Kenalan Sama Spedagi, Sepeda Bambu Indonesia yang Mendunia

Pada umumnya, sepeda terbuat dari bahan besi atau bahan yang kokoh lainnya. Namun di Indonesia, ada sepeda yang terbuat dari bahan bambu, yaitu bernama Spedagi. Mau tau selengkapnya tentang Spedagi? Simak nih ulasan berikut ini!

Kenalan Sama Spedagi, Sepeda Bambu Indonesia yang Mendunia

Kalau mayoritas frame sepeda biasanya dibuat dari bahan seperti besi, aluminium, titanium, dan juga carbon, namun sepeda yang satu ini punya keunikan tersendiri, Superfriends. Berbahan dasar bambu, sepeda jenis ini menjadi satu-satunya frame sepeda yang menggunakan bahan alami yang diambil dari alam.

Lo sendiri pernah melihat sepeda yang terbuat dari bahan bambu, Superfriends? Di Indonesia, ada sebuah produsen sepeda bernama Spedagi, yang menggunakan bambu sebagai bahan dasar membuat frame sepeda. Pasti lo nggak bakal menyangka kalau bambu yang biasanya digunakan untuk bahan bangunan, ternyata juga bisa dikreasikan menjadi sepeda yang terlihat keren dan juga kokoh.

Sebelum bahas tentang Spedagi, simak dulu ulasan tentang sejarah sepeda bambu di dunia berikut ini, Superfriends.

Sejarah Sepeda Bambu

Kenalan Sama Spedagi, Sepeda Bambu Indonesia yang Mendunia

Image source: instagram.com/spedagibamboobike

Pada awal mulanya, sepeda bambu dipamerkan pada 26 April 1894 dan pertama kali dipatenkan oleh Oberg dan Andrew Gustafson pada 1896. Jadi sepeda bambu sendiri sebenarnya udah ada sejak lama, hanya aja semakin hilang ditelan jaman karena banyak produsen sepeda yang lebih memilih bahan/material lain buat pembuatan sepedanya.

Tingkat kesulitan dari pembuatan sepeda bambu ini terletak pada proses penyambungan bambu dengan komponen sepeda lain atau penyambungan sendi-sendi frame. Biasanya bahan bambu disambung menggunakan resin epoksi, serat carbon atau juga dengan sendi besi ataupun baja.

Nah, di negara Indonesia yang beriklim tropis ini cocok buat pertumbuhan tanaman bambu, bahkan ada banyak jenis bambu yang beragam dengan daya tumbuh bambu yang cukup pesat, jadi bisa dibilang pasokan bahan baku bambu di Indonesia sangat melimpah. Itulah yang membuat para kreator di Indonesia memanfaatkan situasi ini, salah satunya Spedagi.

Sejarah Spedagi

Kenalan Sama Spedagi, Sepeda Bambu Indonesia yang Mendunia

Image source: instagram.com/spedagibamboobike

Spedagi berasal dari kata “sepeda pagi”, yaitu kegiatan bersepeda yang awalnya dilakukan Singgih S. Kartono. Dengan latar belakang profesi desainer yang hobi bersepeda, itulah yang membuat Singgih tertarik pada desain sepeda.

Ia dibuat takjub dengan sepeda bambu karya Craig Calfee dari AS. Nggak hanya terbuat dari bambu, tapi sepeda tersebut juga dibuat dengan metode kerajinan tangan.

Sepeda Bambu Spedagi sendiri mulai dikembangkan awal tahun 2013, dengan tujuan menemukan jenis bambu yang tepat, desain frame sepeda yang kuat, nyaman, dan estetik. Akhirnya dipilihlah Bambu Petung (Dendrocalamus asper) salah satu jenis bambu terkuat dan tersedia melimpah di pedesaan.

Bambu dengan diameter besar dan dinding tebal ini selain kuat, juga memungkinkan untuk membuat batang rangka sepeda dengan ukuran seragam.

Varian Spedagi

Spedagi tersedia dalam beberapa pilihan desain, yaitu Spedagi Dwiguna (dual track) dirancang untuk lo yang menyukai bersepeda di jalur jalan raya dan track kasar pedesaan, Spedagi Dalanrata (road bike) buat lo yang suka bersepeda pada track panjang jalan raya yang mulus, Spedagi Gowesmulyo (joy bike) dan Spedagi Rodacilik (minivelo) yang keduanya menggunakan ban dengan diameter kecil yang praktis dan nyaman buat jalur perkotaan. Keempat pilihan tersebut dipasarkan dengan harga yang berbeda, mulai dari angka Rp. 3,5 juta.

Menariknya, sepeda bambu Spedagi bahkan udah lolos uji kendara Jakarta – Madiun dengan jarak 750 km, dengan total beban 90 kg, dan tanpa kerusakan apapun.

Nah, Spedagi juga nggak hanya dikayuh di Indonesia. Produk asal Temanggung ini udah merambah ke berbagai negara seperti Jepang dan Prancis. Selain itu, Spedagi juga mendapat penghargaan dari berbagai pihak, nggak terkecuali dari mancanegara. Salah satunya pada tahun 2017, ia mendapatkan penghargaan Good Design Award oleh Asean-Japan Centre.

Nah, itulah tentang Spedagi, sepeda bambu asal Indonesia yang udah mendunia. Kalau lo berminat, langsung aja cek produknya lewat laman spedagi.com, Superfriends!

 

Source: https://portalsepeda.com/sepeda-bambu-indonesia-mendunia/
https://www.spedagi.com/spedagi-bike
Trending Beginner Extreme solo traveling

9 COMMENTS

SHARE
Nasir Arsyad
Kereeen..ty infox
Novrizal Usman
Keren banget.made in indonesia..
Indra wijaksana
Pengen coba dong
Agus Sungkawa
Ikut bangga dengan karyanya
Arif wibowo
Klo lapuk ngeri2 sedep itu bambu
Rdh
Kereeeeen
Senuadi Tandun
kreatif bro patut di tiru
Hilman rusdiyanto
Mantabbbbbb
Heni Oen
Mantap sepeda bambu kira2 kuat nahan beban sampai berapa