Tips Mencegah Hipotermia Saat Mendaki Gunung

Mendaki gunung bisa dibilang termasuk olahraga extreme. Aktivitas di alam bebas ini memang dikenal memiliki beberapa risiko, hipotermia salah satunya. Apa sih sebenarnya hipotermia itu? Bagaimana tips mencegah hipotermia saat mendaki gunung? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, bro!

Tips Mencegah Hipotermia Saat Mendaki Gunung

Para pendaki gunung pasti sudah nggak asing dengan resiko mendaki yang satu ini. Yup, hipotermia merupakan resiko nyata yang harus dihadapi para pendaki gunung. Hipotermia sendiri adalah kondisi tubuh di mana sistem pengaturan suhu dalam tubuh sulit untuk mengatasi tekanan suhu dingin yang sangat extreme. Jika tidak diatasi dengan cepat, maka bahaya kematian bisa saja menghampiri.

Oleh karena itu, persiapan yang optimal tentu saja harus dilakukan siapa saja yang ingin mendaki gunung. Selain persiapan, lo bisa menerapkan beberapa tips ini untuk mencegah hipotermia saat mendaki gunung, bro.

Pelajari Gejala, Penyebab dan Penanganan Hipotermia

Tips Mencegah Hipotermia Saat Mendaki Gunung

Gejala hipotermia sangatlah terlihat jelas dan bisa dirasakan penderitanya. Biasanya, beberapa gejala yang muncul berupa rasa dingin yang luar biasa disertai tanpa henti, halusinasi, detak jantung melemah, muntah, kulit biru hingga tekanan darah menurun.

Jika melihat teman dalam kelompok pendakian atau orang di jalur pendakian mengalami gejala-gejala tersebut sebaiknya langsung tangani segera, bro. Dalam situasi ini, pertama yang harus lo lakukan adalah memasukan penderita hipotermia ke dalam tenda.

Jika bajunya basah, ganti secepatnya dengan baju yang kering. Untuk pendaki perempuan, pastikan bahwa ada pendaki perempuan lain untuk menghadapi hal-hal seperti ini. Selanjutnya, berilah minuman hangat untuk membantu menaikan suhu tubuhnya, bro.

Tetap hangatkan tubuh dengan mengenakan jaket, tutup kepala, kaos kaki, sarung tangan dan emergency blanket. Jika masih menggigil, peluk erat agar tubuhnya tetap hangat. Jika memungkinkan, buat api unggun di luar tenda atau nyalakan kompor portabel agar panasnya bisa mengenai tubuh orang yang terkena hipotermia.

Gunakan Peralatan Lengkap

Tips Mencegah Hipotermia Saat Mendaki Gunung

Image source: pexels.com/@gantas

Tips mencegah hipotermia saat mendaki gunung selanjutnya yaitu selalu gunakan peralatan lengkap, bro. Pasalnya, banyak kasus hipotermia di gunung berawal dari kelalaian dalam aspek peralatan mendaki. Bahkan, dalam beberapa kasus, pendaki yang terkena hipotermia diketahui cuma mengenakan jaket tipis, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk mengalami hipotermia.

Oleh karena itu, bawalah peralatan lengkap saat mendaki gunung, bro. Terutama perlengkapan pribadi, seperti jaket gunung kedap air, angin dan dingin, sarung tangan, kaos kaki tebal, sepatu serta celana khusus mendaki gunung.

Jangan lupa, bawa pakaian ganti lebih yang akan dikenakan ketika hujan, kantong tidur untuk menjaga pendaki dari udara pegunungan yang dingin dan matras untuk melindungi tubuh lo saat tertidur di atas dinginnya tanah pegunungan, bro.

Jangan Gunakan Pakaian yang Terbuat dari Jeans

Tips Mencegah Hipotermia Saat Mendaki Gunung

Image source: pexels.com/@ozgomz

Bobot bahan yang berat dan sangat mudah menyerap air membuat pakaian yang terbuat dari jeans sangat sulit untuk dikeringkan. Pakaian basah inilah yang sangat berpotensi menimbulkan hipotermia, bro.

Alih-alih ingin terlihat keren, malah bisa kedinginan di tengah gunung. Jadi, sebaiknya gunakan pakaian yang semestinya ditujukan untuk naik gunung, bro. Seperti jaket gunung tahan air dan celana kargo yang memiliki bahan yang terbilang hangat dan tidak terlalu menyerap air.

Hindari Pendakian di Malam Hari

Tips Mencegah Hipotermia Saat Mendaki Gunung

Image source: pexels.com/@simonmigaj

Tips mencegah hipotermia saat mendaki gunung selanjutnya yaitu hindari pendakian pada malam hari. Pasalnya, kebanyakan pendaki ingin tiba di puncak gunung sebelum terang agar bisa menyaksikan matahari terbit.

Masalahnya, suhu udara malam di pegunungan dengan ketinggian tertentu pasti bisa turun drastis. Oleh karena itu, jika lo nggak siap terhadap udara malam di gunung, sebaiknya lakukan pendakian pada siang hari ketika matahari bersinar terang, bro.

Meskipun bisa membuat gerah, setidaknya mendaki di siang hari bisa mencegah hipotermia saat mendaki gunung. Pendakian di siang hari juga mencegah tersesat lho, bro. Pasalnya, jarak pandang masih terlihat jelas, sehingga mudah untuk melihat tanda atau petunjuk sepanjang jalur pendakian.

So, itulah beberapa tips mencegah hipotermia saat mendaki gunung. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan ya, bro. Selamat berpetualang!

 

Referensi : https://review.bukalapak.com/travel/hipotermia-saat-naik-gunung-103132
Tips Beginner Extreme solo traveling

12 COMMENTS

SHARE
nugraha
terima kasih tipsnya
agung
tq info ya
Yumna Aditya Prakoso
bener bgt gan
Yuniarto ( Tato )
berrrrrrr
Ldr_Lstyd
info bermanfaat sekali
Umar
nice infoo..m
dephy
ketahuilan cuaca saat kita akan mendaki gunung supay bisa kita persiapkan apa yang dibutuhkan
Agus Sungkawa
Tips yg sangat bermanfaat
Rdh
Nice info
Heni Oen
bagus infonya nih