Ice Cross Downhill, Kawin Silang Extreme Sport Ski dan Ice Skating

Olahraga ekstrem berselancar selalu bikin tegang tapi mampu menyedot decak kagum penikmatnya. Mulai dari skateboard, surfing, sampai ski, kalau sudah beraksi di atas papan pasti bakal terpanah. Sorotan mata rasanya enggan menoleh ke arah lain, karena saking serunya memperhatikan akrobatik para atlet.

Ice Cross Downhill, Kawin Silang Extreme Sport Ski dan Ice Skating

Keluar dulu dari lintasan aspal dan gulungan ombak, mari kita bahas aksi menegangkan di arena bersalju. Ski sudah biasa, snowboarding juga nggak asing di telinga. Di era 2000-an, ada kejuaraan yang namanya ice cross downhill.

Olahraga ekstrem ini mengawinkan dua karakteristik olahraga, yakni ski downhill dan ice skating dalam satu tempat. Sama seperti extreme sport lainnya, untuk menjajal ice cross downhill butuh skill yang mumpuni. Dia tidak menggunakan papan sebagai alat bermanuver di lintasan es.

Para atlet ice cross downhill ini menggunakan sepatu skate yang biasa dipakai buat ice skating ketika menyusuri lintasan ekstrem. Sepatu skate ini memudahkan para atlet jika menghadapi gundukan.

Ajang Balap Penuh Ketegangan

Ice Cross Downhill, Kawin Silang Extreme Sport Ski dan Ice Skating

Image source: sports.stackexchange.com

Secara harfiah, ice cross downhill ini merupakan olahraga balap di lintasan es. Persis balapan sepatu roda, cuma lintasannya yang berbeda dan lintasan menurun curam. Rintangan untuk para atletnya yakni jalur berkelok dan gundukan. Nggak jarang para atlet kehilangan keseimbangan sehingga bisa dibalap lawan

Dalam ajang balap ini dalam satu pertandingannya diikuti oleh empat atlet. Para atlet nantinya akan bersiap lebih dulu di jalur start yang lokasinya di titik paling tinggi daripada lintasan. 

Setelah dimulai, para atlet bergegas tancap gas mengadu kecepatan. Mereka melewati gundukan dan sesekali mengerem di tikungan tajam menghindari benturan dengan lawan. Karena berisiko cedera maka peralatan pelengkapnya wajib untuk dipakai mulai dari helm, pelindung kaki hingga tangan.

Balapan Pertama Dimulai 2001

Balapan pertama ice cross downhill ini dimulai tahun 2001. Sponsor sudah masuk pada saat itu. Perlombaan ice cross downhill yang pertama diadakan di pasar ikan Stockholm. Ajang pertama ini bisa dibilang sebagai tahap uji coba untuk melihat pangsa pasar olahraga ekstrem balap di lintasan es.

Di kejuaraan pertama dimenangkan oleh Jasper Felder dari Swedia. Dua tahun kemudian yakni 2003-2004, Duluth, di Minnesota, menjadi tuan rumah acara ice cross downhill. Jasper Felder masih menjadi yang tercepat. Penonton dan peminatnya balap ice cross downhill ini mulai menyedot minat khalayak. 

Setiap tahunnya, ajang ini selalu berkembang. Pada musim 2012 penontonya mencapai 200.000 orang. Dan, di tahun 2018-2019 ajang balap ini merambah ke Asia, tepatnya di Yokohama Jepang. 

Olahraga ini cuma cocok buat lo yang gemar memacu adrenalin. Dengan kecepatan tinggi, lo bisa meluncur kencang dengan tujuan garis finish di bawah bukit. Para penonton sudah menunggu di garis finish. Cahaya lampu kelap kelip menyambut para atlet di garis finish.

Seru dan bikin tegang. Seandainya bisa diadakan di Indonesia. Tapi kedengarannya mustahil karena iklim di Indonesia yang berbeda. So, nikmatin aja dulu videonya ya. Kalau ada kesempatan di luar negeri tempat penyelenggaraan ice cross downhill, lo bisa meluangkan waktu untuk ke sana.

 

source: https://www.mldspot.com/sport/2016/03/16/olahraga-es-ekstrim-ice-cross-downhill
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

3 COMMENTS

SHARE
Ldr_Lstyd
nice info
Agung Sutrisno
Aksi menegangkan di arena bersalju
Ilham akbar
Wooo ekstrem