New Normal, Raja Ampat Siap Dibuka Bertahap

Setelah hampir 3 bulan nggak merasakan liburan karena pandemi yang belum usai, akhirnya tempat wisata kembali dibuka nih, bro. Di masa transisi menuju new normal ini, tempat wisata mana yang pengen banget lo kunjungi? Kalau salah satu impian lo adalah ke Raja Ampat, tenang bro, karena pariwisata Raja Ampat akan dibuka bertahap mulai Oktober nanti. Simak selengkapnya, ya!

New Normal, Raja Ampat Siap Dibuka Bertahap

Pandemi COVID-19 membuat beberapa destinasi wisata di dunia, termasuk di Indonesia, terpaksa harus ditutup sementara untuk wisatawan, tak terkecuali Raja Ampat. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo, mengatakan bahwa pariwisata di Raja Ampat akan segera dibuka secara bertahap.

“Di dalam pengembangan pariwisata, tentunya kami di Raja Ampat mengacu dari arahan pusat, yaitu presiden maupun menteri pariwisata. Mengutip arahan pak presiden yang pertama adalah isu kesehatan (health), kebersihan (cleanliness), dan keamanan (security) menjadi isu yang penting bagi wisatawan. Isu ini menjadi perhatian kita,” ujar Yusdi, dalam konferensi pers daring bertajuk ‘New Normal Pariwisata di Raja Ampat,” Rabu (10/6).

Yusdi juga menambahkan, arahan kedua yang jadi panduan pihaknya adalah protokol normal baru sektor pariwisata. Semua sektor pariwisata di transportasi, akomodasi, dan sebagainya sudah mulai menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar WHO dan Kementerian Kesehatan.

“Mulai menerapkan protokol kesehatan, tidak ada tawar menawar lagi bahwa kita menerapkan protokol kesehatan di semua lini, khususnya pariwisata,” lanjut Yusdi.

Ada Beberapa Tahapan

New Normal, Raja Ampat Siap Dibuka Bertahap

Untuk itu, protokol tersebut nantinya akan menjadi kebiasaan baru, tentunya ada beberapa tahapan-tahapan, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Kemudian juga ada simulasi-simulasi, uji coba, dan lain sebagainya.

Yusdi memaparkan, tahapan-tahapan tersebut akan dilakukan pada rentang waktu Juni hingga Desember.

“Juni kita persiapan konsep, persiapan protokol kesehatan, kemudian apakah itu di industri dan destinasi di Raja Ampat. Jadi kita selesaikan bulan Juni. Kami juga terus berkoordinasi dengan provinsi dan pusat, serta para pelaku usaha pariwisata,” ungkap Yusdi.

Kemudian bulan Juli, Dinas Pariwisata Raja Ampat akan tetap fokus pada persiapan terkait protokol kesehatan. Bulan Agustus merupakan tahapan sosialisasi untuk masyarakat dan pelaku industri pariwisata.

“Bulan September kita masuk simulasi, simulasi ini penting karena kita harus coba semua apakah pedoman dan protokol kesehatan itu bisa kita jalankan. Kita juga membuat materi promosi bagaimana wisata yang aman di Raja Ampat. Bulan Oktober dan Desember mulai membuka secara bertahap,” papar Yusdi.

Yusdi menambahkan, Juni hingga Agustus merupakan low season dan juga musim ombak di Raja Ampat. Oleh sebab itu, pihaknya akan manfaatkan waktu ini untuk menyusun pedoman-pedoman new normal tersebut.

“September transisi, Oktober dan Desember adalah musim Raja Ampat, sehingga saat musimnya dibuka kita sudah siap dengan protokol baru,” imbuh Yusdi.

Untuk promosi, Yusdi mengatakan bahwa Raja Ampat berencana untuk mendorong wisatawan domestik terlebih dahulu, karena belum tau kapan wisatawan internasional akan dibuka. Jadi, ini saatnya untuk mengembangkan wisatawan domestik.

Nah, buat lo yang pengen berkunjung ke Raja Ampat, masih ada waktu buat nambah duit jajan, bro. Kalau sudah bisa berlibur, jangan lupa untuk selalu menerapkan aturan protokol kesehatan ya, bro!

 

Source: kumparan.com
Trending Beginner Extreme solo traveling

6 COMMENTS

SHARE
dephy
SAATNYA KITA KEMBALI KE NEW NORMAL TETAPI SELALU PERHATIKAN ATURAN
Cecep Jajang
Kapan ya bisa liburan ke sana
ditra nugraha
Berita bagus, semoga makin cepat normal
Agus Sungkawa
Patuhi protokol kesehatan..biar cepat kemabali normal
Adam Gilang Fadhillah
Melancong
Bahar
Wow keren