Jenis-jenis Bivak Semi Alami Untuk Keperluan Survival

Apa yang terlintas di pikiran lo saat mendengar kata bivak? Yup, bivak memang seringkali digunakan sebagai tempat berteduh sekaligus beristirahat saat situasi darurat. Apa saja jenis bivak semi alami yang terbilang mudah dibuat untuk keperluan survival? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, bro!

Jenis-jenis Bivak Semi Alami Untuk Keperluan Survival

Menurut KBBI, Bivak adalah pondok (tempat bermalam) sementara di tengah hutan dan sebagainya (bagi tentara dan sebagainya). Fungsi dari bivak yaitu sebagai tempat perlindungan diri dari faktor alam dan lingkungan, seperti terik matahari, udara dingin, guyuran hujan, tiupan angin maupun gangguan dari binatang ketika berada di alam bebas, bro.

Bivak sebenarnya terbagi atas dua jenis berdasarkan struktur bahannya, yaitu bivak alami dan bivak semi alami. Bivak alami merupakan bivak yang dibangun menggunakan bahan-bahan yang tersedia dari alam. Sedangkan, bivak semi alami yaitu bivak yang dibangun menggunakan bahan-bahan alam yang dipadukan dengan bahan buatan manusia, seperti flysheet ataupun jas hujan ponco, bro.

Bivak semi alami bisa dibilang menjadi bivak yang relatif mudah untuk dibangun. Pasalnya, bivak jenis ini hanya membutuhkan jas hujan ponco ataupun flysheet dan sedikit tali atau apapun agar bisa terikat di semak belukar atau pepohonan yang tersedia. Berikut ini beberapa jenis bivak semi alami serta keunggulannya yang bisa lo manfaatkan untuk keperluan survival!

Bivak Rangka A

Jenis-jenis Bivak Semi Alami Untuk Keperluan Survival

Image source: dedlee30.blogspot.com

Bivak model ini sangat sederhana dan hanya memerlukan satu dahan panjang sebagai dasar, dengan dahan-dahan lebih kecil sebagai “penutup”. Carilah dahan panjang yang cukup tebal dan lebih panjang dibandingkan tinggi tubuh lo sendiri.

Sandarkan salah satu ujungnya pada tunggul kayu mati sebagai rangka dasar. Temukan dahan-dahan yang lebih kecil dan sandarkan di setiap sisi dahan panjang hingga membentuk “atap” atau rangka A. Bivak rangka A pun bisa digunakan berteduh sementara untuk keperluan survival.

Bivak ini memang terbilang praktis dan cepat dibuat. Bahkan, lo nggak perlu mengikat dahan-dahannya jika memang tidak ada pengikatnya, bro. Akan tetapi, bivak ini hanya muat untuk satu orang, dan kurang hangat karena tidak bisa memerangkap panas dari api unggun secara efektif.

Bivak Model Teepee (Rumah Kerucut ala Suku Indian)

Jenis-jenis Bivak Semi Alami Untuk Keperluan Survival

Image source: survivalkit.com

Bivak model teepee ini memang bisa dibuat dengan ukuran lebih besar. Akan tetapi, lo harus menemukan dahan-dahan yang cukup panjang dan kokoh, bro. Caranya, temukan atau patahkan beberapa dahan panjang yang kaku sebagai rangka dasar.

Susun dahan-dahan tersebut sehingga berbentuk mirip kerucut, lalu ikat ujung bagian atasnya dengan tali dengan kuat. Jika tidak ada tali, sandarkan batang-batang tersebut di sebatang pohon besar. Setelah rangka sudah jadi, tambahkan terus dahan panjang hingga seluruh bagian bivak tertutup.

Lo juga bisa menambahkan dahan-dahan berdaun lebat untuk menutupi sela-selanya. Jangan lupa mengibas-ngibaskan dahan yang berdaun sebelum menutupi bivak. Tujuannya, tentu saja untuk menjatuhkan ular atau serangga yang mungkin terselip atau bersembunyi, bro. Bivak ini besar dan cukup tertutup, tetapi mudah runtuh jika tidak diikat dengan kuat dan ada angin kencang.

Bivak Setengah Terbuka

Bivak ini bentuknya mirip separuh atap, dengan bagian depan yang terbuka. Lo bisa membangunnya di antara dua pohon yang berjarak sekitar dua hingga tiga meter. Caranya, temukan batang dahan terbilang tebal yang panjangnya sedikit melebihi jarak antara kedua pohon.

Ikat secara vertikal di antara kedua pohon tersebut. Sandarkan dahan-dahan di salah satu sisinya hingga rapat, sehingga membentuk separuh atap. Bivak ini memang cocok sebagai tempat berteduh sementara, namun kurang cocok untuk menghadapi udara malam yang cukup dingin, bro.

Tapi, kalau lo membuat api unggun di depannya, maka panas dari api bisa saja memantul di “dinding” bivak, sehingga bisa terasa lebih hangat. Selain itu, lo juga bisa menambah dahan di bagian samping bivak untuk berlindung dari angin malam, bro.

So, itulah beberapa jenis bivak semi alami yang terbilang mudah dibuat untuk keperluan survival. Tetap utamakan keamanan dan keselamatan saat berpetualang ya, bro!

Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

13 COMMENTS

SHARE
Dewandi amirullah
Kereenn info nya
Agung Sutrisno
Cocok sebagai empat untuk berlindung
Agus Sungkawa
Nice informasi
agung
tq info ya
Ldr_Lstyd
keren cuy
Bahar
Nice info
dephy
tempat berteduh dan beristirahat sementara
Yuniarto ( Tato )
info yg bagus
SIGIT PANGESTI AJI
good idea
Syahrul Ramadan
Keren banget cuii