Melihat Potensi Bisnis Paralayang yang Bisa Datengin Banyak Uang

Siapa nggak suka traveling ke daerah tinggi. Suasana sejuk, masih banyak pepohonan, dan bisa melihat bentang alam dengan mata telanjang.

Melihat Potensi Bisnis Paralayang yang Bisa Datengin Banyak Uang

Destinasi tersebut kerap dijadikan tujuan wisata akhir pekan buat melepas penat dari rutinitas. Buat pecinta traveler, spot dengan suasana alam sudah pasti bakal bikin girang bukan main. Apalagi kalau ditunjang dengan fasilitas olahraga ekstrem.

Salah satu extreme sport yang ada di daerah ketinggian itu kegiatan paralayang. Ini juga nggak kalah populer dan banyak peminatnya. Olahraga ini cuma hadir di objek wisata pegunungan. Harus dimaklumi, karena buat bisa terbang butuh landasan yang pas.

Didik Apriyatno salah satu pebisnis yang bisa melihat peluang wisata alam dengan fasilitas olahraga ekstrem paralayang. Dia mengembangkan bisnis paralayang dengan bendera G9 Paralayang di Semarang, Jawa Tengah. Ada yang sudah pernah coba, bro?

Potensi Berkembang

Melihat Potensi Bisnis Paralayang yang Bisa Datengin Banyak Uang

Image source: koperbunda.com

Melihat potensi bisnisnya, Didik mengatakan destinasi wisata alam dengan aktivitas yang nggak biasa selalu digemari banyak orang. Jadi menurut dia, bisnis penyedia jasa paralayang masih bisa berkembang ke depan.

Bisnis yang dimulai Didik sendiri letaknya di area pegunungan Umbul, Sidomukti, Semarang. Ngomongin semarang, memang nggak bisa diragukan deh. Wisata alamnya menjanjikan banget. Bikin area buat outbond sama paralayang, sudah pasti ideal banget.

Bisnisnya dimulai sejak 2006. Awalnya, si G9 Paralayang itu cuma komunitas buat orang-orang yang doyan melakukan kegiatan paralayang

Tarif yang dia buat nggak terlalu mahal kok. Masih bisa terjangkau lah buat satu kali terbang. Dulu, di tahun 2014, Didik mematok harga Rp 350 ribu buat 15 menit di udara. Harga segitu terbilang nggak mahal sih.

Yang ditawarkan di sini juga ada jasa motor, jadi ada paralayang yang menggunakan mesin. Harganya jelas lebih mahal. Bisa sampai Rp 3 juta buat satu jam terbang. 

Harus Punya Sertifikat

Melihat Potensi Bisnis Paralayang yang Bisa Datengin Banyak Uang

Image source: pewartamadiun.net

Nggak cuma di Semarang aja, di Malang potensi bisnis paralayang bisa dibilang menggiurkan juga. Tapi para pelaku jasa paralayang ini harus punya sertifikasi paralayang buat jadi pemandu wisata.

Artinya bukan sekadar cari untung. Tapi juga paham dan memenuhi standar keamanannya. Surya sendiri sudah jalan dengan bisnis paralayang sejak tahun 2008, namanya Paralayang Batu.

Awal bisnisnya itu berangkat dari hobi paralayang yang digeluti. Memang sih, kalau mau bisnis nggak perlu cari ide yang jauh-jauh. Mulai dari hal yang kita suka aja dulu sambil dibarengi sama konsistensi. 

Kendala yang dihadapi bisnis ini tuh dari peralatan paralayang yang cenderung susah di dapat. Karena bisa dibilang peralatannya harus dipesan dari luar negeri. Dan, harganya dipengaruhi sama kurs mata uang.

Cuaca juga jadi faktor. Kalau musim hujan otomatis bisnis bakal mandek. Karena olahraga ini membutuhkan cuaca yang cerah dan angin kencang. 

Biasanya, wisatawan yang datang itu kebanyakan dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Solo, dan kota lain di Jawa. Musim yang paling ramai pasti saat liburan. Kalau sepi paling sehari menerbangkan 5 orang-10 orang. Maklum aja ya bro, namanya juga bisnis.

 

Source: https://peluangusaha.kontan.co.id/news/laba-mengembang-dari-bisnis-paralayang
In Depth Beginner Extreme solo traveling

16 COMMENTS

SHARE
Yadi pitriadi
Paralayang wah mantap sekali , tapi kita harus lebih hati-hati dengan keadaan cuaca
DYAH WIDIASTUTI
Mantap infonya
Muhammad ridwan
Nice infonya
SRI YAYA ASTUTI
melihat dunia dari atas
Heni Oen
selama dikelola scr profesional.bisa mendatangkan income
Sumardiyono
Tanks infonya
Ulin Nuha
Thanks infonya
Agus Sungkawa
olahraga ini membutuhkan cuaca yang cerah dan angin kencang
agung
tq info ya
Hari Tristiyanto
Gak cocok buat yg takut ketibggian hehehe...