Aktivitas Wisata Langka yang Bisa Lo Rasakan di Merauke, Papua!

Pasti lo sering mendengar nama kota yang satu ini dalam lagu nasional. Letaknya di timur Indonesia memang seringkali dijadikan acuan batas paling timur Nusantara. Yup, Merauke memang memiliki sejumlah keistimewaan yang sangat sulit diungkapkan kata-kata. Mau tahu apa saja aktivitas wisata langka dan menakjubkan di Merauke, Papua? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, bro!

Aktivitas Wisata Langka yang Bisa Lo Rasakan di Merauke, Papua!

Mengunjungi titik nol kilometer Indonesia yang berada di Sabang mungkin sudah biasa. Selain akses yang mudah, Sabang dan daerah sekitarnya juga memiliki potensi wisata yang sangat besar, bro. Wajar saja, kalau para pelancong yang berwisata ke Sabang sering menyempatkan diri untuk singgah dan berwisata di tugu nol kilometer dan daerah sekitarnya.

Tapi bagaimana dengan Merauke? Dari sisi pariwisata, nama Merauke memang tak setenar Sabang. Selain karena letak geografisnya yang jauh di ujung timur Indonesia, potensi pariwisata Merauke kalah jauh dari Sabang. Hal itu tentu membuat “kota rusa” ini menjadi jarang dijamah para petualang.

Meski tak memiliki potensi wisata yang besar seperti Raja Ampat, Jayapura, dan beberapa wilayah Papua lainnya, perjalanan lo ke Merauke pasti nggak akan sia-sia. Pasalnya, lo bisa belajar dan mendapatkan banyak pengalaman disini, bro. Berikut ini beberapa aktivitas wisata langka dan menakjubkan yang bisa lo dapatkan di Merauke, Papua!

Melihat Titik Paling Timur Indonesia

Aktivitas Wisata Langka yang Bisa Lo Rasakan di Merauke, Papua!

Image source: Zhany Renfand

Seperti kota-kota lain di Indonesia, Merauke juga menyimpan pesona khasnya, bro. Salah satu yang paling unik adalah Tugu Kembar Sabang-Merauke. Tugu setinggi tiga meter ini didirikan sebagai simbol titik paling timur di Indonesia. Tugu yang sama juga ada di Sabang, sebagai titik paling barat Indonesia, bro.

Tugu ini berada di pertigaan jalan Trans Papua yang menghubungkan Kota Merauke, Distrik Sota, dan Kabupaten Boven Digoel. Sekitar satu kilometer ke arah timur dari tugu ini, lo bisa melihat dari dekat gerbang perbatasan Indonesia-Papua Nugini, yang menjadi salah satu tujuan wisata di Merauke, bro.

Di perbatasan itu, lo bisa bersantai sejenak sambil menikmati jajanan yang dijual penduduk sekitar perbatasan di pasar tradisional batas negara. Selain itu, lo juga bisa belanja suvenir khas Merauke seperti baju, tas dari bulu kasuari, sampai minyak kayu putih yang dibuat secara mandiri, bro!

Merasakan Keramahan Suku Marind

Aktivitas Wisata Langka yang Bisa Lo Rasakan di Merauke, Papua!

Image source: yennyletsoin.blogspot.com

Suku marind merupakan suku asli yang menetap di Merauke. Meski begitu, mereka sudah mulai hidup modern. Mereka tidak lagi tampil dengan menggunakan koteka dan tinggal di rumah honai. Suku marind ini juga hidup berbaur dengan masyarakat pendatang, bro.

Meski sudah modern, sebagian warga suku marind masih menggunakan tradisi lama pada beberapa aspek kehidupan, salah satunya dalam mencari makan. Mereka masih hidup dengan cara berburu di hutan. Rusa, kanguru, dan kuskus merupakan beberapa binatang buruan mereka, bro.

Di Merauke, berburu merupakan hal yang dianggap lumrah, asalkan dilakukan suku marind dan menggunakan senjata tradisional seperti panah dan ketapel. Berburu dengan panah dan ketapel merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan para lelaki dari suku marind di hutan-hutan pedalaman Merauke, bro.

Suku Marind ini bisa dijumpai di kawasan Taman Nasional Wasur. Mereka biasa pergi berburu di siang hari dan pulang pada sore hari. Kalau lo berpapasan dengan mereka, jangan sungkan untuk menyapa dengan ramah ya, bro. Sebab, mereka akan menyambut lo dengan senyum yang lebar dan mengajakmu berbincang.

Foto Bersama Musamus, Sarang Rayap Raksasa

Aktivitas Wisata Langka yang Bisa Lo Rasakan di Merauke, Papua!

Musamus adalah sarang rayap yang terbuat dari campuran tanah dan semak belukar. Musamus sangat menarik perhatian karena bentuknya yang unik, menyerupai stalagtit yang sering dijumpai di dalam di goa kapur, bro.

Sarang ini dibuat oleh koloni rayap untuk dijadikan sebagai tempat tinggal mereka. Musamus akan tumbuh perlahan seiring berjalannya waktu. Sebagai ciri khas Merauke, Musamus juga digunakan sebagai nama universitas negeri di Merauke, yaitu Universitas Musamus, bro.

Ukuran musamus juga sangat beragam, mulai dari ketinggian di bawah satu meter, sampai yang tertinggi mencapai sekitar lima meter. Diameter sarang rayap ini juga cukup besar, antara setengah meter sampai dua meter, bro!

Sarang rayap raksasa yang sangat langka ini cuma bisa ditemui di pedalaman Merauke dan sebagian kecil wilayah Australia bagian utara. Kalau lo berkunjung ke Merauke, jangan lupa untuk berfoto bareng Musamus ya, bro. Tunjukkan bahwa lo memang pernah berkunjung ke Merauke!

 

Referensi : https://phinemo.com/pengalaman-langka-wisata-merauke/
Urban Action Beginner Extreme solo traveling

6 COMMENTS

SHARE
Bahar
Nice info
Yuniarto ( Tato )
Luar Biasa
Heni Oen
unik juga budayanya
Bahar
Mantappp
Fajar Satritama
Jadi kangen Papua
Rdh
Kereeeen