Sederet Fakta Kapal Pinisi, Dikerjakan 5 Orang Sampai Ada Ritual Khusus

Jangan ngaku traveler kalau lo nggak tahu kapal legendaris asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kapal Pinisi. Kapal yang sempat menghiasi uang nominal Rp 100 rupiah ini memiliki desain menakjubkan dengan topangan kayu kokoh yang menjulang tinggi.

Sederet Fakta Kapal Pinisi, Dikerjakan 5 Orang Sampai Ada Ritual Khusus

Kapal Pinisi ini sangat terkenal di perairan dunia dan kerap kali diimpor ke luar negeri untuk dijadikan hotel terapung, restoran ataupun kapal pesiar. Dalam proses pembuatannya kapal ini nggak dibuat sembarangan bro.

Bahkan harus melalui ritual-ritual tertentu. Bagaimana cerita kapal tangguh ini bisa berlayar? 

Kapal Seberat 80 Ton Cuma Dikerjakan 5 Orang

Sederet Fakta Kapal Pinisi, Dikerjakan 5 Orang Sampai Ada Ritual Khusus

Image source: instagram.com/andyo3

Rasanya nggak mungkin kalau kapal sebesar Pinisi ini hanya dikerjakan 5 orang saja. Tapi faktanya memang demikian. Kapal ini dibuat dengan cita rasa seni yang tinggi, sehingga dinilai bisa mengurangi nilai artistik ketika dikerjakan banyak orang. 

Memang pembuatan kapal bisa memakan waktu lama. Tapi hasilnya sebanding dengan hasil yang super mewah dan tangguh meskipun ada terpaan ombak besar.

Dibuat Tanpa Sketsa

Sederet Fakta Kapal Pinisi, Dikerjakan 5 Orang Sampai Ada Ritual Khusus

Image source: daengtayang.wordpress.com

Kapal kebanggaan suku Bugis ini terbilang kapal yang istimewa dari kapal layar lainnya. Dalam proses pembuatannya Kapal Pinisi dipersiapkan tanpa sketsa atau rancangan di atas kertas.

Namun jangan sekali-kali meremehkan ketangguhan kapal ini. Pemesan hanya perlu menentukan panjang dan lebar kapal yang diinginkan. Kayu besi yang jadi bahan dasar dalam kapal ini sudah dikenal kekuatannya. Karakter kayunya bisa semakin kuat ketika terkena terpaan air laut.

Makna Dua Tiang Layar

Kemegahan Kapal Pinisi sudah bisa dirasakan ketika melihat penampakannya dari luar. Dua tiang yang menjulang tinggi ditemani layar yang seakan memberikan nyawa pada kapal ini.

Uniknya dua tiang layar dari Kapal Pinisi ini memiliki arti yang melambangkan dua kalimat syahadat dan untuk ke tujuh buah layar Pinisi melambangkan jumlah ayat dari surat Al- Fatihah. Selain itu, layar sekunar dengan dua tiang utama dan tujuh layar yang juga mempunyai makna bahwa nenek moyang bangsa Indonesia mampu mengarungi tujuh samudera besar di dunia.

Kapal Pinisi Dibuat dengan Ritual

Jauh sebelum berlayarnya Kapal Pinisi, dalam proses pembuatannya harus melewati berbagai ritual khusus terlebih dulu. Dalam pencarian kayu yang menjadi bahan utama kapal ini juga nggak sembarangan. Mereka harus menentukan hari yang baik untuk mencari kayu. Biasanya hari mencari kayu jatuh pada hari ke-5 atau ke-7 pada bulan tersebut.

Penentuan hari ke-5 dan 7 juga punya makna yang kuat. Angka 5 dipercaya melambangkan rezeki sudah di tangan, dan angka 7 melambangkan selalu mendapat rezeki. Pada setiap tahapan pembangunan kapal diwajibkan melakukan upacara adat. Seperti upacara mensucikan perahu yang dilaksanakan sebelum perahu berlayar.

Biasanya upacara ini diisi dengan penyembelihan hewan. Hewan yang disembelih tergantung bobot kapal itu sendiri. Jika kapal pinisi beratnya kurang dari 100 ton cukup menyembelih kambing, tetapi jika lebih dari 100 ton diharuskan untuk menyembelih seekor sapi.

 

Source: https://www.kompas.com/skola/read/2020/09/23/071400169/5-fakta-unik-kapal-pinisi?page=all
In Depth Beginner Extreme solo traveling

6 COMMENTS

SHARE
agung
tq info ya
dephy
bangga akan orang indonesia
Ldr_Lstyd
keren ya lur
Yuniarto ( Tato )
Ada mitosnya juga
Bahar
Nice info
Agus Sungkawa
Informasi menarik tentang kapal Pinisi