Waspadai Tiga Penyakit Berbahaya saat Mendaki Gunung ini, Bro!

Jalan menanjak yang terjal, jarak tempuh yang terbilang jauh, suhu udara yang relatif rendah serta carrier berat di punggung tentu menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap pendaki gunung. Yup, mendaki gunung memang membutuhkan fisik dan mental yang prima, agar bisa sampai di puncak dan kembali pulang dengan selamat. Disamping itu, lo juga harus waspada agar tidak terserang beberapa penyakit berbahaya saat mendaki gunung, bro. Berikut ulasan selengkapnya!

Waspadai Tiga Penyakit Berbahaya saat Mendaki Gunung ini, Bro!

Mendaki gunung bisa dibilang termasuk olahraga extreme yang membutuhkan persiapan matang. Butuh fisik dan mental yang kuat agar lo bisa sampai di puncak gunung dan kembali pulang dengan selamat, bro.

Menikmati ketenangan dan keindahan alam di puncak gunung memang memberikan kesan tersendiri bagi siapapun yang merasakannya. Namun, mendaki gunung tetaplah olahraga extreme yang memiliki segudang risiko.

Jika ceroboh atau kurang persiapan, maka lo bisa saja tergelincir di jalur pendakian atau bahkan terserang berbagai penyakit berbahaya yang sering menghantui para pendaki. Berikut ini tiga penyakit berbahaya saat mendaki gunung yang harus lo waspadai, bro!

Hipotermia

Waspadai Tiga Penyakit Berbahaya saat Mendaki Gunung ini, Bro!

Image source: blog.jadipergi.com

Kondisi di sekitar gunung memang terkenal dengan suhu yang sangat dingin. Suhu dingin inilah yang terkadang membuat beberapa pendaki merasa sulit untuk menyesuaikan diri lingkungan. Ketidakmampuan menyesuaikan diri dan ditambah dengan faktor kelalaian lain tentu saja bisa berimbas pada serangan penyakit hipotermia.

Biasanya, hipotermia terjadi saat suhu tubuh berada di bawah 35 derajat celcius. Orang yang terkena hipotermia akan menunjukkan penurunan suhu tubuh yang terbilang drastis. Bahkan, bila sudah parah, pendaki yang terkena hipotermia bisa hilang kesadaran dan sulit dikendalikan, bro.

Bila kondisi ini terjadi pada teman di kelompok pendakian lo, maka carilah tempat yang relatif hangat, yang terlindung dari angin dan air. Lalu, bungkus tubuh orang yang terkena hipotermia tersebut dengan sleeping bag atau emergency blanket. Setelah itu, konsumsilah minuman yang hangat dan manis untuk membantu menghangatkan tubuhnya dari dalam.

Oleh karena itu, persiapkanlah aktivitas mendaki gunung dengan matang. Bila perlu, lakukanlah aklimatisasi agar tubuh lo punya waktu untuk beradaptasi dengan kondisi suhu gunung yang terbilang dingin, bro.

Acute Mountain Sickness (AMS)

Waspadai Tiga Penyakit Berbahaya saat Mendaki Gunung ini, Bro!

Penyakit berbahaya saat mendaki gunung yang satu ini adalah penyakit gunung yang terjadi karena minimnya kadar oksigen saat berada di ketinggian pegunungan. Pada umumnya, AMS bisa terjadi saat lo berada di ketinggian lebih dari 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Sebaiknya, janganlah terburu-buru melangkah saat mendaki gunung, bro. Tujuannya, agar oksigen dan tekanan udara di dalam tubuh dapat melakukan penyesuaian dengan kondisi lingkungan yang baru.

Namun, sebagai sebuah penyakit, AMS bisa dikenali dengan mudah. Gejala yang muncul saat para pendaki terkena AMS biasanya berupa sakit kepala, mual dan muntah, kehilangan nafsu makan, dan sesak nafas.

Penanganan yang pertama yang bisa lo lakukan saat teman-teman pendaki lainnya terkena AMS adalah dengan turun ke tempat atau daerah yang lebih rendah. Setelah itu, berhentilah dan istirahatlah sejenak sampai tubuh mulai terasa lebih baik.

Frostbite

Waspadai Tiga Penyakit Berbahaya saat Mendaki Gunung ini, Bro!

Image source: britannica.com

Pada umumnya, frostbite menyerang bagian tubuh yang kurang terlindungi dan terpapar udara secara langsung, seperti jari tangan, hidung, kuping, dagu, dan pipi.

Bahaya yang timbul dari frostbite ini yaitu dapat membuat jaringan tubuh lo menjadi beku, bro. Ketika jaringan tubuh membeku, pasti lo bakal mati rasa atau tidak akan merasa apa-apa saat disentuh.

Tapi, kasus penyakit frostbite jarang sekali ditemukan di Indonesia lho, bro. Pasalnya, suhu udara gunung di Indonesia tidak terlalu dingin dibandingkan dengan gunung suhu gunung-gunung di luar negeri.

Jika lo ingin mendaki gunung di luar negeri maka lo harus tahu cara mengatasi penyakit berbahaya saat mendaki gunung yang satu ini, bro. Penanganan yang bisa dilakukan yaitu dengan tidak melakukan amputasi secara langsung.

Yup, lo bisa menghangatkan bagian tubuh yang terkena frostbite dengan air hangat yang suhunya sekitar 40 derajat celcius. Ibarat kulit mati, bagian tubuh yang mengalami frostbite pasti bakal terkelupas dengan sendirinya. Diamkan, sampai organ yang terkena frostbite tersebut merasa lebih baik dari sebelumnya.

So, itulah tiga penyakit berbahaya saat mendaki gunung yang harus lo waspadai. Jadi, siapkan pendakian lo dengan sempurna ya, bro. Selamat berpetualang!

 

Referensi : https://www.seva.id/blog/3-penyakit-berbahaya-saat-pendakian/
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

16 COMMENTS

SHARE
Heni Oen
ternyata tak semudah yg aku pikirkan
Ldr_Lstyd
ngeri juga y
agung
tq info ya
Ani
makasih infonya
Hilman rusdiyanto
mantabbbb
Rosida
Pengetahuan yg sangat bermanfaat
SURIANTO
Mantap infonya
Ilham akbar
Keren banget
Suranto simanullang
Harus lbh waspada dan safety
Yuniarto ( Tato )
nice info