Hutan Mangrove PIK, Referensi Liburan Asyik di Akhir Pekan

Apa yang terlintas dipikiran lo ketika mendengar nama kota Jakarta? Pasti nggak jauh dari kesibukan, tempat yang panas dan gersang. Tapi, ternyata Jakarta masih punya hutan, lho. Meskipun nggak seperti hutan dengan pepohonan yang lebat dan tinggi seperti pada umumnya, tapi hutan mangrove di Pantai Indah Kapuk (PIK) ini cukup hijau dan menyejukan, bro. Berikut ulasan selengkapnya!

Hutan Mangrove PIK, Referensi Liburan Asyik di Akhir Pekan

Hutan Mangrove PIK bisa dibilang lumayan teduh dan cocok banget buat melepas stres di akhir pekan. Yup, salah satu hutan di Jakarta ini memang nyaman untuk dikunjungi, asri dan menawarkan suasana yang alami.

Kalau lo tinggal di Jakarta atau di sekitarnya, maka tempat ini cocok banget buat referensi destinasi liburan akhir pekan lo, bro. Tertarik untuk ke sini? Simak dulu informasi terkait hutan mangrove PIK berikut ini!

Menikmati Udara Segar di Hutan Mangrove PIK

Hutan Mangrove PIK, Referensi Liburan Asyik di Akhir Pekan

Image source: jakartamangrove.id

Hutan Mangrove PIK atau yang dikenal juga dengan sebutan Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk memang cocok banget buat lo yang ingin menikmati kesegaran di wilayah Ibukota, bro. Di tempat yang asri ini lo bisa menikmati angin sepoi-sepoi di tengah hutan mangrove, dengan suasana yang hijau dan modern.

Kawasan ini terdiri dari luas lahan sekitar 99 hektar dan 40% lahannya dimanfaatkan untuk hutan mangrove. Tempatnya memang agak mojok, yaitu pada bagian ujung perumahan Pantai Indah Kapuk, tapi itulah sedikit sensasi dari petualangan di tempat ini, bro.

Aksesnya dibuat dari kayu gelondongan serta pegangan sederhana, yang menjadi jalan utama untuk mengantarkan lo ke berbagai spot di Hutan Mangrove PIK. Jadi, jangan sampai salah pakai alas kaki ya, bro.

Kalau lo mengajak teman perempuan untuk travelling ke tempat ini, maka sebaiknya hindari penggunaan sepatu high-heels atau yang semacamnya. Sebab, ia bisa saja keseleo, terpeleset, atau bahkan tergelincir di antara batang kayu yang menjadi jalan utama sebagian besar di tempat ini, bro. Sebaiknya, gunakanlah sandal atau sneakers, karena bakal lebih nyaman dan memudahkan untuk melangkah di Hutan Mangrove PIK.

Nggak hanya dijadikan sebagai tempat menahan abrasi dari ganasnya ombak laut, Hutan Mangrove PIK juga memiliki fungsi rekreasi bagi warga Jakarta untuk mendapat udara segar dan mengurai penat setelah bekerja. Dan karena suasananya begitu asri, nggak heran kalau waktu berkunjung ke Hutan Mangrove PIK lo bakalan bertemu pasangan yang sedang melakukan sesi foto pre-wedding. Suasananya memang mendukung banget.

Jangan Bawa Kamera Digital atau Perangkat Kamera Lainnya

Hutan Mangrove PIK, Referensi Liburan Asyik di Akhir Pekan

Image source: jakartamangrove.id

Mengabadikan suasana yang hijau dan modern di hutan mangrove PIK memang menjadi salah satu aktivitas wajib yang nggak boleh dilewatkan. Tapi, jangan pernah membawa kamera digital atau perangkat kamera lainnya ke tempat ini, bro. Sebab, pengunjung yang kedapatan membawa barang tersebut bakal didenda sebesar satu juta rupiah!

Di bagian depan, tepatnya di sekitar pintu masuk memang sudah diberi tanda larangan membawa kamera. Oleh karena itu, lo juga harus taat dan mematuhinya. Tapi tenang, lo masih bisa foto-foto di tempat yang hijau dan modern ini dengan menggunakan kamera smartphone lo yang canggih itu, kok. Dengan cara yang praktis ini, lo pun bisa mendapatkan foto-foto cantik di Hutan Mangrove PIK, bro.

Beragam Aktivitas Seru

Hutan Mangrove PIK, Referensi Liburan Asyik di Akhir Pekan

Image source: jakartamangrove.id

Selain fotografi, masih banyak lagi aktivitas seru yang bisa lo lakukan di tempat ini, bro. Sesuai namanya, hutan mangrove PIK terdiri dari sebagian besar perairan pesisir laut yang sangat khas. Lo bisa berjalan-jalan di pedestrian yang terbuat dari kayu atau bisa juga menaiki perahu untuk mengarungi perairan dan melihat sisi lain pemandangan di sekitar Hutan Mangrove PIK.

Untuk biaya naik perahu, biasanya mulai dari 250.000 rupiah untuk enam orang dan 350.000 rupiah untuk delapan orang sekali jalan, bro. Memang agak mahal sih, tapi cukup sepadan dengan pengalaman mengarungi hutan bakau dengan tiupan angin laut yang sepoi-sepoi dan gradasi hijaunya hutan bakau yang bakal menemani lo sepanjang perjalanan.

Selain itu, lo juga bisa mendapatkan pengalaman kursus singkat berpartisipasi menanam bakau dengan biaya sebesar 150.000 rupiah per orang. Sedangkan, kalau lo ingin nama lo ada di papan bakau yang lo tanam, maka lo harus merogoh kocek lebih dalam, yaitu sekitar 500.000 rupiah per orang, bro.

Nggak hanya itu, lo juga bisa menikmati sensasi sepedaan di atas air. Biayanya, sekitar 100.000 rupiah untuk 45 menit di area Hutan Mangrove PIK. Ingat, kalau lo nggak mau kulit lo gosong saat berpetualang di tempat ini, maka jangan lupa memakai tabir surya ya, bro. Selamat  berpetualang!

 

Referensi : https://www.pegipegi.com/travel/cari-tempat-ngadem-yang-asyik-ya-di-hutan-mangrove-pik/
Urban Places Beginner Extreme solo traveling

7 COMMENTS

SHARE
Falaq Madykautsar
saya sarankan kalau mau ke sini bawa lotion anti nyamuk, supaya tidak di nyamukin.. dan jangan lupa bawa pasangan supaya tidak menjafi obat nyamuk teman hehe
Bahar
Nice info
Bahar
Woooo, kerennn
Heni Oen
boleh juga utk liburan dalam kota
Ldr_Lstyd
Seru banget
agung
tq info ya
Yuniarto ( Tato )
asyik gila nih