Fakta Menarik Telur Pitan dari Cina, Wisatawan Wajib Tau!

Pernah lihat telur yang warnanya hitam belum Superfriends? Ada lho telur yang berbeda dari biasanya. Namanya telur pitan atau yang disebut juga sebagai telur 1.000 tahun berasal dari Cina. Ada fakta-fakta menarik dibaliknya.

Fakta Menarik Telur Pitan dari Cina, Wisatawan Wajib Tau!

Pada umumnya telur akan berwarna putih di bagian luar dan kuning di bagian dalam. Namun telur pitan menjadi perhatian sejak hadir di acara program televisi swasta. Warnanya berbeda dengan telur biasa, memiliki warna hitam pekat tapi bening dan bagian tengahnya abu-abu gelap.

Tentunya hal ini diperoleh dari proses fermentasi yang memerlukan waktu. Telur yang berasal dari Cina ini biasanya dipakai untuk hidangan tradisional seperti salad, bubur ayam pek cam kee, dan lainnya. Buat lo yang sudah penasaran tentang telur ini ada beberapa fakta menariknya lho.

Sejarah Telur Pitan

Fakta Menarik Telur Pitan dari Cina, Wisatawan Wajib Tau!

Image source: https://blog.reservasi.com/

Telur yang disebut sebagai telur 1.000 tahun ini bukan hanya sekedar nama, karena memang mempunyai perjalanan yang cukup lama. Asal-usulnya ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu bahkan disebut-sebut sudah 500 tahun. Walaupun sejarahnya belum terlalu jelas, telur pitan masih dipakai untuk hidangan khas Cina. Popularitasnya sudah diakui di Indonesia dan negara Asia lainnya.

Proses Fermentasi

Fakta Menarik Telur Pitan dari Cina, Wisatawan Wajib Tau!

Image source: https://www.matain.id/

Untuk mendapatkan warna hitam, telur pitan harus melewati proses fermentasi alami. Bisa menggunakan telur ayam atau telur bebek yang telah diawetkan. Kemudian dilapisi dengan tanah liat alkali selama beberapa bulan. Lo akan melihat telur berubah warna jadi hitam saat tanah mengeras.

Namun biasanya telur ini belum ada rasanya, jadi bisa ditambahkan garam hingga kapur untuk proses selanjutnya. Diproses ini juga muncul aroma belerang yang tajam dan bagian putih telur berubah menjadi coklat bening seperti agar-agar.

Cara Mengolah Telur Pitan

Sebenarnya setelah melalui proses fermentasi yang panjang, lo udah bisa langsung memakannya tanpa pendamping. Hal ini juga disukai oleh orang Cina yang biasanya menggunakan telur pitan sebagai hidangan pendamping.

Kalau orang Hongkong biasanya lebih suka mencelupkan telur ke adonan tepung kemudian menggorengnya sampai kering. Sedangkan orang Taiwan lebih suka memakan telur pitan dengan tahu rebus yang ditambahkan serutan ikan cakalang kering. Terakhir di Indonesia menjadikan telur sebagai topping di bubur atau sayuran tumis.

Harga Telur Pitan

Karena prosesnya yang panjang, wajar kalau harga telur pitan lebih tinggi dibandingkan telur biasa atau telur asin. Apalagi telur ini punya rasa yang unik dan berciri khas enak serta gurih. Untuk satu butirnya diberi harga Rp 9.500 hingga Rp 15.000. Kalau lo mau cobain telur ini, bisa ke restoran Bubur Kwang Tung di Pecenongan, aneka dimsum di HAKA Kemang, dan restoran Cina lainnya.

 

Source: https://food.detik.com/info-kuliner/d-5613180/5-fakta-telur-pitan-telur-1000-tahun-dari-china-yang-dimasak-di-masterchef-indonesia
Trending Beginner Extreme solo traveling

17 COMMENTS

SHARE
Agung Sutrisno
Hasil dari fermentasi
Karlina
Nice info
Bahar
Nice info
bahar22
Nice info
SRI YAYA ASTUTI
harga telur pitan lebih tinggi dibandingkan telur biasa
Sumardiyono
Tanks infonya
Harsono
Bagus infonya
Suleman
Nice infonya
Sutrisman
Infonya bagus
Karlina
Mantapppp