Kisah Inspiratif Keliling 34 Provinsi di Indonesia Sebelum Berusia 25 Tahun

Siapa sih yang nggak mau hidupnya hanya jalan-jalan, tapi uang nggak habis? Atau jalan-jalan malah dibayar? Rasanya, kalau ada yang buka lowongan pekerjaan seperti itu, akan banyak yang mendaftar secara sukarela. Apalagi kalau bisa keliling 34 provinsi di Indonesia, pasti seru banget!

Kisah Inspiratif Keliling 34 Provinsi di Indonesia Sebelum Berusia 25 Tahun

Sebuah perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah. Entah mengapa, kata-kata tersebut selalu terngiang dibenak saya ketika ingin memulai sesuatu. Sejak kecil, saya selalu penasaran akan hal baru. Pergi melihat alam yang luas, bertemu dengan banyak orang baru, dan menikmati setiap kearifan lokal yang ada.

Seperti yang mendiang Ayah lakukan, beliau terlahir sebagai seorang perantau. Beliau hampir menyambangi semua pulau-pulau besar di Indonesia selama ia bekerja. Bekerja dengan banyak orang baru. Tak ayal, saat kecil saya sudah mengenal beberapa daerah di Indonesia, dan sangat dekat dengan lautan, karena saat itu kami sering sekali berpindah pulau dengan kapal laut mengikuti kemana Ayah berpindah tempat.

Sampai-sampai, saya bermimpi bahwa saya ingin sekali mengelilingi seluruh provinsi di Indonesia sebelum berumur 25 tahun. Lalu setelah itu saya ingin menginjakkan kaki di bagian dunia yang lain. Dari situlah cerita ini dimulai!

Mimpi Kecil yang Perlahan Terwujud

Kisah Inspiratif Keliling 34 Provinsi di Indonesia Sebelum Berusia 25 Tahun

Mungkin jika orang melihat saya sekarang, orang akan menilai bahwa saya orang yang sangat beruntung. Bagaimana tidak, saat ini saya bekerja sebagai full time traveler. Pekerjaan ini memungkinkan saya untuk jalan-jalan, tapi malah dibayar.

Saat jalan-jalan, saya hanya perlu membuat konten seperti artikel, foto, ataupun video. Lalu konten tersebut akan dihargai. Pekerjaan yang menyenangkan bukan? Seperti mimpi kecil saya di masa lalu. Saya juga tidak pernah menyangka bahwa perjalanan saya yang awalnya hanya iseng mampu membawa saya sampai ke titik ini. Titik di mana saya merasa bahwa sebagian mimpi kecil saya sudah tercapai.

Proses yang Berat dan Panjang

Kisah Inspiratif Keliling 34 Provinsi di Indonesia Sebelum Berusia 25 Tahun

Tapi kebanyakan, orang hanya menilai dari apa yang mereka lihat saat ini. Mereka tidak melihat bagaimana proses seseorang tersebut untuk sampai di titik tersebut.  Tak banyak orang yang tahu bahwa demi memulai perjalanan, saya harus banyak sekali berkorban

Sedikit cerita, perjalanan panjang pertama saya adalah mengelilingi Indonesia selama enam bulan secara solo traveling. Rute saat itu adalah seluruh provinsi di Indonesia, kecuali Sumatera dan Kalimantan.

Untuk mengumpulkan modal traveling selama enam bulan, saya sempat berjualan gorengan dan roti isi di kelas, bahkan membuka jasa servis laptop di lingkungan kampus. Setiap pagi, saya membawa dagangan ke dalam kelas. Sorenya, saya mengambil laptop-laptop bermasalah di kost mahasiswa untuk di servis. Setelah hampir tiga tahun, berjualan saya berhasil menabung untuk persiapan perjalanan selama enam bulan lamanya.

