Eksotisme Gunung Mutis di NTT, Titik Bersemayamnya Raja Timor

Naik ke puncak gunung Mutis di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini nggak cuma dapat sensasi kepuasan yang namanya petualangan di alam lepas. Lebih luas dari itu, lo bakal dapat cerita legenda di sana.

Eksotisme Gunung Mutis di NTT, Titik Bersemayamnya Raja Timor

Gunung Mutis ini salah satu gunung yang terdapat di Pulau Timor dengan ketinggian 2.458 mdpl. Gunung ini tercatat yang tertinggi di wilayah Timor Barat. Secara administratif berada di perbatasan kabupaten Timor Tengah Utara dengan Kabupaten Timor Tengah Selatan.

 

Gunung ini masih jarang banget didaki para pecinta alam. Karena memang destinasi ini masih minim banget informasi. 

 

Buat yang baru dengar, Gunung Mutis ini memiliki tiga puncak yaitu Nuaf Muna, Nuaf Nefomasi dan Nuaf Nupala. Secara topografi memiliki relief berbukit sampai bergunung membentuk tapal kuda dengan lembah besar membuka ke arah timur. Pemandangannya jangan diragukan bro, bisa bikin terhipnotis dengan keindahannya bro.

 

Vegetasi di Gunung Mutis ini masuk dalam tipe hutan homogen dataran tinggi dengan kerapatan yang didominasi flora ampupu dan cendana. Nggak cuma itu, para pendaki juga bakal dimanjakan dengan tanaman paku-pakuan, rumput-rumputan, sampai bonsai.

Legenda di Puncak Mutis

Eksotisme Gunung Mutis di NTT, Titik Bersemayamnya Raja Timor

Image source: instagram.com/ervan_dimu

Selain terpukau dengan pemandangannya, kalau mendaki di sini lo bakal dapat banyak cerita. Salah satunya soal legenda para raja Timor di Puncak Gunung Mutis.

Konon katanya, menurut legenda, Mutis merupakan gunung tempat bersemayamnya para Raja-raja (Usif) Timor. Di puncak Mutis, para raja-raja Timor membahas dan membagi wilayah kekuasaan, dan ketika semua raja telah mendapat wilayahnya masing-masing, maka mereka menyebut kata 'Mutis' yang berarti lengkap.

Untuk sampai ke Gunung Mutis ini susah-susah gampang.  Gunung mutis berada di Kecamatan Fatumnasi dan Kecamatan Tobu Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kalau dari kota Kupang jaraknya kurang lebih 150 kilometer.

Nah kalau lo dari Jakarta, sudah pasti harus melalui jalur udara dengan mendarat di Bandara Eltari Kupang. Dari Kupang baru deh berkendara ke Kota Soe sekitar 2 sampai 2,5 jam karena jaraknya 110 kilometer.

Sepanjang perjalanan itu, pemandangannya udah bikin para wisatawan tergoda untuk berhenti sekadar foto-foto. Saat jarak tempuh itu lo bakal bertemu Jembatan Noelmina dan Puncak Siso. Sunset dari Puncak Piso bagus banget lho.

Kalau sudah sampai di Soe, baiknya menginap dulu bro. Baru deh besok paginya melanjutkan perjalanan ke Desa Fatumnasi. Jarak dari Soe ke Fatumnasi sekitar 40 kilometer. Kira-kira 3 jam deh, karena memang medan yang dilalui juga belum baik sehingga waktu yang dihabiskan lumayan lama.

Daya Tarik Gunung Mutis

Eksotisme Gunung Mutis di NTT, Titik Bersemayamnya Raja Timor

Image source: instagram.com/dhany_rihi29

Hutan di sekitar Gunung mutis yang terkenal adalah Hutan Bonsai. Hutan bonsai eksotis karena suasananya di negeri dongeng. Hutan ini berada di jalur yang masih bisa dilalui mobil 4WD.

Kalau berangkat ke basecamp menggunakan mobil malam hari, wisatawan nggak bakal sadar kalau pemandangan kanan kiri yang dilewati merupakan hutan bonsai. Jadi para wisatawan baru menyadari ketika jalan kembali untuk pulang.

Hutan ini disebut bonsai karena bentuk pohonnya seperti bonsai. Lepas dari hutan bonsai, pengunjung akan melewati hutan eukaliptus atau ampupu. Kadang terlihat kawanan sapi dan kuda merumput. 

Kalau mau melihat sunrise di Padang 1 disarankan berangkat dari tempat menginap maksimal jam 4 pagi bro. Lo bisa menikmati matahari timbul dari ufuk timur. Lokasinya berupa padang savana luas di kaki Gunung Mutis yang disebut Padang 1.

 

Source: https://travel.detik.com/fototravel/d-5146961/foto-kabin-pesawat-canggih-anti-corona-di-masa-depan
Urban Places Beginner Extreme solo traveling

12 COMMENTS

SHARE
Ldr_Lstyd
pengen kesana
dephy
sensasi beda naik gunung
Hilman rusdiyanto
kereeennnnn
Ilham akbar
Keren banget
Heni Oen
baru tau sejarahnya
arief
keren banget asl
Muhammad Fanji
Mantab banget ini
Bahar
Nice info
Cecep Jajang
Tahun mana ya bisa kesana
Rdh
Kereeeeen