Naila Novaranti, Srikandi Sukses Taklukan Benua Antartika dengan Terjun Payung

Indonesia rasanya patut berbangga memiliki atlet terjun payung yang sudah melanglang buana ke banyak negara. Dia adalah Naila Novaranti, sukses jati pelatih terjun payung militer dan mampu menaklukan Benua Antartika. Gimana sih ceritanya?

Naila Novaranti, Srikandi Sukses Taklukan Benua Antartika dengan Terjun Payung

Naila nggak semata-mata langsung memilih dunia terjun payung sebagai kegiatan yang bakal ditekuni. Di awal-awal, dia sempat merasa takut ketika pertama kali menjajal yang namanya terjun ayung. 

Cuma, tekad kuatnya jadi pemantik sampai sukses seperti sekarang. Nggak cuma jadi atlet nasional, Naila juga merupakan instruktur profesional.

Seperti yang sudah dijelaskan tadi nih Superfriends, karena nggak merasa takut, Naila pertama kali menjajal terjun payung dengan melakukan tandem bersama penerjun profesional.

Dari situ kecintaan terhadap dunia terjun payung mulai timbul. Dia ikut kursus dan memulai karir sebagai penerjun. Nggak tanggung-tanggung, dia menimba ilmunya di USPA atau United States Parachute Association di Amerika Serikat.

Setelah bekal ilmu cukup dan sudah menguasai hal-hal berkaitan dengan terjun payung, Naila lantas jadi atlet skydiving profesional dan bergabung dengan tim skydiving internasional 'Simba'.

Berhasil Taklukan Antartika

Naila Novaranti, Srikandi Sukses Taklukan Benua Antartika dengan Terjun Payung

Image source: nawacita.co 

Naila berhasil melakukan aksi terjun payung tepat di atas Kutub Selatan Bumi sambil mengibarkan Bendera Merah Putih di Benua Antartika dari ketinggian 13.500 kaki (4.114 m). Kerennya lagi, keberhasilannya menaklukan Benua Antartika ini mencatatkan namanya sebagai wanita pertama Indonesia dan tercepat dunia dengan terjun payung k-7 Benua.

Nggak mudah bagi Naila untuk menaklukan Benua Antartika. Kendala dari cuaca, lokasi yang bahaya, sampai dropping zone alias tempat mendarat jadi kesulitan-kesulitan yang dihadapi selama misinya itu.

Maklum aja, seluruh daratan Antartika tertutup es. Makanya untuk mencari lokasi mendarat sangat sulit.  Termasuk hitung-hitungan angin dan ketepatan mendarat. Fatal urusannya kalau salah mengambil keputusan. Bisa-bisa malah terperosok dalam longsor es.

Selama misi Antartika ini Naila menggunakan parasut yang beda dari biasanya. Ukuran parasutnya jadi lebih besar karena untuk menghadapi udara yang tipis.

Penerjunannya menggunakan pesawat De Haviland DHC-6 Twin Otter yang bermesin ganda. Namanya ILYUSHIN 1992. Pesawat ini dilengkapi skid pendarat yang khusus pendaratan di wilayah salju.

Lokasi Jarang Dikunjungi Manusia

Naila Novaranti, Srikandi Sukses Taklukan Benua Antartika dengan Terjun Payung

Image source: airspace-review.com   

Misinya kali ini terbilang jauh berbeda. Kawasan antartika yang menjadi lokasi penerjunan Naila terhitung jarang banget dikunjungi manusia. Jumlah penduduk tetapnya nggak tercatat di Kutub Selatan itu.

Aksesnya sangat susah dijangkau dan suhunya jangan ditanya, dingin buangeeet! Tapi karena tekadnya besar, akhirnya misi itu selesai dengan memakan waktu beberapa hari aja untuk bisa sampai ke lokasi Antartika.

Pelatih Terjun Payung Militer untuk 46 Negara

Naila nggak cuma dikenal di dalam negeri aja, tapi juga dipandang di banyak negara. Yup, selain menjadi seorang atlet, Naila juga melatih terjun payung militer untuk 46 negara! 

 

source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3945379/mengenal-naila-novaranti-pelatih-terjun-payung-militer-di-46-negara
In Depth Beginner Extreme solo traveling

15 COMMENTS

SHARE
Agung Sutrisno
Dengan tekat dan niat yg kuat niscaya akan terwujud
Muhammad ridwan
Nice infonya
Ivan harnawan
Nice info
Heni Oen
keren, wanita indonesia jaman now
SRI YAYA ASTUTI
bangga akan anak bangsa
Nasir Arsyad
Amazing..lanjutkan kesuksesanx
agung
tq info ya
AHMAD ZAENUDIN
Waw mantap dan luar biasa..
Maulana Hasanudin
Amazing women
Sumardiyono
amazing bro