Tentang Formula E, Ajang Balap Mobil yang Hampir Digelar di Jakarta

Pernah dengar ajang balap Formula E, bro? Ajang Formula E atau Formula Electric telah menjadi perbincangan di Ibu Kota karena hampir digelar di Jakarta tahun 2020 lalu, bro. Penasaran sama ajang balap mobil ini? Simak dulu penjelasan selengkapnya!

Tentang Formula E, Ajang Balap Mobil yang Hampir Digelar di Jakarta

Ajang Formula E atau Formula Electric alias balapan mobil bertenaga listrik memang telah bergulir sejak 2014 silam di Beijing. Ajang Formula E yang diinisiasi Federasi Otomotif Internasional (FIA) ini disebut-sebut sebagai balapan mobil masa depan karena dinilai bisa menyaingi F1 plus ramah lingkungan. Selain itu, ajang Formula E juga disebut-sebut sebagai balap mobil dengan mesin tercepat di muka bumi, bro!

Ajang balap mobil listrik ini menjadi alternatif bagi dunia balap yang lebih bersih dan ramah lingkungan di masa depan. Maklum bro, dunia balap khususnya Formula 1 terkenal dengan pemborosan maksimal, baik dari mesin, konsumsi bensin, emisi, maupun polusi suara.

Lantas, apa aja yang membedakan balap Formula E dengan ajang balap formula lainnya? Dan bagaimana ajang balap mobil ini hampir digelar di Jakarta? Berikut ini penjelasan selengkapnya!

Format yang Nggak Jauh Berbeda dari F1

Tentang Formula E, Ajang Balap Mobil yang Hampir Digelar di Jakarta

Image source: okezone.sport.com

Untuk formatnya sendiri, nggak jauh berbeda dengan Formula 1, dalam penentuan grid balapan Formula E dilakukan melalui sesi kualifikasi. Masing-masing pembalap hanya bisa menggunakan satu mobil. Pembalap yang tercepat pada sesi kualifikasi bukan hanya berhak start terdepan saat balapan, tapi juga memperoleh tiga poin.

Kemudian dari segi mobilnya sendiri berbagai pabrikan bisa masuk. Namun, pada musim perdana, seluruh tim dan pembalap menggunakan baterai mobil elektrik Spark Renault SRT 01E. Mobil Formula E juga bertenaga 200 kw atau setara 270 bhp (break horse power) dalam mode Max Power.

Uniknya lagi, saat balapan, para pembalap hanya diizinkan menggunakan Power Race Mode, alias tenaga maksimal 150 kw atau 202,5 bhp. Dengan kata lain, ajang balap Formula E ini sudah menyuguhkan tontonan menarik bagi pencinta kecepatan.

Pengembangan Mobil yang Nggak Murah

Tentang Formula E, Ajang Balap Mobil yang Hampir Digelar di Jakarta

Image source: speedcafe.com

Meski begitu, nampaknya pihak penyelenggara dan para peserta ajang balap formula ini masih ingin mendapatkan formula yang lebih jitu, khususnya untuk menghadirkan balapan yang menarik dan menegangkan.

Apalagi dari segi pengembangan mobilnya sendiri tentu nggak murah jika dibandingkan dengan Formula 1. Maka dari itu, masa depan Formula E jelas akan sangat dipengaruhi oleh uang yang diinvestasikan ke ajang ini. Khususnya dari segi baterai yang dipakai.

Baterai yang digunakan pada balapan ini maksimal memiliki berat 230 kg, sesuai dengan aturan FIA. Saat balapan, para pembalap nggak melakukan pengisian baterai. Jadi, pit stop pada balapan digunakan pembalap untuk mengganti mobil saat baterai mereka habis.

Dengan besaran berat baterai sendiri bagaimana mobil ini bisa menjadi mobil tercepat ya, bro? Ternyata, untuk berat keseluruhan mobil dibatasi 896 kg. Hal tersebut sudah termasuk pembalap dan baterai dengan berat maksimal 230 kg. Hasilnya, mobil bisa melaju dengan kecepatan 0-62 meter per tiga detik dan kecepatan maksimum yang ditetapkan FIA adalah 225 km/jam.

Hampir Digelar di Jakarta Tahun 2020

Tentang Formula E, Ajang Balap Mobil yang Hampir Digelar di Jakarta

Image source: otomotif.kompas.com

Formula E sebelumnya telah merilis jadwal untuk musim 2019-2020 yang tertunda pandemi COVID-19. Kompetisi baru menampilkan lima seri sebelum akhirnya dihentikan. Panitia kemudian membatalkan enam seri lainnya, termasuk di Jakarta yang rencananya dijadwalkan pada 6 Juni 2020 lalu.

Kota Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah ajang Formula E lantaran memiliki visi yang sama dengan pihak penyelenggaranya. Program Jakarta Langit Biru yang diusung oleh Pemprov DKI Jakarta selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Walaupun masih belum ada kepastian kapan akan diselenggarakannya ajang balap Formula E di Jakarta, namun kemungkinan acara ini bisa digelar jika kondisi pandemi sudah mulai membaik, bro. Lo tertarik menyaksikan balap Formula E secara langsung, bro?

 

Source:
https://male.co.id/detail/3054/ajang-formula-e-balap-mobil-tercepat-di-bumi-sport-hobby-0
https://www.beritasatu.com/megapolitan/722809/ditunda-commitment-fee-formula-e-jakarta-tidak-hilang
Trending Beginner Extreme solo traveling

15 COMMENTS

SHARE
Agus Sungkawa
Semoga dengan berjalannya waktu formula E bisa di gelar di Indonesia
Sumardiyono
Nice infonya,,semoga jd yg kita harapkan
AHMAD ZAENUDIN
Indonesia bangkit....
Ahmad Juhanda
Nice info
Endy Fredian Dinata
Kereeeennn Anjayyyy
DYAH WIDIASTUTI
Semoga saja segera terlaksana
Heni Oen
Smoga pademi berakhir
Senuadi Tandun
smoga perekonimian bisa membaik
agung
tq info ya
Yoga prisma haryanto
Salam olahraga