Raup Untung Lewat Bisnis Sewa Alat Gunung

Ada yang bilang bisnis komunitas itu nggak sulit buat dijalani. Alasannya, kolamnya sudah ada, tinggal bagaimana mengolah ide untuk ngasih makan 'ikan' yang ada di kolam. Singkat kata, produk maupun jasa yang ditawarkan bisa jadi lebih mudah untuk 'dimakan' karena dari ketertarikannya sudah ada kesamaan.

Raup Untung Lewat Bisnis Sewa Alat Gunung

Hal ini juga yang membuat bisnis sewa peralatan gunung melejit. Bermodal sama-sama hobi naik gunung, lama kelamaan jadi untung raup untung. Nggak perlu ada produk yang dibuat secara masif. Dengan jasa penyewaan juga bisa dapat omzet. Ini lho yang namanya saling support di kolam komunitas.

Bisnis penyewaan peralatan gunung ini sudah dijalani Nining sejak tahun 2015. Ide 'dagang' rental alat gunung nggak tiba-tiba muncul di kepala. Awalnya putar otak dulu supaya hobi bisa jadi pemasukan bulanan.

Dari situ baru deh ide penyewaan alat gunung muncul. Dulu, peluang bisnis alat sewa peralatan gunung bisa dibilang masih fresh banget. Mengingat masih sedikit juga yang membuka jasa sewa alat-alat gunung. Sementara, peminat dunia outdoor lagi gila-gilanya alias ramai.

Makin tahun makin naik peminat jasa sewa. Apalagi setelah banyak yang tahu kalau peralatan gunung itu harganya tergolong nggak murah. Kalau harus dibeli semua, perjalanan naik gunung bisa tertunda.

Mari dirinci alat apa saja yang diperlukan buat naik gunung. Pertama sudah jelas tenda, lalu ada carrier, sleeping bag, matras, nesting, headlamp, kompor, jaket, sampai sepatu. Kebayangkan kalau harus keluar duit segitu banyak? Makanya jasa sewa alat gunung memudahkan hobi.

Strategi Sebar Brosur dan Berselancar Online

Raup Untung Lewat Bisnis Sewa Alat Gunung

Image source: instagram.com/nona_petualang 

Nining memulai bisnisnya ini bareng sahabat dekatnya Muhammad Fachrudi. Sekarang mereka sudah jadi pasangan suami istri. Nah, strategi bisnisnya di tahun segitu mengandalkan brosur yang disebar ke kampus-kampus di Surabaya. Strategi lewat media sosial juga digencarkan oleh Nining dan sang suami.

Responsnya di luar dugaan Nining. Permintaan sewa alat gunung melebihi kapasitas. Sampai akhirnya Nining menjual beberapa barang pribadinya buat modal usaha penyewaan alat gunung.

Permintaan Naik

Kian tahun tren bisnis sewa alat gunung terus naik daun. Dibanding dulu, Nining bilang pendaki yang mengandalkan jasa sewa bisa berkali-kali lipat. Kalau diilustrasikan, dulu sebulan cuma ada 10 sampai 20 orang, tapi setelah lama berjalan, peminat sewa alat gunung bisa sampai 100 orang per bulannya

Momen-momen yang bikin Nining super sibuk adalah ketika musim kemarau datang. Maklum aja sih, cuaca cerah bikin gairah naik gunung meningkat. Dampaknya bisnis sewa makin laris manis.

Lo yang berminat bisa intip langsung jasa sewanya di akun @nona_petualang. Harganya nggak mahal kok, ada yang mulai dari Rp 5 ribu. Dari bisnis ini, pemasukan bersihnya dalam satu bulan bisa sampai Rp 20 juta. Kalau lagi masuk libur panjang omzetnya bisa naik 50 persen.

Lumayan kan, Superfriends? Itu pendapatan yang disampaikan 2018 lalu. Sekarang mungkin bisa jadi bertambah. 

 

Source: https://entrepreneur.bisnis.com/read/20180107/263/723941/naik-gunung-kian-digemari-bisnis-sewa-perlengkapan-mendaki-berkibar
Urban Action Beginner Extreme solo traveling

9 COMMENTS

SHARE
Rdh
Nice info
SRI YAYA ASTUTI
bisnis yang cukup menjanjikan
Ivan harnawan
Nice info
Heni Oen
asyik nih kalau bs sewa
Senuadi Tandun
boleh juga idenya
Muhammad ridwan
Nice infonya
Sumardiyono
nice infonya
Agung Sutrisno
Berawal sari hobi, yg akhirnya menjadi income
Endy Fredian Dinata
Wowww mantabb