Tips Mendaki Rinjani, Salah Satu Gunung Paling Cantik di Indonesia

Para pendaki gunung pasti sudah tahu betapa cantiknya pesona Gunung Rinjani. Namun, dalam melakukan pendakian tentu banyak rintangan yang harus dihadapi, termasuk Gunung Rinjani. Sebelum mendaki Rinjani, simak dulu beberapa tips yang bisa dilakukan, bro.

Tips Mendaki Rinjani, Salah Satu Gunung Paling Cantik di Indonesia

Buat para pendaki gunung, pasti pernah memimpikan pendakian ke Gunung Rinjani, bukan? Gunung berapi yang berada di Pulau Lombok ini memang memiliki keindahan panorama yang sangat terkenal dan menakjubkan. Gunung ini pun disebut-sebut sebagai gunung paling cantik di Indonesia, bahkan juga di Asia.

Namun, Rinjani sendiri bukanlah gunung yang mudah ditaklukkan. Fakta bahwa gunung yang dianggap sakral oleh beberapa masyarakat ini adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Kerinci di Jambi, adalah faktor paling utama penyebabnya. Dengan demikian, medan yang nggak mudah adalah tantangan paling nyata yang harus dihadapi oleh setiap pendaki.

Ada banyak hal yang dipersiapkan oleh setiap pendaki jika ingin mendaki Rinjani, sekalipun telah memiliki jam terbang yang tinggi. Nah, buat yang berencana mengunjungi puncak Rinjani, berikut adalah tips mendaki Gunung Rinjani yang bisa dipraktikkan.

Berlatih Fisik Sebelum Mendaki

Tips Mendaki Rinjani, Salah Satu Gunung Paling Cantik di Indonesia

Image source: unsplash.com/@areksan

Mendaki Gunung Rinjani membutuhkan waktu yang nggak sebentar. Gunung dengan ketinggian 3.726 mdpl ini membuat pendaki menghabiskan sekitar 4-5 hari untuk sampai ke puncaknya. Oleh karena itu, ketahanan fisik adalah faktor utama yang nggak dapat ditoleransi.

Rajinlah berolahraga sebelum melakukan perjalanan secara rutin. Jika sudah terbiasa melakukan rutinitas olah fisik, nggak ada salahnya menambahkan porsi latihan dari biasanya. Selain itu, jaga pula pola makan dan tidur, serta asupan nutrisi.

Pilih Waktu yang Tepat

Tips Mendaki Rinjani, Salah Satu Gunung Paling Cantik di Indonesia

Image source: shutterstock.com/Ye Choh Wah

Pertengahan Agustus adalah high season bagi Rinjani. Pendaki dari berbagai penjuru dunia pun berbondong-bondong datang untuk menyaksikan keindahannya. Selain itu, musim libur panjang dan tahun baru juga menjadi periode dengan jumlah pendaki cukup tinggi.

Ada baiknya untuk melakukan pendakian pada kurun Maret-Agustus awal. Di samping dapat lebih menikmati pendakian, juga nggak perlu takut kehabisan jasa porter maupun guide. Memang nggak harus menggunakan jasa ini, tetapi Rinjani dikenal memiliki rute yang cukup advanced dengan medan yang sangat melelahkan terutama saat summit attack.

Kenali Jalur Pendakian

Tips Mendaki Rinjani, Salah Satu Gunung Paling Cantik di Indonesia

Image source: sembalunrinjanilombok.wordpress.com

Ada tiga jalur pendakian Gunung Rinjani, yakni: Sembalun, Torean, dan Senaru. Di antara ketiga jalur ini, jalur yang menjadi favorit pendaki adalah Sembalun dan Senaru.

Sembalun menawarkan pemandangan yang sangat indah, yakni padang savana yang luas dan punggung gunung yang berliku dengan jurang di kedua sisi kanan dan kirinya. Karena pemandangan yang eksotis inilah, pendakian cenderung nggak terlalu melelahkan. Kendati demikian, cuaca saat siang hari di jalur ini sangat terik, sehingga nggak jarang pula pendaki yang merasa kewalahan.

Senaru justru menawarkan rute hutan yang landai. Namun, perjalanan melalui rute yang juga kerap digunakan masyarakat sekitar untuk melakukan upacara ritual adat keagamaan ini, memberi kesan yang seolah nggak ada habisnya. Nggak jarang, banyak pendaki yang pada akhirnya menyerah di sini.

Bawa Peralatan Lengkap

Membawa perlengkapan yang memadai adalah saran yang wajib dilakukan saat melakukan pendakian, terutama mengenai pakaian hangat dan obat-obatan. Suhu rata-rata di Rinjani adalah 20 derajat Celcius, sementara suhu terendahnya berkisar di angka 10 derajat Celcius. Jadi, pastikan telah mempersiapkan seluruh kebutuhan untuk menghadapi kondisi tersebut.

Untuk tas gunung, biasanya pendaki membutuhkan carrier dan juga daypack. Bawa pula perlengkapan standar pendakian lainnya seperti alas kaki yang aman dan nyaman, peralatan makan dan memasak serta bahan-bahannya, senter, headlamp, dan lain-lain.

Catat dan Tandai Titik Penting

Salah satu titik yang dibutuhkan tentulah sumber mata air. Pendaki bisa kembali mengisi botol-botol yang kosong dan menyegarkan diri di Danau Segara Anak. Plawangan Sembalun, dan di bawah jembatan yang berada di Pos 2. Untuk camping ground, bisa memilih untuk bermalam di Pos 2 atau Pos 3 Sembalun, Danau Segara Anak, dan juga Plawangan Sembalun sendiri.

Itulah beberapa tips mendaki Gunung Rinjani yang bisa dilakukan untuk pendakian yang aman. Jangan lupa bawa peralatan yang lengkap, bro.

 

Source: https://akasakaoutdoor.co.id/blogs/aks-tips/tips-mendaki-si-cantik-rinjani
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

8 COMMENTS

SHARE
Helmi salim wachdin
Super seruu
Agus Sungkawa
Tips mendaki gunung Rinjani yg boleh di coba
Sumardiyono
tanks infonya
Yuniarto ( Tato )
Cantiknyaaaaaa
Yeni Kurniasih
beberapa tips mendaki Gunung Rinjani yang bisa dilakukan untuk pendakian yang aman
Wafiroel N
tipsnya oke
Ricko Pratama Putra
Nice Tips nya
Bahar
Mantappppp