PSBB Jakarta Diperketat Lagi Nih Bro, Yuk Patuhi Protokol Kesehatan!

Pandemi Corona di Indonesia kurang lebih sudah masuk bulan ke-6. Sampai sekarang pemerintah juga masih berupaya menekan kasus positif yang terus naik per harinya. Dua Sebulan terakhir lonjakan terus terjadi, sampai-sampai kasus per harinya ada di angka 3000-an.

PSBB Jakarta Diperketat Lagi Nih Bro, Yuk Patuhi Protokol Kesehatan!

Angka itu sudah pasti bukan kabar baik. Memprihatinkan dengan kondisi yang serba sulit, saudara-saudara kita juga jatuh hilang nyawa. Angka kasus kematian gegara Corona terus naik

Jakarta sebagai ibu kota negara salah satu provinsi yang terus menyumbang angka kasus positif Corona. Per hari bisa seribuan lebih orang tercatat terinfeksi COVID-19. 

Angka yang terus melonjak itu akhirnya diputuskan PSBB DKI Jakarta kembali ke awal Corona muncul. Artinya, pergerakan diperketat, perkantoran lagi-lagi work from home alias WFH, tempat-tempat hiburan tutup total.

PSBB Pertama di DKI Jakarta

PSBB Jakarta Diperketat Lagi Nih Bro, Yuk Patuhi Protokol Kesehatan!

Image source: AP Photo/Tatan Syuflana

Mundur ke belakang, PSBB DKI Jakarta yang pertama kali itu diterapkan pada 10 April sampai 23 April 2020. Banyak banget jenis kegiatan yang diberhentikan, antara lain perkantoran, gedung sekolah ditutup, ojek online dibatasi, hingga warga tidak boleh berkerumun.

Semua orang wajib melaksanakan protokol kesehatan cegah COVID-19, termasuk mengenakan masker bila sedang di luar rumah. PSBB hanya berlaku dua bulan.

Pada bulan 5 Juni sampai 2 Juli, mulai ada pelonggaran nih bro. Saat itu PSBB berubah menjadi PSBB Transisi. Aktivitas yang yang sempat ditutup pelan-pelan diizinkan lagi untuk beroperasi.

Cuma nggak memang nggak 100 persen. Sejumlah kegiatan dibolehkan dibuka dengan catatan kapasitasnya nggak boleh lebih dari 50 persen. Perkantoran, rumah makan, transportasi, hingga fasilitas olahraga outdoor hanya diizinkan 50 persen aja.

PSBB Transisi ini terus diperpanjang. Bahkan di timeline Pemprov DKI ada PSBB Transisi fase II, yang mana sektor-sektor tempat hiburan seperti bioskop rencananya akan dibuka.

Kembali ke PSBB Awal

PSBB Jakarta Diperketat Lagi Nih Bro, Yuk Patuhi Protokol Kesehatan!

Image source: asia.nikkei.com

Berdasarkan data, PSBB Transisi di DKI ternyata nggak bikin kasus Corona mereda. Malahan, dari data per bulannya terus naik. Tempat tidur di rumah sakit semakin penuh. Sekitar 77% tempat tidur isolasi telah terisi oleh pasien COVID-19. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan PSBB yang diperketat lagi ini melarang beberapa kegiatan lagi di luar ruangan.

Contohnya, perkantoran harus WFH lagi, tempat hiburan ditutup, rumah makan hingga kafe masih bisa beroperasi tapi hanya untuk take away alias dibawa ke rumah, terus transportasi juga dibatasi lagi. Nggak semua perkantoran sih yang diwajibkan WFH, ada sektor-sektor genting yang tetap harus beroperasi. 

Yuk, Patuhi Protokol Kesehatan

PSBB Jakarta Diperketat Lagi Nih Bro, Yuk Patuhi Protokol Kesehatan!

Image source: AFP Photo

Saat PSBB awal, Pemprov DKI sudah menerbitkan aturan soal protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Mulai dari vaksin, kebersihan lingkungan kerja, dan terutama masker.

Masker jangan sampai terlewat bro. Karena selain jaga jarak, masker sebisa mungkin jangan hanya tersimpan di saku atau di kantong tas. Biar sama-sama saling menjaga, yuk sama-sama taat sama aturan. Bantu juga tekan angka dan nggak menularkan virus ke orang sekitar. Harapannya sama kok, supaya kondisinya bisa benar-benar normal lagi.

Catat ya bro, protokol kesehatan yang harus dipatuhi.

1. Memastikan tempat kerja selalu dalam keadaan bersih dan higienis

2. Memiliki kerja sama operasional perlindungan kesehatan dan pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) dengan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk tindakan darurat

3. Menyediakan vaksin, vitamin dan nutrisi tambahan guna meningkatkan imunitas pekerja

4. Melakukan disinfeksi secara berkala pada lantai, dinding dan perangkat bangunan tempat kerja

5. Melakukan deteksi dan pemantauan suhu tubuh karyawan yang memasuki tempat kerja serta memastikan karyawan yang bekerja di tempat kerja tidak sedang mengalami suhu tubuh diatas normal atau sakit

6. Mengharuskan cuci tangan dengan sabun dan/atau pembersih tangan (hand sanitizer) termasuk menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah di akses pada tempat kerja; Baca juga: Ratusan Pesertanya Terjangkit Corona, Tablighi Jamaat Disorot Tajam

7. Menjaga jarak antar sesama karyawan (physical distancing) paling sedikit dalam rentang 1 (satu) meter

8. Melakukan penyebaran informasi serta anjuran/ himbauan pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) untuk disebarluaskan pada lokasi strategis di tempat kerja

9. Dalam hal ditemukan adanya karyawan di tempat kerja yang menjadi pasien dalam pengawasan, maka: 

a) Aktivitas pekerjaan di tempat kerja harus dihentikan sementara paling sedikit 14 (empat belas) hari kerja

b) Petugas medis dibantu satuan pengaman melakukan evakuasi dan penyemprotan disinfektan pada seluruh tempat, fasilitas dan peralatan kerja

c) Penghentian sementara dilakukan hingga proses evakuasi dan penyemprotan disinfektan, serta pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan isolasi tenaga kerja yang pernah melakukan kontak fisik dengan tenaga kerja yang terpapar Corona Virus Disease (Covid-19) telah selesai.

Trending Beginner Extreme solo traveling

12 COMMENTS

SHARE
Kristian Mustafa
Nice Info.
Heni Oen
plus tdk boleh pake masker scuba
Bahar
Nice info
acosabriansyah@gmail.com
Ikuti protokol kesehatan itu lebih baik
Yuniarto ( Tato )
Waduhhhh kapan berakhir nih
Rdh
Nice info
Dwison Sinukaban
Patuhi Protokol Kesehatan
Agus Sungkawa
Demi kesehatan bersma mari kita patuhi protokol sehat
Bahar
Nice info
Ldr_Lstyd
stay safe