Hang Gliding vs Paragliding, Mana yang Paling Ekstrem?

Pernah menjajal olahraga udara Hang Gliding atau Paragliding, bro? Kedua kegiatan tersebut memang dikenal membutuhkan keberanian besar untuk mencobanya. Lantas, mana yang paling ekstrem, Hang Gliding atau Paragliding? Simak ulasan selengkapnya.

Hang Gliding vs Paragliding, Mana yang Paling Ekstrem?

Meski banyak yang beranggapan bahwa kedua olahraga udara ini sama, sebenarnya ada sejumlah faktor yang membuktikan bahwa ada perbedaan besar antara Hang Gliding dan Paragliding. Tentunya olahraga ini juga memiliki banyak kesamaan, misalnya sama-sama menawarkan penerbangan tanpa motor dan hanya membutuhkan udara dan angin.

Namun perbedaan antara Hang Gliding dan Paragliding sendiri menjadikan kedua olahraga udara ini sangat unik dan menantang adrenalin. Buat yang suka menjajal olahraga ekstrem, tentu nggak mau dihantui rasa penasaran untuk mencoba Hang Gliding atau Paragliding. Kira-kira, mana yang lebih ekstrem ya, bro?

Berikut ini perbedaan antara Hang Gliding dan Paragliding.

Struktur Peralatan

Hang Gliding vs Paragliding, Mana yang Paling Ekstrem?

Image source: peaktopeakparagliding.com

Salah satu perbedaan paling mencolok antara hang gliding dan paragliding dapat dilihat dari peralatannya; bentuk, ukuran, dan berat glider.

Hang-glider adalah struktur kaku yang terdiri dari terpal tebal yang direntangkan di atas badan pesawat logam dengan bentuk segitiga, sedangkan paraglider hanya terdiri dari tali perangkat paralayang yang digantung di bawah sayap yang terbuat dari sel kain.

Posisi Pilot/Penerbang

Hang Gliding vs Paragliding, Mana yang Paling Ekstrem?

Image source: unexplored.gr

Baik hang gliding dan paragliding, keduanya membutuhkan udara yang bergerak ke atas untuk meningkatkan durasi penerbangan. Namun, perbedaan antara bentuknya menyiratkan bahwa pendekatan pilot untuk mengoperasikan peralatan harus bervariasi juga. Jadi perbedaan signifikan berikut antara hang gliding dan paragliding adalah postur penerbang.

Dalam hang gliding, penerbang atau pilot berada dalam posisi tengkurap. Sementara, dalam paragliding terdapat kursi kontemporer yang memungkinkan pilot duduk dalam postur tinggi dengan tali pengaman di antara sayap yang tentunya lebih nyaman, terutama bagi pemula.

Namun untuk para pecandu adrenalin dan olahraga ekstrem, sepertinya hang gliding merupakan pilihan yang tepat untuk dicoba, bro.

Tuntutan Fisik

Hang Gliding vs Paragliding, Mana yang Paling Ekstrem?

Image source: unsplash.com/alex-zamora

Paragliding bisa dibilang lebih mudah dilakukan dan nggak terlalu menuntut secara fisik. Sedangkan hang gliding merupakan olahraga udara yang lebih menuntut fisik dengan kebutuhan yang lebih besar untuk menggeser berat badan saat berbelok.

Paragliding bisa dipelajari dalam lebih sedikit pelajaran, hang gliding membutuhkan lebih banyak usaha untuk belajar dan menjadi percaya diri. Nah, dari kedua olahraga udara tersebut, lo bisa pilih sesuai dengan kemampuan fisik, bro.

Kecepatan

Hang Gliding vs Paragliding, Mana yang Paling Ekstrem?

Image source: unsplash.com/kaushal-subedi

Sementara kecepatan minimum sekitar 25 km/jam atau 15 mph, hang glider dapat melakukan hampir 150 km/jam sedangkan paraglider tercepat dapat melakukan sekitar 75 km/jam.

Para pecandu adrenalin atau yang ingin menempuh jarak yang lebih jauh mungkin lebih cocok untuk mencoba hang gliding. Namun kalau mau bersantai dan menikmati pemandangan, mungkin paragliding lebih cocok untuk dicoba, bro.

Keamanan dan Keselamatan

Hang Gliding vs Paragliding, Mana yang Paling Ekstrem?

Image source: globalparagliding.com

Keamanan dan keselamatan adalah faktor kunci dalam memilih olahraga yang akan diikuti. Baik hang gliding maupun paragliding, keduanya memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing dalam hal keamanan.

Banyak yang percaya bahwa hang gliding lebih aman daripada paragliding karena berpikir bahwa hang glider memiliki bobot yang lebih tinggi dan struktur kaku, pilot dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan yang lebih cepat. Oleh karena itu, hang glider nggak terlalu rentan terhadap angin dan kondisi cuaca.

Hang gliding juga membutuhkan area pendaratan yang lebih besar dan bebas hambatan. Oleh karena itu, kemungkinan pendaratan tanpa rasa sakit lebih kecil dibandingkan paragliding. Saat paragliding, ada lebih banyak risiko cedera lutut atau pergelangan kaki saat mendarat.

Nah, itulah beberapa perbedaan dari olahraga udara hang gliding dan paragliding. Dari kedua olahraga tersebut, sudah jelas bahwa hang gliding bisa dikendalikan lebih cepat dibandingkan paragliding. Buat lo yang menyukai olahraga ekstrem, sepertinya hang gliding cocok untuk dicoba, bro! Tertarik?

 

Source: https://skyclub.am/hang-gliding-vs-paragliding/
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

11 COMMENTS

SHARE
RAHARDIAN HATMOKO PUTRA
Keren Infonya
Endy Fredian Dinata
So amazing
Agus Sungkawa
Keduanya olahraga extrem
Wafiroel N
uji nyali nih
Sumardiyono
22 wow, Nice Infonya
Ivan harnawan
Mantaaap
SRI YAYA ASTUTI
olahraga ekstreme
Senuadi Tandun
dua duanya ekstrem apalagi yg takut ketinggian
Muhammad ridwan
MantaP olahraga extrimnya
Nurma Mugi Nugraha
Sama-sama extreem itu bro