Yang Para Pendaki Gunung Harus Tahu tentang Frosbite

Ketika jaringan tubuh seseorang membeku selama terpapar temperatur rendah atau angin dingin, berarti ia sedang terkena radang dingin atau frostbite, bro. Yup, frostbite memang seringkali menyerang pendaki di gunung-gunung yang memiliki suhu dingin yang sangat extreme. Apa itu frostbite? Lalu, bagaimana gejala dan cara mencegahnya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, bro!

Yang Para Pendaki Gunung Harus Tahu tentang Frosbite

Pada umumnya, frostbite menyerang bagian tubuh yang kurang terlindungi dan terpapar udara secara langsung, seperti jari tangan, hidung, kuping, dagu, dan pipi. Bahaya yang timbul dari frostbite ini yaitu dapat membuat jaringan tubuh lo menjadi beku, bro.

Ketika jaringan tubuh membeku, pasti lo bakal mati rasa atau tidak akan merasa apa-apa saat disentuh. Oleh karena itu, lo harus memahami informasi frostbite, gejala dan cara mencegahnya berikut ini, bro!

Sekilas tentang Frostbite

Yang Para Pendaki Gunung Harus Tahu tentang Frosbite

Image source: scouting.org

Radang dingin atau frostbite terjadi saat jaringan tubuh membeku selama terpapar temperatur rendah atau angin dingin. Jari tangan, jari kaki, telinga, dan hidung merupakan bagian tubuh yang paling sering terkena efek radang dingin. Sebab, bagian-bagian tubuh tersebut relatif sulit untuk tetap hangat dalam hawa dingin saat mendaki gunung, bro.

Frostbite dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan kulit. Oleh karena itu, lo harus bergerak cepat ketika lo atau teman kelompok pendakian lo menunjukan gejala frostbite, bro.

Gejala Radang Dingin

Yang Para Pendaki Gunung Harus Tahu tentang Frosbite

Seseorang yang terkena frostbite pasti bakal kulitnya bakal mengalami gatal-gatal dan menjadi lebih dingin dari biasanya. Pada kondisi yang sudah akut, kulit biasanya bakal mengalami kesemutan, dan bahkan bisa sampai mati rasa, bro.

Selain itu, warna kulit bakal berubah menjadi kebiruan, kemerahan, atau keabuan dan tampak menguning. Kulit juga menjadi lebih kaku karena sendi dan otot yang mengeras. Saat terkena suhu yang lebih hangat, kulit yang sudah mengalami frostbite akut juga bisa sampai melepuh, bro.

Pertolongan Pertama Frostbite

Yang Para Pendaki Gunung Harus Tahu tentang Frosbite

Image source: shouldersofgiants.com

Tindakan pertama yang harus dilakukan pada korban yang sudah menunjukan gejala frostbite adalah dengan menghangatkan bagian tubuh yang terpapar suhu dingin. Setelah itu, segeralah menuju tempat yang lebih hangat dan rendam atau kompres dengan air hangat bagian tubuh yang terkena frostbite tersebut, bro.

Pengobatan lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mandi dengan air yang memiliki suhu hangat. Tapi, jangan terlalu panas ya, bro. Sebab, air yang terlalu panas juga sangat berisiko membakar bagian kulit yang terkena frostbite.

Bisa juga dengan berendam dalam air hangat sampai bagian kulit yang terkena frostbite muncul rona berwarna merah muda. Rona ini merupakan tanda bahwa sirkulasi darah pada bagian yang terkena frostbite sudah kembali normal, bro.

Jika korban frostbite terlihat sudah sangat parah, biasanya bakal muncul rasa sakit saat penghangatan pada 10 menit terakhir sebelum bagian tubuh normal kembali. Setelah kembali normal, sebaiknya jaga tubuh tetap dalam kondisi hangat dengan berselimut tebal. Jika muncul rasa nyeri pada anggota tubuh yang mengalami frostbite, minumlah minuman hangat untuk membantu mengurangi rasa nyerinya.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengatasi Frostbite

Mengetahui tips mengatasi frostbite sangatlah penting. Tujuannya, tentu saja untuk menghindari kesalahan dalam penanganannya yang bisa saja mengakibatkan rusaknya jaringan tubuh yang terkena frostbite, bro.

Hindari pemijatan pada bagian yang terkena frostbite, karena bisa memicu kerusakan jaringan. Selain itu, hindari pula menghangatkan tubuh akibat frostbite dengan menggunakan penghangat kering, seperti misalnya penghangat elektrik atau sumber hangat dari cahaya lampu, karena kulit yang mengalami frostbite menjadi sangat rentan terbakar, bro.

Mencegah Frostbite

Gunakanlah pakaian tebal atau pakaian khusus untuk cuaca dingin saat ingin mendaki gunung yang terkenal memiliki suhu yang sangat dingin, bro. Aturan berpakaian yang direkomendasikan adalah menggunakan pakaian hangat pada lapisan pertama atau yang langsung menempel pada kulit, dan lapisi dengan jaket khusus untuk mendaki gunung.

Hindari menggunakan pakaian dalam yang ketat. Pasalnya, hal tersebut bisa mengganggu pernapasan, bro.

Hilangnya rasa hangat seringkali terjadi di bagian kepala, seperti pada bagian kuping, hidung dan pipi. Oleh karena itu, sebaiknya gunakanlah masker atau buff dan topi gunung khusus saat mendaki agar bagian tubuh tersebut tetap hangat.

Pelajari dengan baik gejala dan tanda utama terjadinya frostbite, yaitu kesemutan dan mati rasa. Jika mengalaminya, segera cari pertolongan dan lakukan tindakan penanganan yang tepat, bro.

Nah, itulah beberapa informasi terkait frostbite, gejala dan cara mencegahnya. Tetap utamakan keamanan dan keselamatan saat mendaki gunung ya, bro. Selamat berpetualang!

 

Referensi : https://akasakaoutdoor.co.id/blogs/aks-tips/apa-itu-radang-dingin-frostbite-dan-bagaimana-mencegahnya
In Depth Beginner Extreme solo traveling

8 COMMENTS

SHARE
Yuniarto ( Tato )
Nambah pengetahuan nih
agung
tq info ya
Kristian Mustafa
Thanks infonya min.
Rdh
Nice info
acosabriansyah@gmail.com
Mantap Sekali
Fajar Satritama
Nice info
Dewandi amirullah
Nice info
Ldr_Lstyd
ngeri hihi