Volcano Boarding, Cara Asyik 'Kebut-kebutan' di Gunung Berapi

Apa sih yang terlintas di kepala ketika mendaki di gunung berapi yang masih aktif? Hal yang ada di benak kita paling cuma melihat pemandangan dari atas ketinggian. Bener nggak sih? 

Volcano Boarding, Cara Asyik 'Kebut-kebutan' di Gunung Berapi

Cuma faktanya, ada cara asyik dan seru untuk menikmati gunung berapi. Bukan sekadar mendaki lalu melihat-lihat panorama sekitar lho ya, melainkan berseluncur dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Namanya Volcano boarding. Volcano boarding itu kegiatan selancar yang dilakukan di tepi sisi gunung berapi aktif. Kalau lo cari tantangan, aktivitas ini mesti dicoba.

Sayangnya, volcano boarding ini bukan ada di Indonesia bro, tapi di gunung berapi Cerro Negro. Letaknya di Nikaragua, Amerika Tengah. Gunung itu menjad satu-satunya tempat untuk para peselancar yang mau merasakan sensasi 'kebut-kebutan' di gunung aktif. 

Ditemukan 2005

Volcano Boarding, Cara Asyik 'Kebut-kebutan' di Gunung Berapi

Kegiatan ekstrem yang disebut juga volcano surfing pertama kali ditemukan pada tahun 2005. Kegiatan 'gila' ini dicetuskan oleh pria asal Australia bernama Darryn Webb. Pada saat itu, Webb sedang melakukan perjalanan dengan sang kekasih. 

Nah, gara-gara Webb ini, pegunungan Nicaragua jadi ramai abnget wisatawan. Setidaknya, pernah sampai 10 ribu lebih peselancar yang menjajal keberaniannya meluncur di gunung berapi aktif itu.

Sudah banyak kok vide-video para wisatawan yang melakukan volcano boarding ini. Mereka biasanya mendaki dulu sampai ke puncak gunung yang memakan waktu kurang lebih 45 menit. Peralatan sudah harus disiapkan tentunya ya seperti helm, welding goggles, knee-pads, hingga jumpsuit. Nah, untuk jumpsuit ini harus yang berwarna cerah. Pakaian untuk bermain selancar di gunung berapi kudu kontras warnanya supaya warnanya lebih terang daripada abu vulkanik yang hitam pekat. 

Papan selancarnya terbuat dari kayu yang dirancang khusus. Dari atas pegunungan itu, lo bisa meluncur sampai kecepatan 80 mph lho atau 128 km per jam, gokil!

Pengembangan Olahraga Snowboarding

Volcano Boarding, Cara Asyik 'Kebut-kebutan' di Gunung Berapi

Image source: INTI Ocon/AFP

Kalau dari cara bermainnya, volcano boarding ini mirip kayak sandboarding di Indonesia, tepatnya di Gumuk Pasir Yogyakarta. Jadi lo duduk di atas papan selancar kemudian meluncur ke bawah dengan kecepatan yang lumayan bikin tegang. Agak ngeri, tapi bisa bikin ketagihan. Bedanya, kalau volcano boarding ini dilakukan di gunung berapi yang masih aktif. 

Secara harfiahnya, volcano boarding ini pengembangan atau perpaduan antara skateboard dengan snowboarding. Risiko cedera kalau main volcano boarding ini nggak cuma patah tulang, tapi bisa juga kulit melepuh akibat abu vulkanik. Ngerinya lagi, masih ada asap mengepul, bro! Makanya disarankan buat para pemula untuk mengetahui teknik dasarnya dulu. Kalau belum jago, lebih baik berseluncurnya sambil posisi duduk.

Kawasan Gunung Api Cerro Negro ini memang keren abis. Permukaan yang miring bikin permainan volcano boarding jadi cocok banget karena punya hamparan pasir yang luas. Kalau penasaran, sebaiknya menabung dulu ya. Kalau ada kesempatan baru deh terbang ke Nicaragua buat menjajal serunya berselancar di gunung berapi.

Di Indonesia sebenarnya pegunungan berapi aktif banyak banget. Namun karena akurasi data tentang kapan erupsi gunung terjadi nggak bisa dipastikan, makanya nggak ada pihak yang berani membuka 'jalan' volcano boarding di Indonesia. Apalagi secara geografisnya, Indonesia berada di cincin api alias ring of fire yang merupakan zona aktif deretan gunung vulkanik aktif di dunia.

Buat volcano boarding, bisa dibilang sudah cocok. Tapi demi keselamatan, sebaiknya dikembangkan destinasi selancar yang sudah ada. Misalnya sandboarding di Yogyakarta tadi. Itu juga seru lho.

 

https://www.superadventure.co.id/news/5049/extreme-volcano-boarding-in-nicaragua/
https://expertvagabond.com/volcano-boarding/
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

6 COMMENTS

SHARE
nugraha
seru banget nih
Ldr_Lstyd
ngeri tapi ah
Iqbal
Wih gilaa olahraga ny
SRI YAYA ASTUTI
seperti surfing di gumuk pasir di parangtritis
Yuniarto ( Tato )
Semoga Reedemnya berhasil
Agus Sungkawa
Asik dan seru tentunya