Tips Praktis Memasang Hammock yang Benar

Bersantai atau tidur dengan posisi menggantung di antara dua pohon dengan hammock, pasti sangat menyenangkan jika dilakukan di alam bebas. Buat yang hobi bertualang di alam bebas dan ingin membawa hammock, ketahui dulu tips praktis cara memasang hammock dengan baik, bro.

Tips Praktis Memasang Hammock yang Benar

Bersantai di hammock atau tempat tidur gantung memang sudah menjadi tren di kalangan traveler dan para pendaki. Hammock atau dalam bahasa Indonesia disebut Buaian atau tempat tidur gantung adalah jenis tempat tidur berupa kain seperti ayunan yang digantung pada kedua ujungnya. Saat ini, mungkin hammock memang tampak biasa dan sudah menjadi barang pelengkap bagi setiap traveler.

Bahkan hammock yang digunakan bukan hanya ada satu di tiap pohon (sebagai tiangnya), tapi berpuluh-puluh hammock tersusun tinggi mulai dari batang pohon paling bawah hingga paling atas. Selain itu, hammock juga bisa dipasang di berbagai tempat dengan ketinggian ekstrem.

Lalu, bagaimana cara memasang hammock dengan baik? Berikut ini langkah yang harus diperhatikan, bro.

Sebelum Memasang Hammock, Pilih Tiang yang Kokoh

Tips Praktis Memasang Hammock yang Benar

Image source: unsplash.com/@schmidy

Sebenarnya, hammock nggak hanya bisa dipasang di pohon aja, tapi juga di tiang-tiang. Nah, jika ingin merasa nyaman saat bersantai di hammock, yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah memilih tiang yang tepat. Usahakan untuk memastikan kekokohan tiang tersebut.

Jika ingin menggunakan pohon kelapa atau pohon pinus sebagai tiangnya, usahakan memilih pohon yang kokoh. Yang terpenting, pohon tersebut bukanlah sarang serangga yang berbahaya, bro.

Pilih Tiang yang Memiliki Jarak yang Pas (Sekitar 3 Meter)

Tips Praktis Memasang Hammock yang Benar

Image source: unsplash.com/@risandry

Ukuran yang paling ideal untuk memasang hammock adalah dengan dua tiang yang berjarak sekitar 3 meter. Meskipun sebenarnya jarak antar tiang tergantung dengan panjang hammock dan tali webbing. Tapi, untuk kenyamanan dan kemudahan dalam pemasangan hammock, lebih baik ikuti beberapa saran tadi ya, bro.

Sebelum Dipasang, Cek Kondisi Hammock Terlebih Dahulu

Tips Praktis Memasang Hammock yang Benar

Image source: unsplash.com/@make_it

Memasang hammock memang harus sabar, kalau nggak nanti bisa terjadi hal-hal yang nggak diinginkan, contoh sederhananya adalah dengan mengecek kondisi hammock. Pengecekan ini bertujuan agar keselamatan pengguna tetap terjaga. Apalagi, kalau yang sedang pinjam hammock teman atau menyewa di tempat penyewaan, pengecekan adalah hukum yang wajib.

Bagian-bagian yang perlu dicek adalah kain hammock (biasanya sering terkena puntung rokok), kondisi webbing (biasanya sering tergesek, quicklink, ring O, atau carabiner.

Lain halnya kalau kondisi hammock masih baru, nggak usah repot-repot untuk mengecek kondisi, karena tentu kondisi hammock sudah dicek saat mau membelinya, bukan?

Belajar Cara Memasang Tali

Beberapa produk hammock menggunakan pemasangan tali yang instan, alias sudah otomatis tinggal dipasang aja. Namun, beberapa produk hammock lainnya juga menggunakan tali webbing dalam pemasangannya. Berikut cara memasang hammock dengan tali webbing:

Ikat tali webbing berukuran 1,5 meter pada batang pohon. Cara mengikatnya, supaya lebih cepat, bisa menyimpulnya dengan metode “simpul mati”. Setelah ikatan dirasa cukup kuat, maka pastika panjang tali pun hasilnya seimbang antara panjang masing-masing.

Ikat ujung tali webbing berukuran satu meter ke ujung sisi lain tali. Buatlah ikatan masing-masing tali webbing berukuran satu meter, hingga membentuk sebuah tali lingkaran yang kuat. Gunakan metode simpul fisherman.

Masukkan tali webbing yang melingkar pada saluran ruang di ujung hammock. Setelah itu, tali yang melingkar tadi masukkan ke dalam lubang yang ada pada bagian ujung hammock. Pastikan kain hammock mengerut pada bagian ujung, agar sisi dari tali yang melingkar dapat terlihat.

Simpul ujung tali webbing yang melingkar, sehingga hammock terikat dengan baik.

Jembatani masing-masing tali webbing dengan carabiner. Supaya bisa membentuk ayunan, barulah melakukan langkah terakhir dengan menghubungkan tali webbing di pohon dengan tali webbing yang melingkar. Hanya perlu sebuah alat bernama carabiner sebagai jembatannya.

Nah, itulah cara memasang hammock dengan baik supaya waktu bersantai sambil menggantung bisa lebih aman dan nyaman. Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi tiang atau pohon terlebih dulu ya, bro.

 

Source: https://phinemo.com/senin-cara-memasang-hammock/
Tips Beginner Extreme solo traveling

2 COMMENTS

SHARE
Ldr_Lstyd
nice info
Bahar
Nice info