Potret Perubahan Kondisi Kawah Gunung Bromo

Gunung Bromo merupakan salah satu gunung di kawasan Komplek Pegunungan Tengger yang berdiri di areal Kaldera berdiameter 8-10 kilometer. Dinding kalderanya mengelilingi laut pasir terjal dengan kemiringan kurang lebih 60-80 derajat. Tingginya sekitar 200-600 meter. 

Potret Perubahan Kondisi Kawah Gunung Bromo

Gunung ini nggak pernah sepi pengunjung, daya tariknya ada di bagian kawah yang mana terlihat lautan pasir membentang di sekeliling kawah Bromo. Sampai sekarang kawah itu masih mengepulkan asap putih yang menandakan masih aktif.

Kayak yang tadi sudah dijelaskan, Gunung Bromo termasuk bagian salah satu gunung di Komplek Pegunungan Tengger. Di sana itu ada juga Gunung Batok, Gunung Widodaren, Gunung Watangan dan Gunung Kursi. Salah satu yang paling menarik di atas Gunung Bromo menikmati matahari terbit. 

Lo bakal melihat gumpalan awan menutup langit perlahan-lahan. Cahaya merah terpancar di ufuk timur. Pelan-pelan timbul temberang yang kian membesar sampai membentuk lingkaran sang surya yang menyala. Sampai akhirnya warnanya jadi keemasan. Udara sejuk lama-lama makin terang cahayanya. Dan, di titik itulah hari yang baru dimulai. 

Nah, potret keindahan Gunung Bromo itu diabadikan dari tahun ke tahun. Lo bisa melihat bagaimana perubahan Gunung Bromo yang signifikan banget. mulai dari tahun 1933 sampai tahun 2019. Foto-foto ini diunggah di akun RPTN Tengger Laut Pasir-TNBTS, akun resmi resort pengelolaan Taman Nasional Tengger Laut Pasir. Kalo udah liat fotonya, lo mesti tau juga nih fakta-fakta menarik Gunung Bromo. Simak ya! 

Upacara Kasada 

Potret Perubahan Kondisi Kawah Gunung Bromo

Image source: korinatour.co.id        

Upacara Kasada merupakan salah satu ritual meminta pengampunan dari Brahma. Dalam upacara ini, masyarakat Suku Tengger melakukan pengorbanan dengan membuang pengorbanannya hasil sawah, ladang dan ternak masyarakat ke kawah Gunung Bromo.

Dalam Upacara Kasada, perlengkapan sesaji yang digunakan memiliki dua unsur penting yaitu kepala bungkah dan kepala gantung. Sedangkan bagi beberapa orang yang memiliki permohonan khusus disyaratkan untuk membawa ayam atau kambing sebagai persembahan.

Ada tiga tempat penting dalam prosesi perayaan Kasada yakni rumah dukun adat, pura Poten Luhur dan kawah Gunung Bromo. Upacara Kasada dimulai dari tengah malam hingga dini hari. Dilakukan persiapan sejak pukul 00.00 WIB yang dimulai dengan bergerak dari depan rumah dukun adat dan sampai di Pura Luhur Poten sekitar pukul 04.00 WIB.

Pesona Gunung Bromo

Potret Perubahan Kondisi Kawah Gunung Bromo

Image source: mounture.com    

Salah satu tempat yang biasanya menjadi favorit wisatawan adalah Penanjakan Satu dan Kawah Gunung Bromo. Di Penanjakan Satu, lo bisa melihat keindahan matahari terbit yang jarang ditemukan di kota yang padat. Kalau di Kawah Gunung Bromo lo bisa menantang diri berjalan dan menaiki tangga untuk mencapai puncak Gunung Bromo dan di puncak tersebut terdapat Kawah dari Gunung Bromo.

Dari atas Gunung Bromo, lo akan disajikan Kawah Gunung Bromo yang masih aktif serta hamparan pegunungan di sekitar Gunung Bromo. Setelah melihat Kawah Gunung Bromo, wisatawan diajak menikmati pemandangan yang luas di Bukit Savana.

 

Source: https://web.facebook.com/TLP.TNBTS/photos/pcb.110228763981690/110227573981809/
https://www.explorebromo.com/2015/01/gunung-bromo-jawa-timur.html
Trending Beginner Extreme solo traveling

10 COMMENTS

SHARE
Nasir Arsyad
Makasih infox
Agung Sutrisno
Gumpalan awan menutup langit terlihat dari Gunung Bromo yg menambah keindahan
Heni Oen
di bromo menikmati matahari terbit
FREDRIK YUPITER SINTA
Menurut saya keindahan Bromo itu bisa digambarkan secara real perubahan dalam fotonya... Itukan dikarenakan erupsi juga kan...
Cecep Jajang
Pokoknya harus nyobain ke Bromo nih
Ivan harnawan
Nice info
Sumardiyono
wow top bgt
Yuniarto ( Tato )
Min Redem gueeeee
Aji Al Ainun
Makasih info nya
Ardiansyah Z
Kereeen uiii