Wih! Dataran Tinggi Dieng Diserbu Wisatawan Gara-gara Ada Embun Es

Ada yang berbeda nih bro di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Kawasan wisata itu mendadak diselimuti embun es di beberapa titik lokasi. Alhasil, pemandangan di Dieng jadi lebih memukau.

Wih! Dataran Tinggi Dieng Diserbu Wisatawan Gara-gara Ada Embun Es

Embun es ini sempat terlihat di Telaga Bale Kambang. Cuma kalau dibandingkan embun es di Komplek Candi Arjuna, embus es di telaga lebih tipis.

Kalau lo yang pernah ke Dien pasti tahu deh letak Telaga Bale Kambang itu jaraknya 100 meter dari Komplek Candi Arjuna. Akses menuju ke telaga masih tanah dan rerumputan.  Padahal pemandangannya bagus banget. Bisa melihat Puncak Gunung Sindoro.

Penjelasan Ilmiah Embun Es di Dieng

Wih! Dataran Tinggi Dieng Diserbu Wisatawan Gara-gara Ada Embun Es

Image source: Dok Aryadi Darwanto

Tenang bro, embun es ini bukan tanda buruk pada bumi kok. Kalau hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena embun es yang terjadi di wilayah dataran tinggi Dieng itu hal yang lumrah terjadi. Embun es biasanya terjadi antara Bulan Mei sampai Agustus saat musim kemarau.

Nah, untuk saat ini wilayah Jawa Tengah sudah mulai masuk musim kemarau. Tandanya itu semakin menguatnya angin timuran, yang mengakibatkan sedikitnya uap air dari kondisi normal.

Kalau pengamatan lebih dalam lagi, dari  penglihatan citra satelit himawari-8 pada kanal water vapour, pada Jumat 12 Juni 2020 itu kelihatan intrusi kering dari Australia yang kuat di wilayah Jawa Tengah. Hal itulah yang membuat berkurangnya uap air. Sehingga membuat pembentukan awan berkurang, bahkan bisa juga awan jadi tidak terbentuk.

Kalau awan nggak terbentuk, maka outgoing solar radiation dari gelombang permukaan bumi jadi tinggi. Nggak cuma itu aja sih, solar radiation yang tinggi juga menyebabkan suhu udara turun secara drastis. Makanya pada dini hari suhu bisa mencapai di bawah titik beku.

3 Hari Berturut-turut 

Suhu yang bikin muncul embun es menyelimuti kawasan Dieng ini nggak sembarangan lho. Suhunya mencapai minus 3,5 derajat celcius. Ternyata, embun es ini sudah terlihat di kawasan Dieng sejak tiga hari berturut-turut mulai dari Jumat 24 Juli 2020 sampai 26 Juli 2020.

Kalau dari alat pengukur suhu udara termometer, suhu udara terus turun saat itu. Pertama-tama itu suhunya sampai 0 derajat. Kemudian di hari kedua turun lagi menjadi  minus 3 derajat dan Minggu 26 Juli 2020 mendekati minus 3,5 derajat celcius, terutama di kompleks Candi Arjuna. Embun es ini dominan terjadi di sekitar kompleks Candi Arjuna. 

Pengunjung Membludak

Karena fenomena ini tak biasa, jadi para wisatawan justru berbondong-bondong datang. Padahal obyek wisata Dieng sendiri belum dibuka. Dari catatan data, kedatangan pengunjung di kawasan Dieng naik menjadi tiga kali lipat.

Wisatawan penasaran dengan adanya fenomena embun es. Ketika itu kawasan Dieng baru dibuka skala kecil atau dalam artian baru sekadar simulasi. Wisatawan yang datang nggak diminta untuk pulang lagi, tapi harus diterapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari menjaga jarak, memakai masker dan cuci tangan.

Wisatawan juga diingatkan untuk menyiapkan jaket tebal. Maklum aja suhu udaranya dingin banget bro.

 

Source: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5108189/3-hari-berturut-turut-dataran-tinggi-dieng-berselimut-embun-es?_ga=2.162585340.1933074917.1595376633-477543907.1593418840
Trending Beginner Extreme solo traveling

8 COMMENTS

SHARE
Rdh
Nice info
Fajar Satritama
Thx info bro
Yumna Aditya Prakoso
moga tiap tahun ada
eNeS
beruntung kemaren pas kesana masih dibuka buat warga jateng-diy. jadinya blm serame sekarang hehe
Bahar
Nice info
Binthan Pramoedhimas
Fenomena alam yg jarang terjadi
Ilham akbar
Nice info
Hilman rusdiyanto
mantabbbbbb