Kalau Liburan, Lo Tim Traveling Sendirian atau Rombongan?

Hidup dengan segudang rutinitas kerja memang bikin jenuh banget. Efeknya juga ke performa kerja yang kecenderungannya mengendur dan kurang semangat. Bahkan ide-ide jadi tak tersampaikan, alias selalu ketemu jalan buntu.

Kalau Liburan, Lo Tim Traveling Sendirian atau Rombongan?

Nah, kalau sudah begitu, salah satu solusinya yakni liburan untuk refreshing, berwisata. Apa sih manfaat traveling? Pertama, sudah pasti menangkal perasaan jenuh dengan rutinitas yang itu-itu saja. Terus juga untuk masa pengalihan suasana. 

Dengan liburan ke pedesaan, traveling sudah pasti bakal melepas hormon-hormon yang bikin stres karena menumpuknya pekerjaan. Tapi sebelum berangkat traveling, biasa ada aja pertimbangan-pertimbangan. Salah satu contohnya yakni perdebatan antara traveling sendirian atau rombongan. 

Solo traveling atau rombongan memang ada plus minusnya sih. Tapi dua cara liburan itu nggak bisa dinilai mana yang lebih menyenangkan atau tidak. Dua-duanya sama-sama bikin happy. Karena memang, kadang tuh ada saatnya merasa lebih nyaman melakukan solo traveling dan kapan yang cocok buat jalan-jalan bersama rombongan.

Solo Traveling

Kalau Liburan, Lo Tim Traveling Sendirian atau Rombongan?

Solo traveling itu waktunya mengetahui kemampuan diri, sekaligus kenal sama diri sendiri. Kalau biasanya di rumah biasa mandiri di atap sendiri, ketika lo memutuskan untuk keluar rumah dan melakukan petualangan, di sanalah tantangannya. Gimana lo bisa memecahkan semua masalahnya sendiri

Simpel sih, mulai dari menentukan transportasi traveling, tempat mengingap, keputusannya ada pada diri sendiri. Jika kondisinya nanti nggak sesuai ekspetasi, maka risikonya ditanggung sendiri. Tapi, ketika perjalanan lo menjadi cerita yang berarti banget, maka kebahagiaan itu nggak akan tergantikan. Lo bisa ingat-ingat terus rute dan pengalaman lo selama di kota orang. Cerita itu ada dan terekam dalam memori.

Selain itu, banyak yang bilang kalau solo traveling itu enak dan seru. Kenapa? Karena bakal banyak abnget interaksi dengan warga lokal di tempat yang lo kunjungi. Hampi banyak solo traveler mengakui itu. Bertemu banyak orang adalah salah satu kesenangan setiap petualangan.

Komunikasi alamiah itu bakal terjadi ketika lo makan, nebeng mobil orang, malah nih ya, kalau beruntung lo bisa dapat jodoh. Itu pecah sih, bro. Tapi jangan ngarepdapat jodoh ya. Kalau pun nggak dapat pasangan, teman baru juga menyenangkan kok. Paling nggak, kalau lo balik lagi ke kota itu, lo sudah tahu harus menghubungi siapa.

Nah, yang satu lagi nggak boleh ketinggalan adalah dokumentasi perjalanan lo. Foto-foto atau video bakal menyempurnakan cerita yang lo sampaikan atau ditulis dalam beberapa tahun ke depan.

Traveling Bareng Rombongan

Kalau Liburan, Lo Tim Traveling Sendirian atau Rombongan?

Jalan-jalan dengan satu rombongan juga nggak kalah seru kok. Cerita senang dan pahit selama petualangan jadi nggak dialami sendiri. Cuma biasanya kalau traveling rombongan itu sering terjadi konflik. Konflik kecil sih. Maklum, keinginan tiap orang beda-beda. Makanya setiap mengambil keputusan, selalu ditentukan lewat voting paling banyak. Nggak heran deh tuh, kalau ada pihak yang cemberut.

Contoh kasusnya misalnya begini, satu orang mau nongkrong fancy, terus satu lagi maunya angkringan. Nah, perdebatan yang kayak gitu harus dihadapi dengan kepala dingin. Jangan sampai liburan jadi berantakan.

So, dari bahasan di atas, lo tim solo traveling atau bareng rombongan nih?

 

source: https://phinemo.com/pilih-traveling-sendirian-atau-bersama-rombongan/
Urban Action Beginner Extreme solo traveling

8 COMMENTS

SHARE
agung
tq info ya
Yumna Aditya Prakoso
sendirian lebih bebas
Cecep Jajang
Wah kalau di Indonesia ada ,seru nih
nugraha
suka rombongan
Ldr_Lstyd
Enakan rombongan
Yuniarto ( Tato )
Sendiri perlu di coba
Heni Oen
bAgusnya jadi pengen liburan
Agus Sungkawa
Tim sendirian dulu heeheheh