Mengenal Touring Car Racing, Adu Kecepatan Mobil Sedan di Sirkuit Balap

Ajang balap mobil di sirkuit resmi selalu bikin tegang. Persaingan siapa paling cepat di lap terakhir jadi momen paling dinanti buat para penonton di tribun dekat garis finish. 

Mengenal Touring Car Racing, Adu Kecepatan Mobil Sedan di Sirkuit Balap

Perlombaan balap mobil di seluruh dunia nggak cuma Formula 1 aja. Memang sih mobil berkecepatan 200 km/jam selalu jadi sorotan mata dunia, tapi ada juga lho balap mobil lain yang nggak kalah seru. Salah satunya Touring Car Racing atau Balap Mobil Touring. 

Jenis-jenis Ajang Balap Mobil

Mengenal Touring Car Racing, Adu Kecepatan Mobil Sedan di Sirkuit Balap

Sebelum menggali Touring Car Racing, jadi jenis-jenis ajang balap mobil itu ada banyak. Pertama sudah jelas balap mobil Formula 1. Di bawah Formula 1 juga masih ada 3 kelas lainnya yaitu Formula 4, Formula 3, dan Formula 2. Apasih bedanya?

Kalau Formula 4 dan 3 biasanya diadakan pada beberapa regional atau negara. Terus, kalau Formula 2 itu mirip dengan Formula 1, penyelenggaraannya internasional. Jadi, hanya ada satu kejuaraan di dunia. Ajang Formula 2 ini bisa dibilang untuk persiapan para pembalapnya menuju ke sirkuit Formula 1, yang jelas lebih bergengsi

Setelah balap mobil Formula, ada lagi ajang balap Sports Car Racing (Grand Touring). Nah, kalau balapan mobil ini cenderung kendaraan yang digunakan untuk tunggangan mobil-mobil sport atau supercar semacam Porsche, Audi, Jaguar, Ferrari, Lamborghini, Lotus, Aston Martin, Maserati, BMW, hingga Alfa Romeo.

Kemudian ada lagi nih, balap mobil Stock Car Racing. Kejuaraan ini awalnya diikuti balap mobil pabrikan yang nggak dimodifikasi sama sekali, makanya kadang disebut juga production car racing. Namun pada perkembangannya, mobil stok merujuk para mobil produksi yang digunakan untuk balap. Kalau yang dikenal di telinga orang itu balap mobil NASCAR.

Ada juga Rally. Balap di sirkuit tanah ini juga sudah populer secara umum. Kejuaraan rally internasional yang populer adalah World Rally Championship (WRC) yang diadakan sejak 1973. Kalau disebutin satu per satu, masih banyak bro jenis-jenis balap mobil.

Tentang Touring Car Racing

Nah, sekarang baru deh kita bahas Touring Car Racing. Iya, balap mobil touring ini salah satu jenis balap mobil yang nggak terkenal dari segala bentuk balapan mobil yang dipaparkan di atas tadi. 

Jenis mobil yang dipakai dalam ajang Touring Car Racing ini bisa dibilang kendaraan yang secara umum sehari-hari dilihat di jalan. Perlombaan mobil ini diikuti oleh mobil sedan atau hatchback di sirkuit resmi.

Secara umumnya, karakter perlombaan ini menggunakan mobil yang diproduksi massal. Contohnya BMW 320i, Honda Civic, Audi A4, Volvo S40. Kalai di Indonesia, paling banyak pakai mobil Toyota Yaris atau Honda Jazz.

Sudah banyak kok kejuaraan touring di Indonesia. Bahkan sudah ada kejuaraan nasionalnya. Regulasinya juga beda-beda sih untuk tiap negara. Di Indonesia ada yang namanya Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Championship (ITTC). 

Kalau negara lain itu, British Touring Car Championship, Japanese Touring Car Championship, Australian Touring Car Championship, sampai Deutsche Tourenwagen Masters. Buat kejuaraan internasionalnya, ada World Touring Car Championship (WTCC) yang pada 2018 berganti nama menjadi World Touring Car Cup. Kejuaraan itu diselenggarakan oleh FIA.

Seperti Apa Aturan Balap Mobil Touring?

Jadi, ITTC itu bagi menjadi berbagai macam kelas mulai dari 1.000/N sampai 1.600/Max. Untuk kejuaraan tingkat nasional, kendaraan wajib dilengkapi dengan kamera depan atau belakang.

Kamera yang dipasang itu harus merekam pandangan dan posisi kemudi ke depan sirkuit secara jelas dan bisa merekam pandangan ke belakang sirkuit secara jelas juga. Termasuk kewajiban peserta menggunakan kamera onboard-minimal tampak depan. Kamera harus mulai terekam sejak warming up lap sampai dengan selesai pertandingan. Kalau terbukti kamera tidak berfungsi maka pembalap akan disanksi.

Selain itu, dilarang juga menggunakan kamera yang ditempelkan pada helm. Pembalap bisa di-penalty waktu minimum 60 detik. Juga dilarang menggunakan kamera yang ditempelkan pada body luar kendaraan. Sanksinya sama, penalty waktu minimum 60 detik.

 


Source:https://id.wikipedia.org/wiki/Balap_mobil_turing
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

13 COMMENTS

SHARE
Yuniarto ( Tato )
Mantep Banget Nihhhh
Agung Sutrisno
Banyak aturan yang harus dipatuhi pembalap
dephy
Kecepatan adalah kunci
Ery firman hidayat
Butuh konsentrasi tinggi mengendarainy
Agus Sungkawa
Seru dan unik juga
agung
tq info ya
nugraha
kliatan semrawut balapannya
SRI YAYA ASTUTI
ternyata perlombaan balap mobil di seluruh dunia nggak cuma Formula 1 aja
Cecep Jajang
Racing memang kejam
Adam Gilang Fadhillah
Mental nih