Mendaki Gunung Malam Hari? Perhatikan Hal-hal Ini Ya Bro

Naik gunung itu juga ada strateginya bro. Ada yang naik gunung pagi hari, siang atau sore, dan malam hari juga dipilih buat sampai ke puncak gunung.

Mendaki Gunung Malam Hari? Perhatikan Hal-hal Ini Ya Bro

Biasanya pemilihan waktu pendakian terselubung motif. Misalnya, ada yang mau mengejar sunrise, ada juga yang mau lihat penampakan milky way, atau sekadar buru-buru sampai ke camping ground.

Nah, untuk malam hari ini, terbilang lebih berisiko. Selain gelap dan butuh pencahayaan, cuaca juga otomatis lebih dingin. Perjalanan bisa mengganggu kalau nggak ada persiapan yang matang. So, lo harus perhatikan hal-hal ini dulu ya kalau pilin nanjak malam hari.

Penerangan Memadai

Mendaki Gunung Malam Hari? Perhatikan Hal-hal Ini Ya Bro

Image source: unsplash.com/@cristofer

Poin pertama ini pastinya harus disiapkan dari awal. Jangan sampai tertinggal apa lagi ada kerusakan. Siapkan penerangan cadangan bro. Ini penting mengingat mendaki malam hari itu kondisinya gelap. Jadi jalan setapak nggak mudah terlihat dan harus ekstra hati-hati juga. 

Jangan Sendirian

Mendaki Gunung Malam Hari? Perhatikan Hal-hal Ini Ya Bro

Image source: unsplash.com/@rahul_design

Dilarang keras mendaki sendirian di malam hari. Baiknya tetap satu rombongan dan jangan sampai terpisah. Risikonya lebih tinggi bro. Selain itu, usahakan kondisi tubuh tetap dalam keadaan hangat. Cuaca malam cenderung lebih dingin, sehingga untuk menghindari hipotermia maka pakaian juga harus disesuaikan.

Udara dingin lebih rentan kena kram otot. Jadi salah satu antisipasinya adalah menggunakan pakaian berlapis, jangan terlalu lama istirahat di jalur, dan jangan kebanyakan berdiam diri. Harus terus bergerak.

Bawa Alat Sinyal Pendaki

Mendaki Gunung Malam Hari? Perhatikan Hal-hal Ini Ya Bro

Image source: shutterstock.com/Kochneva Tetyana

Saat memutuskan mendaki di malam hari maka lo harus juga punya tanda kalau ikut dalam rombongan ke puncak gunung. Nah, sebagai tandanya lo bisa membawa lonceng sebagai tanda atau sinyal. Jadi rombongan pendakian tahu ketika lonceng itu bunyi, maka sinyal antar anggota sudah dibunyikan.

Biasanya lonceng ini dibawa oleh pendaki yang berada di barisan paling belakang. Dia akan akan membunyikan lonceng untuk mengetahui jarak antara anggota. 

Lonceng juga bisa mengatur jalan para pendaki. Tim bisa menjaga ritme perjalanan dari keras tidaknya suara. teknik ini efektif banget lho menjaga rombongan pendakian.

Dan terpenting juga adalah menghilangkan ketakutan. Kadang kalau jalan malam hari tuh suka dihantui dengan hal-hal mistis. Memang nggak bisa dipungkiri, tapi menjadi orang yang cuek saat pendakian malam hari juga sah-sah saja kok. 

Ingat, mengalahkan rasa takut saat pendakian juga kunci kesuksesan sampai ke puncak. Tapi harap dipahami ya bro, berani boleh, nekat jangan.

Waspadai Halusinasi

Perjalanan mendaki malam hari juga nggak kalah melelahkannya. Nah kondisi ini bisa meningkatkan imajinasi, mata terasa melihat objek-objek yang nggak masuk akal saat di gunung. Hal itu yang bisa pengaruhi psikologis.

Satwa liar juga mesti jadi perhatian. Maklum aja bro, namanya juga di tengah hutan, makhluk nokturnal juga ada di sekitaran sana. Waspada sama rute ya.

 

source: https://mounture.com/tips-dan-trik/tips-mendaki-gunung-di-malam-hari/
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

3 COMMENTS

SHARE
Agus Sungkawa
Satwa liar juga mesti jadi perhatian.
agung
tq info ya
Bahar
Nice info