Waktu Terbaik untuk Mendaki Gunung di Indonesia

Berhasil sampai di puncak gunung sambil memandangi pemandangan dari ketinggian tanpa terhalang kabut tebal pasti jadi impian para pendaki gunung. Agar mendapat pengalaman yang berkesan tentu saja ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum mendaki gunung. Kapan saja waktu terbaik untuk mendaki gunung di Indonesia? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, bro!

Waktu Terbaik untuk Mendaki Gunung di Indonesia

Aktivitas ekstrem mendaki gunung memang membutuhkan rangkaian persiapan matang agar semua berjalan sesuai dengan harapan. Selain mempersiapkan fisik dan barang-barang logistik, memperkirakan waktu terbaik untuk mendaki pun harus dilakukan.

Tujuannya, tentu saja agar lo mendapatkan pengalaman yang berkesan dan takkan terlupakan, bro. Oleh karena itu, lo harus terapkan tips mencari waktu terbaik untuk mendaki gunung di Indonesia berikut ini!

Pilih Pagi, Siang atau, Malam?

Waktu Terbaik untuk Mendaki Gunung di Indonesia

Image source: unsplash.com/@falaqkun

Mendaki gunung pada pagi, siang atau malam pasti memiliki pertimbangan masing-masing. Tapi, kalau lo memilih mendaki pada pagi hari, pasti tubuh lo bakal lebih bersemangat. Pasalnya, udara pagi hari di daerah pegunungan biasanya masih terasa sejuk, bro.

Sedangkan, kalau lo mendaki siang hari pasti bakal membutuhkan perjuangan dan tenaga ekstra, mengingat teriknya sinar matahari bisa sangat menyulitkan dan bisa saja memicu dehidrasi, bro.

Pilihan terakhir adalah mendaki pada malam hari yang bagi beberapa pendaki terlihat ideal, mengingat suhu lebih bersahabat dan bonusnya bisa menyaksikan matahari terbit di esok hari. Namun, perlu diingat bahwa setiap gunung memiliki kebijakan masing-masing tentang jam pendakian. Contohnya di puncak Mahameru, pendaki harus sampai sebelum pukul sembilan agar tidak bertemu angin pembawa gas beracun, bro.

Jika gunung tujuan lo memiliki trek relatif singkat, sebaiknya lakukanlah pendakian pada malam hari, bro. Namun, pastikan dalam kelompok pendakian ada anggota yang sudah berpengalaman agar tidak tersesat, mengingat mendaki gunung di malam hari tentu saja membutuhkan teknik pembacaan rute yang lebih teliti.

Sedangkan kalau gunung tujuan lo memiliki jalur pendakian yang terbilang panjang, berangkat di awal hari adalah pilihan terbaik. Lakukanlah pendakian sampai matahari akan tenggelam. Jika masih belum sampai di checkpoint tujuan, lanjutkan kembali pendakian saat malam hari agar bisa menyaksikan indahnya pemandangan langit dari puncak gunung, bro.

Musim Hujan atau Kemarau?

Waktu Terbaik untuk Mendaki Gunung di Indonesia

Image source: unsplash.com/@betagamma

Mendaki gunung di musim hujan memang lebih nyaman bagi sebagian orang, karena situasi langit yang cenderung mendung. Namun, hal ini tentu saja akan sangat mengganggu perjalanan, apalagi soal keamanan barang-barang yang lo bawa, bro.

Di sisi lain, kemarau dengan terik mataharinya menawarkan penampakan langit biru bersih serta indahnya malam penuh bintang. Waktu yang ideal untuk pendakian adalah musim panas yang jatuh pada akhir April sampai awal Oktober. Pasalnya, pada periode ini banyak terdapat hari-hari libur perayaan berbagai momen besar, salah satunya hari peringatan kemerdekaan Indonesia.

Lantaran menjadi periode favorit banyak pendaki, bulan itu cenderung ramai sehingga lebih sulit menemukan titik kemah terbaik. Sebagai alternatif, lo bisa memilih keberangkatan pada periode Mei sampai Juni atau pertengahan sampai akhir Oktober. Meski sudah memasuki musim hujan, tapi intensitasnya belum terlalu banyak, bro.

Mengunjungi Gunung Tertentu, Inilah Saat-saat Terbaiknya

Waktu Terbaik untuk Mendaki Gunung di Indonesia

Image source: unsplash.com/@nurhadi_id

Setiap gunung pasti memiliki sejumlah peraturan dan karakteristik alam yang berbeda-beda. Oleh karena itu, lo wajib mengetahui saat-saat terbaik untuk mengunjunginya agar tidak ada halangan yang berarti, bro. Di Indonesia sendiri, kurang lebih terdapat 12 gunung pendakian terfavorit sehingga masing-masing memiliki jatah per bulan.

Di Jawa Timur, ada gunung Semeru dan Ijen yang ideal untuk didaki pada Mei dan Juli. Bergeser ke bagian tengah, Sindoro, Merbabu, dan Prau, mendapat waktu kunjung dimulai dari awal tahun, Maret dan November. Selanjutnya, Papandayan dan Gede Pangrango berada di Jawa Barat dengan saat terbaik eksplorasi pada Februari dan April, bro.

Pulau Sumatera memiliki dua gunung andalan yaitu Kerinci dan Dempo. Keduanya lebih direkomendasikan untuk dikunjungi pada Juni dan Desember, bro. Sementara Sulawesi, gunung Bawakaraeng dengan sajian hamparan panorama hijau cocok dieksplorasi pada bulan kesembilan, September.

Tahu Gunung Rinjani kan, bro? Nah, gunung yang terletak di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat ini pemandangan eksotiknya lebih seru dinikmati pada Agustus. Terakhir, yang jauh dan sangat ekstrem yaitu Puncak Cartenz di Papua direkomendasikan didaki pada Oktober karena merupakan peralihan musim kemarau ke hujan. Kalau lo rencananya mau mendaki bulan apa, bro?

 

Referensi : https://akasakaoutdoor.co.id/blogs/aks-journal/kenali-waktu-terbaik-untuk-pendakian-demi-mendapat-pengalaman-terbaik
Tips Beginner Extreme solo traveling

10 COMMENTS

SHARE
Dewandaru Krisna Wisnu
Thanks for info
Agus Sungkawa
Informasi yang bermanfaat
Heni Oen
wah jadi kepingin pergi
agung
tq info ya
Ldr_Lstyd
nice info
Bahar
Nice info
Heni Oen
maret fan nov cocok utk naik gunung
Heni Oen
thanks infonya jadi tau timing yang tepat
Rdh
Nice info
Allink
Mantapppp