHARE
ditra nugraha
semoga bisa kesana
Yumna Aditya Prakoso
keren sih
Adam Gilang Fadhillah
Hayu lah
Hilman rusdiyanto
Mantabbb
Yuniarto ( Tato )
Wow Piramid
Ricko Pratama Putra
Unik sekali
Agus Sungkawa
Iconic banget
Firgiawan
Film Davinci Code
arief
Arsitektur yg keren ,makasih infonya
wildan
tempatnya unik nilai artnya tinggi