Saya juga harus mengorbankan waktu untuk sidang skripsi. Saat itu saya bahkan mundur sidang selama enam bulan demi mengejar mimpi saya. Selama perjalanan enam bulan, saya juga dihadapkan dengan banyak sekali masalah. Mulai dari masalah internal seperti orang tua saya yang tiba-tiba sakit dan putusnya hubungan saya dengan pacar.

Dari Ditangkap Polisi hingga Dikejar Ular Beracun

Kisah Inspiratif Keliling 34 Provinsi di Indonesia Sebelum Berusia 25 Tahun

Belum lagi kisah-kisah lain yang sering saya ceritakan sebelumnya seperti ditangkap polisi karena disangka teroris di Rote, dipalak di pinggir jalan malam hari dengan posisi pisau yang sudah menempel di leher di Sumbawa, terkena penyakit herpes zoster di Ambon, hitchhiking berhari-hari menggunakan truk lintas Nusa Tenggara, hampir tenggelam di Laut Banda karena ombak yang begitu deras, kehabisan uang di Manado saat bulan kelima, hingga dikejar ular paling beracun di dunia di Wakatobi.

Selama enam bulan perjalanan, saya mengalami banyak sekali pengalaman yang luar biasa. Pengalaman yang tidak pernah saya ekspektasi sebelumnya. Saya mengenal yang namanya perbedaan pendapat dan sudut pandang. Saya mengenal toleransi dan tenggang rasa.

Saya bertemu dengan banyak orang-orang yang tulus membantu saya selama perjalanan. Saya tidur dan makan bersama dengan mereka. Bahkan ketika saya sakit, saya dirawat dan dijaga oleh mereka. Oleh orang-orang yang baru mengenal saya. Ketika saya kehabisan uang, banyak yang memberi tumpangan kepada saya, bahkan memberi bekal uang. Di saat itu saya sadar, masih banyak orang baik di muka bumi.

Catatan Perjalanan

Kisah Inspiratif Keliling 34 Provinsi di Indonesia Sebelum Berusia 25 Tahun

Di tengah-tengah perjalanan, saya sadar bahwa lupa adalah musuh terbesar manusia. Akhirnya, saya mulai membuat catatan perjalanan. Catatan ini awalnya hanya sebagai galeri kenangan saya pribadi. Namun setelah itu saya berpikir, mungkin catatan ini akan bermanfaat untuk orang banyak.

Semenjak itu, saya mulai membagikan catatan perjalanan saya kepada banyak orang di media sosial dan mendapat respon yang cukup positif. Saya juga sering diberi kesempatan untuk berbagi cerita secara langsung bersama para teman-teman penggiat jalan-jalan. Dan akhirnya, saya berhasil menggapai mimpi saya, yaitu mengunjungi 34 provinsi sebelum berumur 25 tahun, yang bagi saya adalah sebuah pencapaian yang amat besar.

Setelah sekian tahun berlalu, sampailah saya di sini. Di mana langkah kecil saya yang awalnya hanya sebuah mimpi, langkah kecil saat saya menjajakan roti keliling kampus, langkah kecil saat menabung sedikit demi sedikit, langkah kecil berani memutuskan untuk pergi, berakhir dengan sangat manis, menjadi sebuah perjalanan besar yang pada akhirnya membuat saya merasa hidup. Hidup seperti yang saya inginkan dan saya mimpikan semenjak kecil.

 

Ashari Yudha, 2020. @catatanbackpacker
My Wave Beginner Extreme solo traveling

20 COMMENTS

SHARE
Fajar Satritama
Mantaaap lah, sangat menginspirasi
Agung Sutrisno
Semoga tidak lama lagi bisa kesampaian seperti dia.
Yoga prisma haryanto
Segala sesuatunya mendukung
Yuniarto ( Tato )
Keren Cuyyyyyy
Heni Oen
mantap bro
ditra nugraha
panutan benar nih
Umar
nice infooo
Agus Sungkawa
Inspiratif dan dng dukungan yg memadai.
Yuniarto ( Tato )
niceeee lahhhhh
Iqbal
Sangat bagus