Ternyata Ini Faktor Penyebab Pendaki Tersesat di Gunung, Bro!

Mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan ekstrem yang sangat berisiko tinggi. Kejadian tersesat di gunung pun menjadi salah satu yang sering melanda para pendaki. Ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan pendaki tersesat di gunung, bro. Simak ulasan selengkapnya!

Ternyata Ini Faktor Penyebab Pendaki Tersesat di Gunung, Bro!

Kejadian pendaki yang tersesat di gunung memang bukan hanya sekali atau dua kali aja, bahkan terlalu sering hingga berakibat fatal terhadap pendaki itu sendiri. Ada salah satu penyebab umum yang sering membuat pendaki mudah tersesat di gunung, yaitu disorientasi arah.

Disorientasi arah umum terjadi pada setiap pendakian, disorientasi akan berubah menjadi ‘tersesat’ ketika pendaki tetap melanjutkan perjalanan tanpa melakukan navigasi terlebih dahulu, sehingga kemudian pendaki mengikuti jalan yang salah.

Hal ini sering sekali terjadi akibat dari berbagai faktor seperti jarak pandang terbatas karena kabut, pendakian malam hari, salah mengikuti jalur, mengambil jalan pintas, dan arogansi pendaki yang terlalu yakin pada kemampuan dirinya.

Nah, sebenarnya apa sih faktor penyebab banyak pendaki tersesat atau hilang di gunung? Berikut ini beberapa faktor penyebabnya.

Faktor Pribadi

Ternyata Ini Faktor Penyebab Pendaki Tersesat di Gunung, Bro!

Image source: unsplash.com/@ryandam

Faktor pribadi ini berhubungan dengan kesiapan fisik, mental, dan pengetahuan pribadi. Berikut faktor pribadi yang umumnya menjadi penyebab pendaki tersesat di gunung.

Mementingkan ego. Ego mampu membuat pendaki meremehkan persiapan dan perlengkapan pendakian. Mereka juga sangat yakin akan kemampuan navigasinya dan akan selalu merasa jalur yang dilalui merupakan jalur yang tepat. Ego inilah salah satu faktor banyak pendaki menggunakan jalur pintas, bukan jalur resmi.

Nggak mencari informasi jalur pendakian. Walaupun saat mendaki didampingi oleh pemandu atau orang yang sudah berpengalaman, pengetahuan mengenai jalur pendakian yang akan dilewati tetap wajib diketahui.

Nggak menguasai ilmu navigasi. Ilmu navigasi dasar seperti membaca peta dan menentukan arah setidaknya dikuasai saat ingin melakukan pendakian.

Nggak fokus dan hilang konsentrasi. Kondisi saat tubuh lelah dan kehilangan banyak energi bisa membuat daya fokus dan konsentrasi menurun sehingga mampu berhalusinasi, kehilangan cara berpikir dan salah mengambil keputusan. Hal ini bisa membuat pendaki mengalami rasa takut sehingga berjalan tak tentu arah, keluar dari jalur dan tersesat.

Faktor Teknis

Ternyata Ini Faktor Penyebab Pendaki Tersesat di Gunung, Bro!

Image source: unsplash.com/@taso__ss

Faktor teknis berhubungan dengan aksi dan kondisi saat melakukan pendakian. Berikut ini faktor teknis yang umumnya menjadi penyebab pendaki tersesat.

Menggunakan jalur pintas. Pendaki banyak yang tersesat karena keluar dari jalur yang seharusnya. Merasa ahli, pendaki kadang memilih jalur pintas agar cepat sampai. Padahal hal tersebut sangat berbahaya.

Terpisah dari rombongan. Dalam pendakian ada istilah sweeper yang berperan menjaga rombongan supaya nggak terpisah. Namun kadang, kembali pada ego, ketika ada yang tertinggal, rasa nggak sabaran akan muncul dan membuat terpisah dari rombongan.

Minimnya rambu-rambu pendakian. Penyebab pendakian juga bisa terjadi dari pihak pengelola. Minimnya rambu-rambu peringatan dan penunjuk arah dapat dengan mudah membuat pendaki tersesat.

Faktor Alam dan Kondisi Medan

Sebenarnya dengan mengikuti jalur pendakian yang ada, bisa melakukan pendakian tanpa tersesat. Namun ada beberapa kondisi alam dan medan yang dapat dengan mudah membuat pendaki tersesat.

Perubahan cuaca. Turunnya kabut atau hujan lebat dapat mengurangi jarak pandang yang membuat kesulitan melihat area sekitar sehingga bisa membuat disorientasi.

Pendakian malam hari. Walaupun didukung dengan senter yang terang, pendakian malam hari tetap membuat jarak pandang terbatas. Jalur pun nggak bisa terlihat dan memungkinkan untuk mengambil jalur yang salah.

Area perkebunan penduduk. Perkebunan penduduk sering dilewati saat melakukan pendakian, di sini akan ditemui banyak sekali percabangan yang jika nggak teliti bisa membuat salah mengambil jalur.

Kawasan puncak. Kawasan puncak gunung yang nggak terdapat vegetasi dan hanya ada pasir, biasanya membuat pendaki selalu merasa berada di tempat yang sama. Jika nggak diantisipasi dengan melakukan orientasi arah sebelumnya, maka bisa tersesat di puncaknya.

Nah, itulah kira-kira beberapa faktor penyebab pendaki tersesat di gunung. Selalu persiapkan diri baik mental maupun teknikal sebelum melakukan pendakian, bro.

 

Source: https://www.indosurvival.com/2019/07/faktor-penyebab-pendaki-tersesat-di-gunung.html
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

7 COMMENTS

SHARE
Yuniarto ( Tato )
oke buanget
Agus Sungkawa
Nice informasi
agung
tq info ya
Agung Sutrisno
Tetap fokus dan konsentrasi saat mendaki gunung
Yuniarto ( Tato )
harus waspada nih
SRI YAYA ASTUTI
jangan sampai tersesat
Bahar
Nice info