Kram Otot Saat Naik Gunung? Begini Cara Mengatasinya!

Fisik yang kuat sangat dibutuhkan kalau mau mendaki gunung, kalau nggak lo bisa terkena kram otot. Tapi nggak usah khawatir, simak cara mengatasinya berikut ini, Superfriends!

Kram Otot Saat Naik Gunung? Begini Cara Mengatasinya!

Gimana rasanya lagi asik-asik mendaki gunung, lalu tiba-tiba kaki atau anggota tubuh yang lain terkena kram? Pasti bakal merepotkan banget nih, Superfriends. Rasa sakit yang tiba-tiba datang ini pasti menjadi penghalang perjalanan pendakian. Akibatnya, perjalanan pendakian jadi terganggu dan cuma buang-buang waktu.

Kram sendiri merupakan pengerutan pada otot, yang muncul secara tiba-tiba dan bikin nyeri. Kram emang bisa sembuh dengan sendirinya selama beberapa detik, menit, atau jam, tergantung lama kontraksi.

Nah, kram otot pada kaki ini sering banget dialami sama pendaki gunung, terutama para pemula yang belum terbiasa sama medan pendakian. Biasanya kram diakibatkan oleh dehidrasi, cedera, atau kelelahan otot karena digunakan berjalan terus-menerus.

Lantas, gimana sih cara mengatasi kram otot saat mendaki gunung? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Hentikan Perjalanan dan Lemaskan Otot

Kram Otot Saat Naik Gunung? Begini Cara Mengatasinya!

Image source: backpacker.com  

Kalau udah merasakan gejala kram otot, jangan sampai memaksakan kaki buat terus berjalan, Superfriends. Segeralah berhenti dan bikin kaki tetap rileks, supaya otot kaki nggak merasakan sakit yang menyiksa akibat kram otot.

Semakin memaksakan kaki buat terus berjalan, maka semakin membuat gejala kram otot terasa menyiksa dan semakin berat juga buat berjalan.

Letakkan Kaki Lebih Tinggi dari Organ Jantung

Kram Otot Saat Naik Gunung? Begini Cara Mengatasinya!

Image source: alpenwild.com     

Salah satu penyebab kram otot adalah adanya gangguan sirkulasi darah karena penyempitan otot, Superfriends. Buat memulihkannya, lo bisa duduk rileks dengan meletakkan kaki lebih tinggi dari jantung.

Hal ini dilakukan buat membantu lo untuk menstabilkan sirkulasi darah di kaki. Usahakan buat tetap rileks, dan jangan panik kalau udah terkena kram.

Tarik Jempol Kaki ke Arah Tubuh

Untuk gerakan satu ini, sebaiknya jangan terlalu berlebihan ya, Superfriends. Lo bisa menarik bagian jempol kaki ke arah tubuh, tapi lakukan perlahan aja supaya otot kaki nggak cedera. Kalau lo kesulitan buat melakukannya sendiri, sebaiknya langsung minta bantuan teman mendaki lo.

Pijat Betis atau Bagian Tubuh yang Kram

Nah, kalau udah selesai melakukan ketiga langkah-langkah tersebut, selanjutnya lo bisa memijat kaki dengan perlahan dan juga hati-hati. Tapi pada langkah ini, lo bakal bolak-balik mengalami gejala kram. Kalau emang gejalanya muncul lagi, sebaiknya ulangi langkah kedua, ketiga, dan keempat, Superfriends.

Jangan lupa untuk tetap rileks, jangan langsung memutuskan buat melanjutkan perjalanan sebelum rasa kram otot tersebut benar-benar hilang total. Karena bisa dipastikan lo bakal mengalami kram lagi kalau memaksakan kaki buat terus berjalan lagi.

Minum Air yang Cukup

Seperti yang udah disebut sebelumnya, selain kelainan otot, dehidrasi juga menjadi penyebab paling mutlak dari penyempitan otot alias kram otot. Maka dari itu, jangan pernah lupa buat selalu minum air ketika merasakan haus.

Tapi ingat, minum airnya nggak usah terlalu berlebihan, Superfriends. Lo juga tetap harus irit air hingga sampai puncak gunung.

Meski kram otot bisa hilang dengan sendirinya, tapi rasa sakitnya emang sangat menyiksa. Lo juga bisa melakukan pencegahan kram otot dengan cara latihan fisik sebelum mendaki, Superfriends!

 

Source: https://phinemo.com/cara-mencegah-dan-mengatasi-kram-otot-saat-mendaki/
Tips Beginner Extreme solo traveling

10 COMMENTS

SHARE
Hilman rusdiyanto
Info bagus
SRI YAYA ASTUTI
pemanasan itu penting
Heni Oen
asyik dirumah bisa dipraktekan nih
Senuadi Tandun
asyik ada tips cara ngatasi kram
Muhammad ridwan
Nice infonya
arief
Tq infonya
wildan
Bener banget nih tips2nya, tq
Sumardiyono
nice infonya
Nasir Arsyad
Ty infox
bahar22
Nice ibfo