Menyaksikan Semburan Lidah Api dari Permukaan Matahari

Pernah terbayang nggak sih bisa melihat perubahan matahari dari jarak dekat? Rasanya bakal sulit banget ya. Jaraknya dari bumi aja rata-rata 149,6 juta kilometer. Boro-oro pakai mata telanjang, dilihat pakai teropong aja belum tentu bisa. Nggak mungkin juga terbang keluar atmosfer. 

Menyaksikan Semburan Lidah Api dari Permukaan Matahari

Tapi, kesempatan melihat matahari dari jarak dekat itu bisa kesampaian, meski nggak secara langsung ya. Pesawat luar angkasa Solar Dynamics Observatory (SDO) milik NASA meluncur pada Februari 2010 lalu dan berhasil mengambil sekitar 425 juta foto Matahari dengan resolusi tinggi.

Aktivitas Matahari

Menyaksikan Semburan Lidah Api dari Permukaan Matahari

Image source: Pitris/Getty Images/iStockphoto

Memperingati satu dekade misi SDO itu, NASA merilis video timelapse yang menakjubkan, di mana lo bisa melihat aktivitas Matahari selama 10 tahun terakhir.

Solar Dynamics Observatory merupakan bagian dari program Living With a Star atau LWS milik NASA. Pesawat luar angkasa itu dikembangkan oleh Goddard Space Flight Center NASA dan berhasil diluncurkan pada 11 Februari 2010. Tujuan program LWS guna mengembangkan pemahaman ilmiah yang diperlukan secara efektif dalam menangani aspek-aspek sistem Matahari dan Bumi. 

Dari video yang diunggah NASA itu lo bakal melihat setiap detik mewakili satu hari di pusat Tata Surya. Timelapse itu dibuat menggunakan satu foto dari setiap pengamatan, mulai dari 2 Juni 2010 hingga 1 Juni 2020. 

Total framenya yang lo saksikan adalah gabungan 87 ribu potret foto Matahari. Dalam video timelapse itu lo bisa melihat dari jarak dekat sambil melotot bagaimana perubahan Matahari selama 10 tahun. Total filenya ada 20 juta gigabyte data. 

Di video itu juga lo bisa lihat Matahari berputar. Siklus bintik-bintik dan semburan lidah api dari matahari yang nggak beraturan bisa lo amati pelan-pelan. Kadang semburan itu tenang, tapi ada juga yang eskalasinya sering sehingga terlihat ada semburan-semburan.

Kita masyarakat awam bisa melihat bagaimana matahari yang sangat dari bumi dalam video berdurasi satu jam. Meski kelihatannya sederhana, tapi misi pengamatan Matahari pada SDO ini sangat penting bagi ilmuwan NASA. Tujuannya supaya bisa mendeteksi radiasi cahaya Matahari terhadap astronot dan mengamati pergerakannya secara ilmiah.

Fakta tentang Matahari

Permukaan Matahari yang terlihat suhunya di kisaran 5.500 derajat Celcius. Sedangkan temperatur di intinya jauh lebih panas yakni tembus lebih dari 15 juta derajat Celcius. Menurut NASA, untuk menyamai energi yang diproduksi Matahari, butuh 100 miliar ton dinamit untuk diledakan tiap detik. 

Seperti kebanyakan bintang lain, Matahari terbuat terutama dari hidrogen, kemudian helium. Sisanya berasal dari 7 elemen yaitu oksigen, karbon, neon, nitrogen, magnesium, besi dan silikon. Awal tahun 2020 ini, Parker Solar Probe berada dalam jarak terdekat dengan Matahari, 18,6 juta kilometer.  Parker Solar Probe adalah pesawat ruang angkasa NASA yang direncanakan untuk menyelidiki korona luar Matahari.[

Pesawat itu diluncurkan Agustus 2018 lalu untuk meneliti Matahari sedekat mungkin. Tapi sebelum pesawat Parker, ada juga wahana lain yang pernah mendekat ke Matahari. Tapi jaraknya hanya 43 juta km yang dicatat oleh Helios 2 pada 1976. Helios merupakan sepasang probe yang diluncurkan ke orbit heliosentris untuk tujuan mempelajari proses surya.

 

Source: https://nationalgeographic.grid.id/read/132222227/nasa-rilis-timelapse-matahari-hasil-pengamatan-selama-sepuluh-tahun
Trending Beginner Extreme solo traveling

9 COMMENTS

SHARE
Yuniarto ( Tato )
Niceeeeee
Rdh
Nice info
Agung Sutrisno
Masih menjadi misteri buat NASA sehingga mereka butuh banyak penelitian
Agus Sungkawa
Wow...bisa melihat matahari dari jarak dwkat
SRI YAYA ASTUTI
jadi inget pas SD jaman pelajaran IPA
Heni Oen
panasnyaa
Fajar Satritama
Jadi merasa tertantang kerja di nasa
Binthan Pramoedhimas
Menguak misteri yg belum terpecahkan
Bahar
Nice info