Peraturan Terbaru di Semua Jalur Pendakian Gunung Prau

Punya rencana mendaki Gunung Prau dalam waktu dekat ini, bro? Gunung Prau memiliki peraturan terbaru yang wajib diperhatikan pendaki untuk semua jalur pendakian. Simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Peraturan Terbaru di Semua Jalur Pendakian Gunung Prau

Dunia pendakian gunung memang ikut pula merasakan dampak dari pandemi COVID-19. Berbagai tindakan seperti penutupan jalur pendakian di berbagai gunung, pengurangan kuota pendaki, hingga penerapan protokol kesehatan dilakukan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan para pendaki yang mendaki di masa pandemi.

Gunung Prahu Dieng atau Prau di Kabupaten Wonosobo juga melakukan hal yang sama. Berdasarkan info Gunung Prau resmi, saat ini hampir semua jalur pendakian ke puncak Prau telah dibuka kembali yang artinya semua aktivitas pendakian kembali diperbolehkan.

Akan tetapi, sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi sekaligus menyesuaikan dengan situasi yang terjadi, ada beberapa peraturan baru yang kemudian diberlakukan. Apa sajakah peraturan baru untuk mendaki Gunung Prau tersebut? Berikut ini di antaranya.

Wajib Bawa Surat Keterangan Bebas COVID-19

Peraturan Terbaru di Semua Jalur Pendakian Gunung Prau

Image source: https://www.shutterstock.com/image-photo/negative-test-result-by-using-rapid-1656883729

Semua jalur pendakian Gunung Prau untuk pemula maupun profesional, mewajibkan setiap pendaki untuk melengkapi diri dengan surat keterangan bebas COVID-19. Surat keterangan yang dimaksud minimal adalah Rapid Test non reaktif.

Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat

Peraturan Terbaru di Semua Jalur Pendakian Gunung Prau

Image source: merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Setelah secara khusus setiap pendaki diharuskan membawa surat keterangan bebas COVID-19 dalam bentuk minimal Rapid Test non reaktif, info Gunung Prau juga mewajibkan surat keterangan sehat secara umum sebagai pelengkapnya.

Hal ini merupakan bagian dari upaya antisipasi munculnya hal-hal yang nggak diinginkan dalam aktivitas pendakian Gunung Prau, terutama terkait kesehatan para pendaki sendiri. Salah satu misalnya adalah terjadinya kasus hipotermia karena pengaruh suhu di Gunung Prau yang dingin, yang bisa terjadi karena kesehatan pendaki yang  mungkin sedang nggak prima.

Protokol Kesehatan Tetap Berlaku

Peraturan Terbaru di Semua Jalur Pendakian Gunung Prau

Image source: https://www.shutterstock.com/image-photo/prepairing-travel-after-end-quarantine-backpack-1741706939

Setelah diharuskan melengkapi diri dengan surat keterangan bebas COVID-19 dan surat keterangan sehat, para pendaki Gunung Prau juga diwajibkan untuk mentaati protokol kesehatan era adaptasi kebiasaan baru.

Protokol kesehatan yang dimaksud adalah menjaga jarak, menggunakan masker dan membawa masker cadangan, serta membawa hand sanitizer. Menerapkan beberapa protokol kesehatan ini memang menjadi hal menarik dalam dunia pendakian, karena biasanya gunung-gunung di Indonesia akan ramai dikunjungi saat memasuki musim pendakian, termasuk Gunung Prau.

Terkait ini, pihak pengelola Gunung Prau sudah membatasi jumlah para pendaki setiap harinya sebagai upaya mengatasi persoalan over kapasitas dan kedisiplinan penerapan prokes.

Jalur Pendakian Gunung Prau yang Sudah Dibuka

Pada masa pandemi, total semua jalur pendakian menuju puncak Gunung Prau ini umumnya ditutup. Kebijakan aturan baru dari adaptasi kebiasaan baru kemudian membuat beberapa jalur kembali beroperasi dan membuka diri.

Jalur-jalur pendakian yang telah dibuka secara resmi adalah Jalur pendakian via Basecamp Patak Banteng, Jalur pendakian via Basecamp Kalilembu, Jalur pendakian via Basecamp Igirmranak, Jalur pendakian via Basecamp Dieng Wetan, Jalur pendakian via Basecamp Dwarawati, dan Jalur pendakian via Basecamp Wates.

Tiket Pendakian Gunung Prau

Hal terakhir yang disepakati mengenai pendakian era adaptasi kebiasaan baru di Gunung Prau pada masing-masing jalur pendakian yang telah disebutkan sebelumnya adalah mengenai besaran nilai tiket pendakian.

Secara umum telah ditentukan dan disepakati pula secara bersama bahwa besaran tarif tiket ke Gunung Prau adalah Rp 25 ribu per orang. Biaya inilah yang perlu disiapkan sebagai tiket masuk jika ingin mendaki Gunung Prau.

Namun, belum ada informasi resmi mengenai apakah ada kemungkinan biaya lain andaikata layanan kesehatan media berupa surat keterangan sehat dan surat keterangan bebas COVID-19 pada perkembangannya, mungkin juga bisa diperoleh di masing-masing basecamp pendakian.

Itulah beberapa aturan terbaru yang harus diperhatikan sebelum mendaki Gunung Prau dalam waktu dekat, bro.

 

Source: https://akasakaoutdoor.co.id/blogs/aks-journal/5-aturan-terbaru-untuk-semua-jalur-pendakian-gunung-prau
Trending Beginner Extreme solo traveling

22 COMMENTS

SHARE
Amirul Bahri
Nice Info
Sumardiyono
nice infonya
Yuniarto ( Tato )
Wajib di patuhi ya
Agus Sungkawa
Taati peraturan yang berlaku. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini. Keselamatan menjadi hal yang mutlak
Muhammad Romli
Tidak ada salah nya mematuhinya
DEVI TRI HANDOKO
patuhi protokol kesehatan
Senuadi Tandun
thanks infonya
Hengky  kik
info yang sangat membantu untuk para pendaki yang akan naik ke prau
Yudha Cipta
salam lestari, terima kasih atas info nya
violetta
Mantap kali jalur dakinya min