Fingerboard, Olahraga Jari Miniatur Skateboard

Jari-jarinya lihai berpijak di atas papan kecil berukuran panjang 10 milimeter. Instruksi supaya mengandalkan jari telunjuk dan jari tengah untuk memutar papan disampaikan dengan lugas. Dan benar aja, cuma hitungan detik, papan yang lebarnya 29-33 milimeter lompat lalu memutar di udara.

Fingerboard, Olahraga Jari Miniatur Skateboard

Iya, gambaran di atas adalah bagaimana pemain fingerboard menyampaikan tutorial melakukan trik kickflip dengan mudah. So, buat yang belum tahu, fingerboard atau papan jari adalah miniatur skateboard yang bisa dimainkan seperti skateboard sungguhan

Dalam dunia fingerboard, lo bisa menggunakan trik skateboard dengan menggunakan jari. Trik-trik yang ada di fingerboard juga terinspirasi dari gerakan-gerakan yang ada di skateboard. Jadi bisa dibilang, ini permainan skateboard sungguhan, hanya dibuat versi lebih kecil.

Nggak cuma triknya aja yang sama, obstaclenya juga dibuat serupa. Biasanya para anggota komunitas fingerboard membuat sendiri karena arena skatepark dengan berbagai macam jenis rintangan. Pokoknya dibuat semirip dengan arena bermain skateboard pada umumnya.

Diciptakan 1964

Fingerboard, Olahraga Jari Miniatur Skateboard

Fingerboard pertama kali diciptakan di Amerika Serikat (AS) tahun 1964. Mulanya, fingerboard dibuat bukan untuk mainan seperti yang populer sekarang ini, melainkan hanya sebatas miniatur untuk hiasan atau gantungan kunci

Permainan ini muncul gara-gara Lance Mountain. Jadi saat itu dia berniat membuat gantungan kunci dengan material kayu dan karton. Rodanya bahkan dari mobil-mobilan hot wheels dan truck dari besi atau kayu.

Namun karena bentuk atau desainnya yang rideable atau mudah untuk dimainkan, maka kemudian dilanjutkan untuk diproduksi secara massal sebagai mainan miniatur. Teck Deck jadi perusahaan pertama yang memulai skena fingerboard ini. 

Tech Deck mengeluarkan fingerboard yang berbahan dasar plastik, di mana hingga kini bahan dasar tersebut sudah menguasai pasar permainan papan luncur jari ini di dunia.

Part-part pada fingerboard sebetulnya persis seperti bagian-bagian skateboard seperti adanya ring, roda dan begitu pula deck yang merupakan komponen utama dari papan, pada skateboard standar.

Karena fingerboard sudah bukan sekadar permainan biasa, produsennya pun bisa dibilang menjamur. Untuk produksi papannya, mereka menggunakan material yang beragam, mulai dari kayu, plastik, hingga fiber. Ada juga yang pakai kayu dari maple dan cherry.

Makin ke sini, desain fingerboard semakin realistis, seperti ditambah grip tape halus. Lalu memiliki grafis yang eye catching. Di Indonesia nggak diketahui pasti kapan fingerboard masuk, tetapi fingerboard mulai terkenal dari tahun 2000. 

Fingerboard Harus Bisa Main Skateboard?

Fingerboard, Olahraga Jari Miniatur Skateboard

Sebenarnya fingerboard nggak juga harus bisa main skateboard dengan skala 1:1 atau pakai papan sungguhan. Tapi memang, nggak bisa dianulir kalau pemain skateboard juga turut nyemplung ke arena permainan fingerboard.

So, siapa aja sebenarnya bisa main fingerboard. Intinya sama, kalau rajin latihan pasti bisa mengeksekusi papan mini ini. Karena seperti yang dijelaskan sebelumnya, untuk bisa beraksi di arena miniatur skatepark, trik-trik skateboardnya juga harus dikulik. 

Yang bikin rumit adalah dilakukan dengan dua jari. Salah satunya trik kickflip late impossible. Dalam keadaan berjalan lurus, bagian belakang fingerboard ditekan sehingga papan terbalik 360 derajat kembali ke keadaan awal. Saat papan berputar, dua jari ikut berputar mengelilingi papan. Gerakannya tenang. Tetapi, kentara sekali kalai trik ini butuh tekniknya tinggi.

Nah kalau lo tertarik buat ikut main, coba aja gabung sama komunitas-komunitas di daerah tinggal lo. Sudah banyak koko komunitas fingerboard di kota-kota besar. Sambil nambah teman baru, ditambah belajar basic sampai skill trik-trik ciamik fingerboard.

 

Source: https://ggwp.id/media/geek/hobi/fingerboard-awal-popularitas/full
Urban Action Beginner Extreme solo traveling

3 COMMENTS

SHARE
Ardiansyah Z
Uniiikkk
Yuniarto ( Tato )
susah Ga ya buat mainya
Cecep Jajang
Harus latihan terus nih