Ini Sebenarnya Perbedaan Danau, Waduk dan Bendungan, Bro!

Danau, waduk dan bendungan memang menjadi tempat wisata di akhir pekan yang praktis dan sangat ekonomis. Genangan air yang tenang dan pepohonan yang hijau disekitarnya dianggap sangat ampuh untuk menghilangkan penat dengan ongkos yang sangat terjangkau. Tapi, apa sih sebenarnya perbedaan danau, waduk dan bendungan? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, bro!

Ini Sebenarnya Perbedaan Danau, Waduk dan Bendungan, Bro!

Danau, waduk dan bendungan memang banyak ditemui di Indonesia. Bahkan, lokasi ini sering kali menjadi objek wisata yang menarik untuk dikunjungi kala akhir pekan. Walaupun sekilas terlihat sama, tapi ternyata danau, waduk dan bendungan jelas berbeda lho, bro.

Daripada semakin penasaran, mendingan langsung simak ulasan berikut ini terkait perbedaan danau, waduk dan bendungan yang harus lo pahami!

Asal Terbentuknya Waduk, Bendungan dan Danau

Ini Sebenarnya Perbedaan Danau, Waduk dan Bendungan, Bro!

Image source: triptrus.com

Pada umumnya, waduk dibangun di lahan yang relatif luas. Dilansir laman kbbi, waduk merupakan kolam besar tempat menyimpan air sediaan untuk berbagai kebutuhan atau mengatur pembagian air dan sebagainya. Biasanya waduk juga cenderung jauh dari keramaian, bro.

Sedangkan, bendungan lebih dikenal sebagai konstruksi yang dibangun untuk membendung waduk. Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia menyebutkan definisi bendungan sebagai bangunan berupa tanah, batu, dan beton untuk menahan air.

Berbeda dengan waduk dan bendungan, danau tercipta lebih alami. Biasanya danau muncul karena aliran sungai, mata air, atau gletser yang mencair, bro.

Fungsi yang Berbeda

Ini Sebenarnya Perbedaan Danau, Waduk dan Bendungan, Bro!

Pada umumnya, danau lebih sering dijumpai sebagai sarana rekreasi. Pemandangan yang mempesona dan suasananya yang relatif sejuk di sekitar danau pun membuatnya semakin diburu para wisatawan yang ingin melepas penat.

Sedangkan, air pada waduk biasanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti air minum atau mengairi ladang pertanian. Tak hanya itu, airnya juga bisa dijadikan habitat ikan air tawar, sehingga menjadi budidaya untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Nah, kalau bendungan biasanya digunakan untuk mengalirkan air ke Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA, bro. Umumnya, terdapat pintu khusus yang digunakan untuk membuang air berlebih.

Dilihat dari Jenisnya

Ini Sebenarnya Perbedaan Danau, Waduk dan Bendungan, Bro!

Image source: instagram.com/kurniawanbandjolu14

Danau jenisnya cukup banyak, bro. Terutama jika dilihat berdasarkan proses pembentukannya, mulai dari danau tektonik, vulkanik, karst, glasial, dan masih banyak lagi yang lainnya. Indonesia sendiri memiliki banyak danau yang mempesona, seperti Danau Toba, Poso, Towuti dan ribuan danau lainnya

Kalau waduk, terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan lokasinya, bro. Yaitu waduk lembah, sisi sungai, dan pelayanan. Indonesia pun memiliki beberapa waduk yang sangat populer, mulai dari Waduk Pluit, Waduk Ria Rio, hingga Waduk Jatiluhur.

Nah, kalau bendungan biasanya terbagi berdasarkan konstruksi, bro. Seperti bahan, tinggi, hingga volume isi air bendungan itu sendiri. Beberapa di antaranya bendungan separuh, kayu, hingga kering. Indonesia juga mempunyai beberapa bendungan yang terkenal lho, bro. Diantaranya yaitu Bendungan Jatigede dan Kuningan di Jawa Barat.

So, itulah beberapa perbedaan danau, waduk dan bendungan yang harus lo pahami. Di daerah tempat tinggal lo lebih dekat dengan yang mana, nih? Tulis di kolom komentar ya, bro!

 

Referensi : https://www.idntimes.com/travel/destination/prila-arofani/beda-waduk-danau-dan-bendungan/3
In Depth Beginner Extreme solo traveling

13 COMMENTS

SHARE
agung
tq info ya
Ldr_Lstyd
penjelasannya bagus
Kristian Mustafa
Sama-sama ada airnya.
Rdh
Nice info
SRI YAYA ASTUTI
kita hanya tau kalo hanya sekedar penanmpung air saja
Yuniarto ( Tato )
Indahnyaaaaaaa
Bahar
Wowww keren
Yumna Aditya Prakoso
siyap gan
Heni Oen
informasi yang akurat
ditra nugraha
mencerahkan sekali