Sudah Tahu Bedanya Pendakian Ultralight dengan Konvensional?

Pendakian gunung nggak hanya bisa dilakukan dengan cara konvensional, tapi juga bisa dengan cara ultralight. Tapi, lo udah tau belum apa bedanya dari dua jenis pendakian itu? Langsung aja cari tau jawabannya berikut ini!

Sudah Tahu Bedanya Pendakian Ultralight dengan Konvensional?

Mendaki gunung biasanya mengharuskan lo membawa segala macam perlengkapan yang jumlahnya cukup banyak, hal ini tentunya bikin ransel lo jadi berat. Tapi, ada salah satu teknik pendakian yang membuat perlengkapan yang dibawa nggak seberat pendakian konvensional, namanya adalah teknik pendakian ultralight, Superfriends.

Pendakian ultralight sendiri merupakan cara melakukan perjalanan maupun pendakian dengan membawa peralatan dan perbekalan yang lebih ringan tanpa harus meninggalkan prinsip keamanan. Dengan membawa peralatan atau perbekalan yang ringan ini tentu nggak akan mengganggu kenyamanan lo saat mendaki.

Namun, kadang masih banyak yang salah paham sama pengertian ultralight itu sendiri, ada yang mengira kalau teknik ini mengurangi peralatan yang dibawa. Padahal, dalam pendakian ultralight lo nggak mengurangi peralatan yang dibawa atau perbekalan penting, tapi bikin itu semua jadi lebih ringkas dengan peralatan yang fungsional.

Menariknya, teknik pendakian ultralight nggak cuma bisa diterapkan sendiri namun juga bisa diterapkan berkelompok dengan beberapa syarat dan ketentuan. Karena yang terpenting dari pendakian ultralight adalah harus punya perencanaan matang supaya keamanan dalam perjalanan tetap terjaga, bahkan pendakian konvensional pun juga harus begitu.

Jadi, apa sih bedanya pendakian ultralight dengan pendakian konvensional yang biasa dilakukan? Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Perbedaan Beban Peralatan yang Dibawa

Sudah Tahu Bedanya Pendakian Ultralight dengan Konvensional?

Image source: akasakaoutdoor.co.id    

Perbedaan mendasar yang pasti udah dipahami adalah berat beban peralatan yang akan dibawa mendaki. Biasanya dalam pendakian konvensional, lo harus menimbang beban peralatan terlebih dahulu supaya nggak melebihi kapasitas dari bobot tubuh lo.

Dalam pendakian ultralight sendiri beban peralatan yang mesti dibawa paling ringan adalah 10 sampai dengan 20 pound atau sekitar 4,5 hingga 9 kilogram, sedangkan pendakian konvensional biasanya bisa membawa beban lebih dari 30 pound atau sekitar 13 kilogram lebih.

Perbedaan Efisiensi Sumber Daya

Dalam hal ini pendakian ultralight harus mengefisiensikan sumber daya yang ada, baik waktu, tenaga, bekal, dan perlengkapannya. Sedangkan dalam teknik pendakian konvensional sendiri barang bawaan bakal disesuaikan dengan berat badan dan lama pendakian. Semakin lama pendakian, maka semakin banyak pula barang bawaannya.

Teknik ultralight sendiri mewajibkan pendaki buat menentukan hari dan waktu pendakian, memilih jalur efektif buat pendakian, menyiapkan peralatan dan juga kebutuhan yang dibutuhkan, sampai menentukan tempat menginap yang tepat.

Tujuan dari pendakian ultralight sendiri adalah menghindari kesalahan sekecil mungkin. Karena nyatanya, pendakian ultralight juga mendatangkan manfaat. Karena lo jadi bisa mengurangi bawa peralatan yang nggak bermanfaat dan menggantikannya dengan membawa peralatan yang fungsional.

Perbedaan Segi Keamanan

Kalau bicara segi keamanan dari pendakian ultralight maupun konvensional, sebenarnya keduanya sama-sama aman. Hanya aja, pendaki yang menggunakan teknik konvensional maupun ultralight, harus tau seperti apa mendaki yang aman tersebut.

Dalam segi keamanan, ultralight bisa membahayakan kalau pendaki mencari jalur pendakian yang praktis. Masih ada aja pendaki yang mengejar efisiensi waktu dengan mendaki di jalur berbahaya dan berisiko tinggi.

Maka dari itu, peralatan yang digunakan juga harus memenuhi standar keamanan. Jangan cuma karena ingin lebih ringan lalu mengabaikan keselamatan dan keamanan dengan bawa barang yang standar keamanannya nggak bagus.

Perbedaan Segi Kenyamanan

Dalam segi kenyamanan, bisa dipastikan kalau pendakian ultralight jauh lebih nyaman karena lo nggak perlu bawa beban yang berlebih, peralatan yang dibawa juga lebih bermanfaat dan punya banyak fungsi sehingga lebih efektif dan efisien.

Nggak hanya itu, perbekalan yang dibawa pun akan cukup, nggak kurang dan nggak lebih. Jadi, pendakian bakal lebih mengesankan dan nggak melelahkan.

Meski begitu, pendakian ultralight sebenarnya nggak disarankan buat pemula. Karena, pendaki pemula harus tau dulu teknik pendakian konvensional supaya menguasai tekniknya, barulah bisa beralih ke teknik pendakian ultralight.

Nah, itu tadi beberapa perbedaan dari teknik pendakian ultralight dengan pendakian konvensional, Superfriends. Lo sendiri udah pernah coba teknik ultralight belum?

 

Source: https://mounture.com/cerita-petualang/ini-perbedaan-pendakian-ultralight-dan-tradisional/
Extreme Action Beginner Extreme solo traveling

9 COMMENTS

SHARE
Heni Oen
setelah baca baru tau
Senuadi Tandun
perbedaan salah satunya si beban yaitu lerlengkalan
DEVI TRI HANDOKO
ternyata seperti itu penjelasannya
Agus Sungkawa
Jadi tahu perbedaan nya
Bimo Waskito
Nice info
Sumardiyono
Tanks infonya
Cecep Jajang
Jadi berbedaan ny ada yang beda ya..
Wafiroel N
makasih infonya gan
Yeni Kurniasih
nice info ...mantap