Bukan Hanya Rim dan Disc Brake, Rem Sepeda Banyak Jenisnya, Bro!

Kendaraan roda dua bertenaga kaki manusia ini seperti kembali menemukan masa kejayaannya. Yup, olahraga sepeda kini sedang sangat digandrungi oleh banyak orang dari berbagai kalangan. Disamping itu, ternyata rem sepeda sangat beragam jenisnya lho, bro. Berikut ulasan selengkapnya.

Bukan Hanya Rim dan Disc Brake, Rem Sepeda Banyak Jenisnya, Bro!

Mengayuh santai pedal sepeda di jalan raya terdekat kini menjadi olahraga sederhana yang sangat disukai banyak orang. Tak hanya di jalan raya, lo juga bisa bersepeda di trek yang menantang dengan sepeda gunung. Tentu saja dengan peralatan keselamatan yang sesuai standard ya, bro.

Salah satu standar keamanannya yaitu rem sepeda yang bisa mengendalikan atau memberhentikan laju sepeda. Rem sepeda bisa dibilang salah satu komponen dasar yang paling penting untuk menjamin keselamatan lo selama bersepeda, bro. Ingat untuk selalu periksa ABC sebelum bersepeda, air atau udara tekanan ban, brake atau rem sepeda, dan chain atau rantai sepeda.

Menurut catatan sejarah, banyak sekali jenis rem yang dipakai pada sepeda. Ada yang sudah tidak dipakai lagi, ada juga yang masih terus dipakai sampai saat ini. Selain rim brake dan disc brake, berikut beberapa jenis rem unik sepeda yang pernah ada.

Spoon Brake

Bukan Hanya Rim dan Disc Brake, Rem Sepeda Banyak Jenisnya, Bro!

Image source: infolific.com

Spoon brake atau yang biasa disebut juga plunger brake, kemungkinan adalah jenis rem yang pertama kali dipakai pada sepeda. Awalnya spoon brake digunakan pada penny farthing pada tahun 1880an. Spoon brake terdiri dari sebuah pad melengkung sesuai bentuk roda. Pad tersebut bisa terbuat dari kulit atau metal, bro.

Cara kerjanya, pad ditekan pada bagian atas ban sepeda dengan kaki atau tuas tangan, bro. Penggunaan jenis rem spoon ini tentu saja membuat ban botak dengan cepat karena gesekannya. Unik banget ya, bro.

Duck Brake

Bukan Hanya Rim dan Disc Brake, Rem Sepeda Banyak Jenisnya, Bro!

Image source: infolific.com

Hampir sama seperti spoon brake, duck brake atau duck roller brake masih menggunakan pad untuk menghentikan atau sekadar memperlambat laju sepeda. Caranya, tuas pad ditekan kebawah sehingga bergesekan dengan dengan ban sepeda, bro.

Pad biasanya terbuat dari kayu atau karet. Sebuah per dipakai untuk menjauhkan pad dari ban sepeda jika tuas rem tidak ditarik. Jadi, pad otomatis terangkat jika tuas rem tidak di tekan, bro.

Coaster Brake

Bukan Hanya Rim dan Disc Brake, Rem Sepeda Banyak Jenisnya, Bro!

Image source: infolific.com

Rem coaster, back pedal brake atau rem torpedo juga sudah lama dipakai untuk mengendalikan laju sepeda. Biasanya, rem jenis ini digunakan pada sepeda BMX, dan sepeda santai yang biasa dipakai untuk kecepatan rendah, bro.

Rem coaster juga tidak bisa dipakai pada sepeda yang memiliki gigi atau gear belakang, kecuali sistem gear ada di dalam hub. Sepeda dengan rem jenis ini memiliki tambahan metal yang dipasang di chainstay. Ketika lo mengayuh pedal sepeda ke belakang, maka putaran roda belakang akan semakin pelan sampai akhirnya berhenti.

Drum Brake

Bukan Hanya Rim dan Disc Brake, Rem Sepeda Banyak Jenisnya, Bro!

Image source: infolific.com

Rem drum atau drum brake merupakan rem yang terdapat di dalam hub atau di sebelah hub ban sepeda. Biasanya, drum brake yang ada di sebelah hub terletak di sebelah kiri. Cara kerjanya, brake shoes atau kanvas rem akan menekan ke dinding bagian dalam drum atau tabung. Dulu drum brake sangat banyak dipakai pada kendaraan bermotor, sebelum digantikan oleh disc brake karena lebih aman, murah dan simple.

Pada kendaraan bermotor, drum brake biasanya menggunakan piston hidrolik. Sedangkan pada sepeda biasanya hanya menggunakan kabel. Penggunaan drum brake banyak digunakan oleh negara dengan intensitas hujan yang tinggi. Pasalnya, performa drum brake tetap optimal walaupun dalam keadaan basah, bro.

Rotor brake

Gyro atau Rotor brake merupakan hasil modifikasi pada kabel rem yang dikembangkan untuk sepeda BMX freestyle. Penggunaan rem gyro membuat stang sepeda atau handlebars bisa berputar 360 derajat tanpa  membuat kabel rem sepeda tersangkut, bro.

Sistem rem gyro biasanya memiliki 2 disc atau piringan logam yang agak tebal pada stem atau steer tube untuk menghubungkan kabel rem. Disc atas terhubung dengan tuas rem, sedangkan disc bawah terhubung dengan rem sepeda. Jika disc di atas ditarik, maka disc bawah otomatis akan ikut tertarik dan mengaktifkan rem sepeda. Kedua disc ini bisa dihubungkan dengan satu kabel atau dual kabel pada sisi yang berseberangan, bro.

Nah, itulah beberapa beberapa jenis rem unik sepeda yang pernah ada selain rim brake dan disc brake. Menurut lo, rem sepeda mana yang paling menarik, bro?

 

Referensi : https://www.sepeda.me/parts/jenis-jenis-rem-pada-sepeda.html#7._Rim_Brake

Gear Beginner Extreme solo traveling

8 COMMENTS

SHARE
Cecep Jajang
Gak ada rem,nyawa melayang
dephy
jangan ngaku anak sepeda klao belum tau part sepeda
eNeS
duck brake gak bahaya itu?
tpi keren lah buat penemunya. mungkin itu sejarah dari rem rem yg saat ini.
Agus Sungkawa
Info yang mantaap
Yumna Aditya Prakoso
baru tahu gan
Ldr_Lstyd
Ternyata banyak jenisnya
Ricko Pratama Putra
Iyaa sekarang bnyak jenisnya
nugraha
Menambah wawasan nih