Alasan Mengapa Harus Hindari Minum Alkohol Saat Pendakian

Selain persiapan fisik, beberapa kebutuhan logistik makanan juga harus dipersiapkan saat melakukan pendakian. Namun, nggak semua jenis makanan atau minuman bisa dibawa saat pendakian. Sebaiknya hindari membawa minuman alkohol ke atas gunung karena ada beberapa efek yang pastinya nggak diinginkan pendaki. Simak ulasan selengkapnya!

Alasan Mengapa Harus Hindari Minum Alkohol Saat Pendakian

Mendaki gunung bisa dibilang menjadi salah satu aktivitas outdoor yang paling banyak digandrungi oleh berbagai kalangan. Banyak pengalaman menarik yang akan didapatkan saat proses pendakian, serta kepuasan batin ketika berhasil mencapai puncak. Sulitnya medan dan berbagai tantangan yang diperoleh, membuat proses pendakian harus dipersiapkan dengan matang.

Selain berbagai perlengkapan mendaki, sejumlah logistik pun perlu dipersiapkan dengan matang. Namun, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan, yaitu hindari konsumsi alkohol dan minuman sejenis selagi mendaki. Ada beberapa alasan mengapa harus hindari minuman alkohol saat pendakian di gunung, berikut ini ulasannya.

Membuat Kehilangan Kontrol Diri

Alasan Mengapa Harus Hindari Minum Alkohol Saat Pendakian

Image source: shutterstock.com/Michaelspb

Efek langsung yang dirasakan bagi seseorang yang mengonsumsi minuman beralkohol adalah hilangnya kontrol diri atau kesadaran untuk sementara waktu. Seperti yang diketahui, alkohol mampu menekan susunan saraf pusat dengan efek stimulasi yang berbeda-beda, sesuai dengan kadar alkohol yang dikonsumsi.

Padahal dalam sebuah pendakian, tentu akan membutuhkan fisik dan mental yang prima, mengingat besarnya tantangan yang dihadapi ketika berada di atas ketinggian.

Membahayakan Diri dan Orang Sekitar

Alasan Mengapa Harus Hindari Minum Alkohol Saat Pendakian

Image source: shutterstock.com/Brester Irina

Seseorang yang sedang mengonsumsi alkohol, kesadarannya akan berkurang sedikit demi sedikit. Hal ini tentu berbahaya jika sedang menyusuri jalan di pendakian yang membutuhkan konsentrasi tinggi serta stamina bugar. Ini bisa membuat kehilangan arah atau bergerak terlalu jauh dari arah pendakian resmi.

Selain itu, hal ini juga bisa membahayakan orang di sekitar. Pasalnya, biasanya pendakian dilakukan dalam sebuah kelompok kecil, sehingga kondisi yang dialami oleh seorang anggota tim akan berpengaruh pada tim secara keseluruhan.

Memberikan Efek Hangat yang Semu

Alasan Mengapa Harus Hindari Minum Alkohol Saat Pendakian

Image source: shutterstock.com/Forsberg

Semakin tinggi sebuah tempat dari permukaan tanah, maka panas yang diterimanya juga akan semakin berkurang. Hal ini menyebabkan suhu di jalur pendakian cenderung semakin rendah, dan beranjak semakin dingin hingga ke puncaknya.

Dengan alasan ini, banyak pendaki yang mengamini bahwa mengonsumsi alkohol dapat membantu mereka melawan hawa dingin. Namun sesungguhnya, efek hangat yang dirasakan adalah semu, bahkan pada akhirnya bisa berakibat fatal.

Menurut penelitian, pembuluh darah akan melebar dan membuat darah bergerak ke permukaan kulit, khususnya jari kaki dan tangan. Di sinilah letak bahayanya; pasca mengalami kenaikan suhu tubuh secara drastis, tubuh akan kembali ke mekanisme sebelumnya namun dalam proses yang lambat.

Hal tersebut bisa berpotensi mengalami hipotermia atau kedinginan ekstrem yang bisa menyebabkan kematian. Sebagai alternatif menghangatkan tubuh, sebaiknya bisa mencoba mengonsumsi jenis minuman lain, seperti wedang jahe, teh, atau kopi. Badan akan tetap hangat dengan cara yang aman.

Itulah beberapa alasan mengapa harus menghindari minuman beralkohol saat pendakian ke gunung. Sebaiknya hindari hal-hal yang bisa memberikan efek negatif yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain saat pendakian, bro.

 

Source: https://akasakaoutdoor.co.id/blogs/aks-journal/inilah-alasan-mengapa-harus-hindari-alkohol-saat-di-gunung
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

2 COMMENTS

SHARE
agung
tq info ya
SRI YAYA ASTUTI
Mendaki gunung bisa dibilang menjadi salah satu aktivitas outdoor yang paling banyak digandrungi oleh berbagai kalangan.