Suka Lompat dari Ketinggian ke Air? Ini Lho Risiko Bahayanya!

Main ke curug atau air terjun nggak lengkap rasanya kalau nggak lompat dari ketinggiannya. Ambil jarak yang pas, terus melompat ke dalam air yang bening. Selain menyegarkan, tentunya melompat ke air bakal menguji adrenalin banget. Sekali coba, bisa ketagihan.

Suka Lompat dari Ketinggian ke Air? Ini Lho Risiko Bahayanya!

Di balik keseruan itu lo harus tahu nih risiko bahaya dari kegiatan melompat ke air di tebing. Salah posisi mendarat lo bisa cedera punggung atau tenggelam. Setidaknya dua potensi bahaya itu jadi ancaman serius ketika melakukan lompatan dari tebing ke laut. 

Terus, ketinggian berapa sih yang risiko cederanya besar? Kalau lo melompat dari ketinggian 27 meter terbilang masih aman. Lo bisa lompat ke air dari tebing tanpa cedera. Itu yang dikatakan sama Swim England.

Dari ketinggian itu penyelam bisa mencapai kecepatan 60 mil per jam ketika melompat. Sedangkan kalau lo lompat dari ketinggian 10 meter, kecepatannya sampai 36,6 mil per jam.

Meski kekuatan menghantam airnya masih terbilang besar, cuma air bisa saja menawarkan pendaratan yang lebih lembut ke permukaan air. Biasanya melompat dari ketinggian itu mendarat dengan posisi tubuh bagian kaki yang lebih dulu menghantam benturan air.

Ada juga penyelam yang mendarat dengan bagian tangan lurus ke air untuk melindungi kepala dan leher dari benturan, tapi masih bisa mengalami cedera. 

Bahaya di Air

Suka Lompat dari Ketinggian ke Air? Ini Lho Risiko Bahayanya!

Image source: thesource4ym.com          

Lain cerita kalau lo melompat di kolam. Itu justru cenderung aman karena airnya di dalamnya bebas dari arus. Sedangkan ketika melompat di perairan lepas, maka risiko bahaya itu muncul.

Melompat ke perairan yang dangkal tinggi banget risiko bisa mengalami cedera punggung. Ingat ya, permukaan air di danau atau sungai bisa bervariasi. Jadi perlu perhitungan juga, jangan asal melompat. Apalagi kalau belum mengenal spot yang bakal lo jadikan arena bermain.

Pastikan juga ada perenang yang bisa menjaga dari kemungkinan cedera itu. Jadi jangan pernah melompat sendirian. 

Cedera Umum

Beberapa cedera yang ditemukan setelah melakukan lompatan antara lain pada bagian bahu, tangan dan siku, leher, sampai nyeri punggung bagian bawah. Cedera ini bisa juga disebabkan oleh trauma akibat benturan dengan bahaya air

Melompat ke air dari ketinggian, terutama jika mendarat dengan tangan lebih dulu risikonya bisa gegar otak, apalagi kalau masuk ke air dengan posisi yang salah. Menghantam air dengan sudut yang salah bisa merusak selaput telinga, kornea mata, atau sistem vestibular.

Kalau lo melompat di lokasi yang minim bantuan, lo bisa berhadap dengan risiko tenggelam. Terlebih kalau lo nggak bisa segera menjangkau daratan karena cedera. Kalau lo melompat di air terjun juga belum tentu aman, karena ada perubahan suhu yang kemungkinan bisa mengejutkan sistem tubuh dan menguras tenaga, termasuk jadi lebih sulit mencapai darat.

 

source: https://www.sportsrec.com/7662906/the-dangers-of-jumping-into-water-from-heights
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

9 COMMENTS

SHARE
Muhammad ridwan
Nice infonya
Sumardiyono
Tanks infonya
Ivan harnawan
Nice info
Agus Sungkawa
Informasi yg bermanfaat
DEVI TRI HANDOKO
Main ke curug atau air terjun nggak lengkap rasanya kalau nggak lompat dari ketinggiannya
SRI YAYA ASTUTI
pacu adrenalin
Heni Oen
bagi saya berbahaya krn kedalamannya dan karang disekitar
Rdh
Nice info
Cecep Jajang
Belum pernah nyoba kalau yang tinggi.. harus nyoba