Sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta yang Jarang Orang Tau!

Jalan Malioboro di Yogyakarta memang bukanlah sekadar jalan biasa. Jalan yang terletak di pusat kota bisa dibilang salah satu spot yang wajib dikunjungi saat ke Jogja, bro. Disamping itu, ternyata jalan ini memiliki perjalanan panjang yang sangat menarik buat diketahui, lho. Bagaimana sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta sejak era kolonial sampai populer seperti sekarang ini? Berikut ulasan selengkapnya!

Sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta yang Jarang Orang Tau!

Apa destinasi wisata favorit lo saat traveling ke Jogja, bro? Candi Borobudur, Candi Prambanan, Pantai Parangtritis atau yang lainnya? Apapun destinasi wisata favorit lo di Jogja, pasti lo bakal mampir ke Jalan Malioboro.

Yup, jalan yang berada di pusat Kota Yogyakarta ini memang menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi saat traveling ke sini, bro. Entah untuk sekadar berjalan kaki menikmati suasana, atau berbelanja buah tangan untuk orang terdekat sebagai kenang-kenangan.

Sebelum menjadi instagramable seperti sekarang ini, ternyata Jalan Malioboro memiliki perjalanan sejarah yang sangat panjang lho, bro. Daripada makin penasaran, langsung saja simak sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta sejak era kolonial sampai populer seperti sekarang ini!

Asal-usul Nama Jalan

Sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta yang Jarang Orang Tau!

Image source: unsplash.com/@agto

Ada yang berpendapat, kalau nama jalan ‘Malioboro’ ini diambil dari nama seorang jenderal Inggris, yaitu jenderal Duke of Marlborough. Pada tahun 1811-1816, Inggris menduduki sebagian besar tanah Jawa. Sampai akhirnya, jalan di kawasan tersebut pun diberi nama demikian, bro.

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa nama Malioboro ini diambil dari bahasa Sansekerta, dan berasal dari kata ‘Malyabhara’ yang bermakna untaian bunga. Penyebutan nama Malioboro mulai semakin populer setelah terjadinya Perjanjian Giyanti pada sekitar tahun 1755.

Pada era kolonial, Jalan Malioboro ini menjadi jalan utama yang sering dilewati oleh para gubernur jenderal atau pejabat tinggi dari kolonial Eropa saat melakukan kunjungan resmi ke Yogyakarta, bro.

Mulai Ramai Sejak Pembangunan Benteng Vredeburg

Sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta yang Jarang Orang Tau!

Image source: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Pada awalnya, Jalan Malioboro ini dirancang sebagai sumbu imajiner antara Pantai Selatan (Pantai Parangkusumo), Keraton Yogyakarta dan Gunung Merapi. Malioboro mulai ramai pada era kolonial 1790 ketika kolonial Belanda membangun benteng Vredeburg di ujung selatan jalan ini, bro.

Selain membangun benteng, Belanda juga membangun The Dutch Governor’s Residence pada tahun 1830, Java Bank dan Kantor Pos tak lama berselang setelahnya. Setelah itu, Malioboro berkembang kian pesat karena perdagangan antara orang belanda dengan pedagang Tionghoa.

Tahun 1887 Jalan Malioboro dibagi menjadi dua dengan didirikannya tempat pemberhentian kereta api yang kini bernama Stasiun Tugu Yogyakarta, bro.

Jalan Malioboro Saat Ini

Sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta yang Jarang Orang Tau!

Image source: unsplash.com/@awesomeshine

Kini, Malioboro populer dengan banyaknya pedagang kaki lima yang menjajakan beragam oleh-oleh khas Jogja dan warung-warung lesehan di malam hari yang menjual berbagai menu makanan. Nggak mau ketinggalan, para seniman lokal juga sering berkumpul di Jalan Malioboro untuk mengekspresikan kemampuan seni mereka, ada yang bermain musik, melukis, happening art, sampai pantomim, bro.

Selain itu, ada juga berbagai objek bersejarah di Jalan Malioboro, diantaranya yaitu Stasiun Tugu, Tugu Yogyakarta, Gedung Agung, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Monumen Serangan Umum 1 Maret. Nggak heran, jalan yang satu ini selalu ramai oleh para wisatawan maupun warga lokal yang beraktivitas, bro.

Nah, itulah sejarah Jalan Malioboro di Yogyakarta sejak era kolonial sampai populer seperti sekarang ini. Semoga pandemi cepat berakhir dan Jalan Malioboro bisa ramai lagi seperti sedia kala ya, bro.

Kalau lo ada cerita berkesan apa di jalan yang sangat bersejarah ini? Ceritakan di kolom komentar ya, bro!

 

Referensi: https://phinemo.com/kenapa-jalan-malioboro-sangat-terkenal-berikut-sejarahnya/
In Depth Beginner Extreme solo traveling

16 COMMENTS

SHARE
Agung Sutrisno
Jogja memang Istimewa
Hilman rusdiyanto
Mantabbbbb
Yeni Kurniasih
Malioboro ikon jogja
Agus Sungkawa
Malioboro amazing
Yuniarto ( Tato )
Nice bangetttt
Muhammad Romli
Jogjakarta istimewa
Hengky  kik
yogya selalu di hati
Wafiroel N
jogja ngangenin
agung
tq info ya
Bahar
Nice info