Katanya Camping Bisa Ngobatin Insomnia, Benar Nggak Sih?

Acung jari deh yang punya masalah sama susah tidur alias insomnia. Insomnia memang kadang ganggu banget. Bukan cuma merusak waktu istirahat, tapi juga bisa bikin imun jadi turun.

Katanya Camping Bisa Ngobatin Insomnia, Benar Nggak Sih?

Meski begitu, bukan berarti lo yang insomnia haru mengandalkan obat tidur ya. Sebab, insomnia yang paling umum itu gara-gara rasa cemas, stres, atau kebiasaan yang buruk. Makanya paling mudah mengatasinya ya ubah kebiasaan tidur malam.

Tapi kalau masih nggak bisa juga, ada juga kok cara-cara lainnya, tanpa harus mengonsumsi obat tidur. Nah, menurut penelitian, pergi camping disebutkan bisa lho jadi obat insomnia. 

Jadi kalau tubuh terkena cahaya alami bisa membuat tubuh kembali normal. Dan itu bisa membuat para penderita insomnia beristirahat lebih nyenyak dengan keadaan segar.

Benar Nggak Sih?

Katanya Camping Bisa Ngobatin Insomnia, Benar Nggak Sih?

Image source: unsplash.com/@tlisbin

Dalam penelitian itu pergi camping dan tidur di dalam tenda sangat dianjurkan. Terutama buat orang-orang yang suka begadang. Sang peneliti, Kenneth Wright, professor fisiologi integratif di University of Colorado menulis kalau lingkungan modern yang sekarang banyak dihuni manusia itu secara signifikan memperlambat ritme sirkadian dalam tubuh.

Buat yang belum paham, ritme sirkadian merupakan sistem internal tubuh yang mengatur banyak hal, mulai dari siklus tidur hingga pencernaan. Jadi menurut penelitian Wright, ritme yang bergeraknya lambat bisa berpengaruh sama kesehatan tubuh.

Dan katanya, berkemah alias camping bisa menjadi salah satu solusi buat mengukur ritme sirkadian ini supaya jadi normal lagi.

Namun ada penelitian juga, yang memang untuk mengobati insomnia harus terkena paparan cahaya matahari. Nggak mesti melakukan camping, tapi bisa juga dengan cara bangun pagi secara rutin, lalu luangkan keluar rumah untuk jalan-jalan di bawah sinar matahari. Setidaknya lakukan kebiasaan itu selama satu jam. 

Cara Efektif Usir Insomnia

Katanya Camping Bisa Ngobatin Insomnia, Benar Nggak Sih?

Image source: unsplash.com/@scottagoodwill

Selain harus terkena sinar matahari, untuk mengobati insomnia juga harus memperhatikan kondisi sprei tempat tidur dalam keadaan yang bersih. Menurut penelitian oleh National Sleep Foundation, kebersihan sprei mempengaruhi kualitas tidur seseorang.

So, ingat lagi ya bro, kapan terakhir kali lo mengganti sprei. Diupayakan lo harus ganti dan cuci sprei setiap seminggu sekali dengan air hangat. Terus taburkan baking sida di kasur. Jangan langsung dipakai tidur, tapi didiamkan dulu beberapa jam. Baru deh bersihkan lagi pakai vakum cleaner.

Ada lagi metode yang umum banget dilakukan supaya bisa tidur nyenyak di malam hari. Yakni siapkan camilan terbaik lo menjelang tidur. Kalau bisa lo kombinasikan antara karbohidrat dan protein. Makanan rendah gula seperti gandum dengan susu, perlu dicoba satu jam sebelum tidur. 

Kenapa karbo dan sereal? Karena kedua bisa merangsang serotonin di dalam otak. Kandungan triptofan pada susu bisa diubah menjadi serotonin. Sedangkan kalsium dan magnesium bikin tubuh jadi lebih tenang.

Kegiatan lainnya itu, melakukan Yoga. Latihan napas dan meditasi dari olahraga ini bisa memberikan kualitas tidur yang lebih baik. Sebenarnya olahraga apa saja bisa sih, asal dilakukan secara rutin dengan porsi yang tepat.

Dijamin deh olahraga bisa meningkatkan kualitas tidur. Kalau yang nggak mau rumit, coba deh jalan kaki selama 30 menit selama 5 hari per minggu. Olahraga itu bisa mengatasi masalah tidur.

In Depth Beginner Extreme solo traveling

7 COMMENTS

SHARE
Agus Sungkawa
metode yang umum banget dilakukan supaya bisa tidur nyenyak di malam hari.
Heni Oen
kalau ada cemilan makin melar dong
Dewandi amirullah
Bawaan dari lahir nieh hahahahah
agung
tq info ya
Ldr_Lstyd
bener sih
Dwison Sinukaban
olahraga paling efektif meningkatkan kualitas tidur
Yuniarto ( Tato )
Sipplppl