Cobain Bellyak Bro, Main Kayak Sambil Tengkurap Tanpa Bantuan Dayung

Pernah coba aksi ekstrem Kayaking? Main kayak di sungai itu seru bukan main. Lo berhadapan langsung dengan derasnya aliran sungai dengan rintangan bebatuan.

Cobain Bellyak Bro, Main Kayak Sambil Tengkurap Tanpa Bantuan Dayung

Kalau kayak dengan bantuan dayung saja sudah sulit, bagaimana jadinya kalau nggak pakai dayung ya? Nah, olahraga kayak itu sendiri ternyata ada yang memodifikasi bro. Dalam modifikasinya, perahu kayak nggak lagi diduduki oleh si pengguna, melainkan digunakan dengan posisi tengkurap. Persis seperti ancang-ancang ketika surfing.

Bedanya lagi, nggak harus pakai dayung. Jadi benar-benar wajah lo ketika bermain langsung bertabrakan dengan derasnya aliran sungai. So, perkenalkan ini dia Bellyak! 

Asal Usul Bellyak

Cobain Bellyak Bro, Main Kayak Sambil Tengkurap Tanpa Bantuan Dayung

Image source: bellyak.com

Bellyak ini digagas oleh pasutri Adam dan Anna Masters. Jadi pada tahun 2004 itu, Adam merasa olahraga kayak perlu dikembangkan. Dia akhirnya mendapat ide dan menyempurnakan ide Bellyak ini di tepi Sungai Prancis di dekat rumahnya.

Sang ayah, membantu mewujudkan idea Adam ini. Kebetulan, Adam juga memiliki pengalaman dan koneksi di industri untuk memulai projeknya ini.

Pada ide dasarnya, Adam membuat konsep kayak yang lebih menyenangkan dan fungsional dalam pengalaman menaklukan arus di sungai. Disebutkan, dengan Bellyak ini membuat si pengguna lebih mudah keluar ketika perahu terbalik di sungai. 

Sementara memang salah satu kesulitan pemain kayak yakni ketika mengalami insiden perahu terbalik. Di mana harus berusaha keras untuk segera keluar dari dalam air. 

Dimainkan Tanpa Dayung

Cobain Bellyak Bro, Main Kayak Sambil Tengkurap Tanpa Bantuan Dayung

Image source: bellyak.com

Karena bentuk inovasinya yang menyerupai papan surfing, maka ucapkan selamat tinggal pada si dayung. Jadi dayung yang biasanya dipakai untuk mengendalikan perahu, maka ketika bermain Bellyak ini, dayung tak lagi dipakai. Sehingga bagi pemula, nggak perlu lagi belajar teknik mendayung. 

Lalu untuk ukuran dengan riverboard juga ada perbedaan. Bellyak ini memiliki ukuran lebih panjang sekitar 2,4 meter dari ujung ke ujungnya. 

Jadi dalam menggunakan papan Bellyak ini, pengguna akan berpegangan, sementara kaki cenderung lebih pasif karena hanya direntangkan ke belakang. Bisa juga dalam posisi tertentu si pengguna merubah posisi, dari tengkurap kemudian berlutut, atau sekadar duduk ketika arus sungai sudah melandai.

Bedanya dengan Riverboard

Sekilas Bellyak ini mirip dengan riverboarding. Untuk yang masih awam, river boarding adalah kegiatan selancar sungai menggunakan papan.

Lalu apa yang membedakan dengan Bellyak? Sebelumnya sudah dijelaskan secara singkat, perbedaan paling mencolok itu ada pada papan yang digunakan.

Dimensi Bellyak ini lebih panjang dibanding dengan river board. Penggerak river board juga dibantu oleh kaki si pengguna, sementara Bellyak seluruh tubuh pengguna benar-benar ada di atas papan.

Lalu perbedaan lainnya yakni dari sisi keserbagunaan si papan itu sendiri. Kalau Bellyak itu dirancang untuk mendapatkan kecepatan meluncur di sungai. 

Di penggunanya bisa dalam posisi tengkurang, duduk, atau berlutut. Karena dirancang untuk kecepatan pula, maka si pengguna Bellyak ini bisa sesekali 'terbang' masuk atau keluar dari pusaran air. 

Jadi kemampuan manuvernya sulit ditandingi. Dan diyakini Bellyak ini lebih seru dibanding riverboarding. Tertarik coba nggak bro?

 

Source: https://newatlas.com/bellyak-face-to-face-with-the-raging-river/22373/
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

12 COMMENTS

SHARE
Yuniarto ( Tato )
Seru juga nih
Helmi salim wachdin
Super extrem
agung
tq info ya
Ldr_Lstyd
seru sekali
SRI YAYA ASTUTI
pasti lebih menantang dibanding bananaboat
dephy
pacu adrenalin
Agus Sungkawa
Nice informasi
Yuniarto ( Tato )
seru abissssss
Bahar
Nice info
Yuniarto ( Tato )
Seru mantap