Point Nemo, Tempat yang Paling Sulit Dikunjungi

Bumi yang menjadi tempat manusia tinggal ini memang menyimpan penuh misteri. Bahkan, banyak tempat yang nggak bisa dijangkau dan dikunjungi manusia. Salah satunya adalah Point Nemo, tempat yang sangatlah jauh dari manapun. Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Point Nemo, Tempat yang Paling Sulit Dikunjungi

Selama ini mungkin banyak yang beranggapan bahwa Kutub Utara atau Kutub Selatan menjadi tempat yang sulit dijangkau oleh manusia. Benar memang, karena dua tempat tersebut berada di bagian utara dan selatan poros Bumi yang cukup sulit dijangkau oleh manusia. Namun, nyatanya tempat yang paling sulit dijangkau adalah Point Nemo.

Dilansir BBC Earth, Point Nemo bukanlah suatu kepulauan, melainkan nama suatu lautan di Samudera Pasifik bagian selatan yang sulit diakses. Point Nemo ini pun dijuluki ‘the oceanic pole of inaccessibility’.

Ditemukan pada Tahun 1992

Point Nemo, Tempat yang Paling Sulit Dikunjungi

Image source: livesaildie.com

Point Nemo diapit tiga benua yaitu benua Australia di sebelah kiri, benua Amerika Selatan di bagian kanan, dan benua Antartika di bawahnya. Tepatnya di koordinat 47°30′ S 120°00′ W.

Terang saja, Point Nemo jauh dari mana-mana. Jarak terdekat dari pemukiman manusia (di Kepulauan Pitcairn dan Pulau Paskah) adalah 2.688 km. Kalau ke Selandia Baru, jaraknya 2.778 km.

Point Nemo pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Hrvoje Lukatela pada tahun 1992. Dengan menggunakan komputer geospasial, dia membayangkan bumi itu tiga dimensi dengan titik lautan yang paling terpencil berjarak sama dari tiga garis pantai yang berbeda.

Hasilnya, ditemukanlah Point Nemo yang berjarak sekitar 2.700 km dari tiga garis pantai yang berbeda. Pantai-pantai itu adalah Pulau Ducie bagian dari Kepulauan Pitcairn (utara), Pulau Motu Nui di Kepulauan Paskah (timur laut), dan Pulau Maher di Antartika (selatan).

Nama Point Nemo sendiri diambil dari kisah fiksi Captain Nemo milik Jules Verne. Dalam bahasa latin, Nemo berarti ‘no one’, karena tempat ini sangat sulit untuk dikunjungi oleh seseorang.

Ada Apa di Point Nemo?

Point Nemo, Tempat yang Paling Sulit Dikunjungi

Image source: sail-world.com

Nggak banyak kehidupan di sana, termasuk biota laut. Menurut ahli kelautan Steven D’Hondt, dari University of Rhode Island di AS, Point Nemo merupakan tempatnya arus samudera yang berputar dan seperti terjebak.

Ada dua benua di timur dan barat, serta arus samudera dari kawasan khatulistiwa di utara dan arus laut dari Antartika di selatan. Arus tersebut menghalangi air yang lebih dingin untuk masuk, sehingga nutrisi lautnya pun sangat sedikit. Ditambah lagi, lokasinya yang jauh dari daratan membuat tempat ini nggak ada angin yang membawa bahan organic berembus ke sana.

Dikarenakan nggak banyak biota laut dan jauh dari pemukiman manusia, Point Nemo pun dijadikan sebagai tempat sampah limbah antariksa. Satelit hingga pesawat tanpa awak pun dibuang di tempat ini.

Setidaknya, sudah ada 300 benda-benda antariksa dari berbagai dunia yang dibuat di Point Nemo. Bahkan, laboratorium ruang angkasa milik Rusia, bernama Mir dengan berat 120 ton pun pernah dibuang ke sana pada tahun 2001 silam.

“Wahana antariksa tidak semuanya hancur terbakar di atmosfer, kebanyakan adalah tangki bahan bakar yang terbungkus serat karbon kompleks yang tahan dari suhu tinggi,” kata pengamat luar angkasa Alice Gorman, dari Flinders University di Adelaide, Australia.

Namun, banyak juga pihak yang nggak setuju dengan membuang sampah-sampah tersebut di Point Nemo, karena menyebabkan laut sekitarnya tercemar. Badan-badan antariksa di berbagai negara pun sedang mencari jalan keluar dan teknologi terbaru agar benda-benda antariksa tersebut nggak dibuang ke Bumi.

Nah, selain menjadi tempat tersulit untuk dijangkau di Bumi, Point Nemo juga menyimpan banyak misteri, terutama bawah lautnya. Misalnya saja pada tahun 1997, terdengar suara ‘bloop’ dari dalam lautnya yang membuat heboh.

Kejadian tersebut terekam oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Suara tersebut direkam dengan menggunakan hydrophones khusus yang pernah digunakan tentara AS untuk mendeteksi kapal selam yang berjarak 5.000 km.

Suara ‘bloop’ itu terdengar seperti suara gelembung air yang pecah di atas permukaan. Banyak peneliti berpendapat suara tersebut bersumber dari makhluk hidup.

Namun, nggak sedikit pula yang berpendapat bahwa suara tersebut berasal dari aktivitas di dalam Bumi, seperti gempa bawah laut atau gunung api di dasar laut. Sampai sekarang, Point Nemo menjadi tempat penuh misteri dan paling sunyi di Bumi.

Alam memang selalu menyimpan keindahan dan juga misteri yang sulit dipahami oleh manusia. Mungkin lo tertarik berkunjung ke Point Nemo, bro?

 

Source: kumparan.com
Wilderness Beginner Extreme solo traveling

18 COMMENTS

SHARE
agung
tq info ya
Kristian Mustafa
Nice Info.
SRI YAYA ASTUTI
Point Nemo diapit tiga benua yaitu benua Australia di sebelah kiri, benua Amerika Selatan di bagian kanan, dan benua Antartika di bawahnya
Yuniarto ( Tato )
Aga Ngeri juga nih
Fajar Satritama
Ketika baca ini, malah merasa seperti anak yang baru lahir kembali. masih belum ada apa apanya atas ilmu yang sudah di pelajari selama ini. Karena belum bisa bagian dari penelitian tsb
Rosida
Mantappp
Rdh
Tq infonya
Cecep Jajang
Makasih infonya gan
Yumna Aditya Prakoso
keren gan
Dedi Junaedi
ngeri juga kalau lagi snorkling tiba-tiba nyasar ke sana