Apa Betul Naik Gunung Bisa Jadi Obat Patah Hati?

Berada di tengah-tengah alam bebas memang bikin nyaman banget sampai ke batin. Buat yang menjalani aktivitas keseharian di perkotaan, bentangan panorama alam mampu jadi peredam rasa penat. Rasa lega, menghela udara segar diiringi kicauan burung. 

Apa Betul Naik Gunung Bisa Jadi Obat Patah Hati?

Itu baru separuh perjalanan menuju ke puncak gunung ya bro. Kalau sudah di titik tertinggi rasanya beda lagi. Senang bercampur haru. Raya syukur bakal terucap secara spontan. Terima kasih Tuhan, ciptaan-Mu begitu indah di tanah Indonesia. 

Karena naik gunung senikmat itu, banyak yang beranggapan kalau naik gunung juga bisa jadi obat patah hati. Benar nggak sih?

Tempat Ideal Buat Menyendiri

Apa Betul Naik Gunung Bisa Jadi Obat Patah Hati?

Muda-mudi sekarang kalau galau itu cari pelariannya selalu ke tempat yang bisa menenangkan hati. Memang sih pelarian obat sakit hati harus cari lokasi yang benar-benar jauh dari jejak memori waktu masih berduaan.

Daripada bikin kegiatan yang ngggak jelas, alasan mendaki gunung buat jadi obat sakit hati pun rasanya jadi masuk akal. Bikin cepat move, katanya.

Keindahan alam yang akan ditemui bisa bikin luka di hati sembuh pelan-pelan. Selain itu, suasana gunung yang sejuk dan sunyi juga bisa melahirkan pemikiran yang realistis dalam kehidupan.

Bertemu Banyak Orang

Apa Betul Naik Gunung Bisa Jadi Obat Patah Hati?

Image source: pexels.com/@ajaybhargavguduru

Galau bisa dilupakan ketika lo mulai banyak bertemu banyak orang. Nah jalur pendakian itu bakal selalu berpapasan dengan para pendaki lain. Komunikasi bisa terjalin di tiap pos peristirahatan pendakian. Dari situ bisa mulai melepas perasaan galau.

Bahkan kalau beruntung, jodoh bisa ada di sana. Tapi jangan jadi pelarian ya. Banyak lho kisah cinta yang berawal dari pertemuan di jalur pendakian. Bahkan nih ya, ada yang namanya tanjakan cinta di Gunung Semeru.

Konon katanya, kalau bisa melintasi jalur tersebut tanpa menoleh ke belakang. Maka permintaan soal jodol bisa terwujud. Bisa percaya bisa nggak. 

Momen Menikmati Alam

Apa Betul Naik Gunung Bisa Jadi Obat Patah Hati?

Image source: pexels.com/@aratuc-nash

Buat kalian yang lagi galau, ingat ya, pendakian ke gunung itu moment untuk menikmati perjalanan di tengah alam. Jangan disia-siakan. Lukisan alam yang mempesona ada di kiri kanan lo. Bahkan ada di depan mata ketika sampai di puncak tertinggi gunung yang lo berhasil lo jelajahi.

Nggak setiap hari lho bisa menikmati pemandangan luar biasa. Sayang banget kalau perjalanan lo masih kepikiran entah kemana. Fokus aja sama pijakan kaki selama perjalanan. Memang sih kenangan itu susah dilupain. Tapi ingat, lo ada di tengah alam.

Jangan sampai kalau pikiran lagi nggak fokus malah bikin celaka. Naik gunung pas lagi 'sakit-sakitnya' itu pilihan. Lo yang bisa mengendalikan emosinya. 

Kalau sudah mulai stabil, bisa banget buat melakukan kegiatan di alam lepas ini. Syukur-syukur benar-benar bisa jadi obat. Tapi kalau masih kebayang mantan terus, baiknya diurungkan dulu sampai kondisi pikiran stabil ya. 

Sayang rasanya kalau pendakian jadi beban pikiran. Alam yang segitu cantiknya jadi hambar rasanya. Padahal harusnya lo bisa terpesona melihat alam dari ketinggian ribuan kaki. Perkara patah hati bisa sembuh sendiri kok. Yuk move on, yuk. 

 

Source: https://mounture.com/cerita-petualang/patah-hati-naik-gunung-bisa-jadi-solusi/
In Depth Beginner Extreme solo traveling

6 COMMENTS

SHARE
Ldr_Lstyd
bisa jadi sih
Heni Oen
bisa jadi
Yumna Aditya Prakoso
mantap lur
agung
tq info ya
Ilham akbar
Mantap Luar biasa
Rdh
Bener banget