Sejarah Olahraga Balap Sepeda di Indonesia, Anak Gowes Wajib Tahu!

Olahraga sepeda memiliki beberapa jenis yang bisa dijadikan pilihan untuk sekadar menjaga tubuh tetap bugar atau dilakukan untuk perlombaan. Salah satu ajang olahraga balap sepeda pun sudah dilakukan sejak dahulu. Mau tahu sejarah olahraga balap sepeda di Indonesia? Simak ulasan selengkapnya!

Sejarah Olahraga Balap Sepeda di Indonesia, Anak Gowes Wajib Tahu!

Salah satu jenis olahraga yang saat ini banyak digemari masyarakat di Indonesia adalah olahraga sepeda. Selain berguna sebagai alat transportasi, sepeda juga digunakan sebagai alat olahraga sehari-hari. Nggak hanya sekadar alat berolahraga, olahraga sepeda juga memiliki ajang perlombaannya sendiri.

Dalam setiap cabang olahraga, masing-masing memiliki sebuah sejarah yang perlu diketahui. Salah satunya adalah olahraga balap sepeda yang memiliki kisah sejarah di Indonesia. Mau tahu bagaimana sejarahnya? Berikut ini penjelasannya, bro.

Sejarah Olahraga Balap Sepeda

Sejarah Olahraga Balap Sepeda di Indonesia, Anak Gowes Wajib Tahu!

Image source: unsplash.com/@markusspiske

Sebenarnya ada banyak jenis perlombaan balap sepeda yang dibagi sesuai dengan jalur yang ditempuh peserta dalam kejuaraan balap sepeda. Olahraga balap sepeda sendiri dimulai pada 13 Mei 1868 yang merupakan pergelaran balap sepeda pertama kali dengan lintasan sejauh 1.200 km yang digelar di Parc de Saint-Cloud, Paris, Prancis.

Kejuaraan balap sepeda 1.200 km tersebut dimenangkan oleh seorang lelaki Inggris yang menetap di Prancis bernama James More.

Berselang satu tahun setelahnya pada 1869, perlombaan balap sepeda digelar kembali namun dengan rute yang lebih pendek yaitu 125 km. Perlombaan ini pun sukses dimenangkan kembali oleh James More yang mana acara balap sepeda kali ini digelar di jalan raya.

Pada tahun 1891 juga sempat digelar lagi perlombaan balap sepeda, mengingat banyaknya antusiasme peserta yang mencapai 300 orang. Namun perlombaan ini nggak lagi digelar di Paris, melainkan di Bordeaux yang mengambil alih dan menjadi tuan rumah. Pada perlombaan tersebut pembalap sepeda Inggris bernama GP Mills berhasil meraih kemenangan.

Karena minat masyarakat dengan balap sepeda semakin berkembang, akhirnya sejak saat itu banyak ajang internasional yang diusung. Negara seperti Belgia, Prancis, Italia, Swiss, Denmark, dan beberapa negara lain selalu diperhitungkan atas kesertaannya dalam berbagai lomba.

Sejarah Olahraga Balap Sepeda di Indonesia

Sejarah Olahraga Balap Sepeda di Indonesia, Anak Gowes Wajib Tahu!

Image source: unsplash.com/@mmagnemyr

Sedangkan di Indonesia sendiri awal mula perkembangan sepeda berasal dari ekspansi yang dibawa oleh penjajah barat di Indonesia, seperti Belanda dan Inggris yang memiliki tren transportasi dengan sepeda.

Namun seiring berjalannya waktu, banyak bangsawan lokal juga ikut menggunakan sepeda hingga tren ini sangat tinggi pada masyarakat Indonesia saat itu terutama pada abad ke-19. Sebelumnya alat transportasi yang terkenal di Indonesia berupa gerobak atau delman.

Setelah sepeda dikenal luas oleh pribumi, akhirnya banyak komunitas sepeda yang bermunculan hingga tercetuslah tren balap sepeda di beberapa kota besar seperti Semarang dan Bandung. Tren tersebut berhasil menarik perusahaan untuk mensponsori perlombaan balap sepeda.

Namun pada masa penjajahan Jepang, olahraga yang berkaitan dengan sepeda harus vakum. Tetapi setelah Indonesia merdeka, sekitar tahun 1948 beberapa klub sepeda kembali hidup seperti Super Jet yang berasal dari Bandung.

Hal ini membuat kota-kota lain di Indonesia ikut semangat dan tertarik dalam membuat klub sepeda. Di antaranya kota Jakarta, Surabaya, Medan, Solo, Semarang, Yogyakarta, dan masih banyak lagi.

Untuk perkembangan dari balap sepeda sendiri kembali memuncak setelah dari kota Bandung sukses membuat sebuah ajang balap sepeda bertaraf internasional. Balap sepeda tersebut adalah Tour de Java 1 yang diadakan pada tahun 1958, yang mana event balap sepeda ini masih baru pertama kali diadakan di Asia.

Hal tersebut membuat negara Indonesia disebut sebagai salah satu pelopor perlombaan balap sepeda yang diadakan di ranah Asia.

Dalam perlombaan Tour de Java 1, rute yang ditempuh atau telah dibuat adalah melalui Bandung, lalu lanjut ke kota Surabaya, dan berakhir pada finish di kota Bandung lagi, dengan jarak yang ditempuh totalnya mencapai 2.000 km.

Nah, itulah sejarah singkat mengenai olahraga balap sepeda di Indonesia. Jenis sepeda apa yang sekarang lagi lo gemari, bro?

 

Source: https://www.academicindonesia.com/olahraga-balap-sepeda/
In Depth Beginner Extreme solo traveling

6 COMMENTS

SHARE
Agus Sungkawa
Nice info sejarah singkat mengenai olahraga balap sepeda di Indonesia
Yuniarto ( Tato )
wajib tau nih
agung
tq info ya
SRI YAYA ASTUTI
ketahuilah sejarahnya biar ga disebut amatiran
Bahar
Nice info
Cecep Jajang
Ini yang wajib di baca buat para goweser